
Abian meletakkan bucket bunga yang baru saja dia beli di toko dekat tempatnya berada sekarang. Wajahnya masih saja murung ketika datang ke tempat ini seperti 4 tahun yang lalu, dimana Abian pertama kali datang untuk menghormati kepergian kekasihnya.
Terra fredella kei, nama itu terlukis indah di patok kayu yang menancap diatas gundukan tanah lama.
Kejadian kecelakaan yang menimpa lebih dari setengah anggota Andromous lagi dan lagi membawa kabar duka bagi anggota lain. Tidak ada yang selamat akibat kecelakaan itu, meskipun Saguna pada saat itu hanya terkena pecahan kaca jendela.
Andromous hanya tersisa delapan orang anggota. Kepergian sepuluh anggota lain tentu membawa kesedihan mendalam bagi delapan orang yang selamat karena tidak ikut pergi pada malam itu.
"Ra, katanya lu mau gue ngegitar pas lu nyanyi di acara pensi kampus. Sampai gue kerja gini kita belum sempet ngelakuin keinginan lu kan?" Abian mulai bercerita. Sesekali dia mendumel kesal seolah sedang bercerita dengan Terra seperti biasanya, seakan Terra akan menjawab dan menanggapi seluruh cerita Abian.
Abian sangat amat merindukan sang kekasih. Orang yang selalu ada bersamanya selain anggota Andromous. Faktanya, bukan hanya Abian yang merasa rindu dengan orang terkasihnya. Ke-tujuh anggota Andromous lainnya juga merasakan hal yang sama.
Yaffa kehilangan Kirei dan lainnya yang sudah seperti kakak baginya, Galen kehilangan sahabat dan teman-teman yang biasa dia jahili, Hikaru yang kehilangan Richard, laki-laki yang men-support dirinya sedari awal, Keenan kehilangan Saguna sebagai kakaknya dan yang pasti seluruh anggota kehilangan rumah kedua mereka.
Semua anggota Andromous yang telah tiada di kebumikan di satu tempat pemakaman yang sama, lebih seperti tempat pemakaman keluarga. Satu alasan yang pasti, Andromous tidak mau memisahkan teman-temannya yang bersama sampai akhir hayat mereka. Juga mempermudah anggota Andromous jika ingin mengunjungi rumah terakhir mereka di dunia dan mereka harus melawan keluarga dari anggota mereka yang baru berpulang agar keinginan 18 orang anggota Andromous selalu lengkap, tidak kehilangan satu anggota pun.
Hikaru mengambil posisi jongkok di tengah-tengah makam Jesselyn dan Jeremy. Menatap kedua gundukan tanah itu bergantian dan tersenyum simpul, "Jiě Jesse, sekarang Jere udah bareng jiě jiě kan? Aku seneng ngeliat Jere sama jiě jiě tapi waktu kalian pergi itu ngga tepat." Hikaru bercerita dengan suara yang memelan seiring waktu. Hikaru tidak sanggup bercerita dengan nada suara yang biasa dia gunakan. Terlalu menyakitkan untuk saat ini.
Beralih dari Hikaru, di sisi sebrang kanannya ada Galen yang duduk diantara 2 gundukan tanah dan patok kayu dengan lukisan nama yang indah. Raden richard marlon, dan Saguna nicholas ocean. Dua orang yang paling sering Galen ganggu dengan candaan konyolnya dan kejahilannya. Disini, Galen merasa kehadiran mereka. Disaat kedua orang yang paling sering dia ganggu selain Hikaru, meninggalkan Galen untuk melanjutkan perjalanannya dengan kondisi yang berbeda.
Tangan Galen tergerak untuk mencabut tanaman liar yang mengganggu pemandangan diantara rumput yang tumbuh diatas gundukan tanah tersebut. Bibirnya tak henti mengoceh, entah tentang kesehariannya, masalah yang dia hadapi, keluarga Ayah dan Bunda tirinya yang lebih memperhatikan dirinya selama beberapa tahun kebelakang, permasalahan keluarga Andromous yang tak lagi dapat di curahkan pada Saguna dan bagaimana tertekannya Keenan setelah memutuskan untuk mengambil S2, Keenan juga memutuskan untuk pindah menempati apartment Saguna yang kosong semenjak kepergian laki-laki itu.
Galen juga menceritakan tentang kondisinya setelah berhasil lulus dengan IPK yang tinggi dan berhasil mendapat pekerjaan yang menjamin hidupnya. Juga kedekatan Galen dengan Yaffa yang semakin lama semakin terlihat jelas, tapi mereka belum mau menjalin hubungan. Oleh sebab itu Galen menceritakan segala yang dirasakan olehnya hingga tanpa sadar air mata jatuh ke pipinya. Dari satu persatu hingga air mata Galen membasahi pipinya.
"Lu jahat banget den. Lu juga bang, masa ninggalin gue sendiri." Galen mulai menangis sambil memarahi Richard dan Saguna yang tidak lagi dapat membalas omelan-omelan tak bergunanya.
"Sedih, Za. Awal Andromous kebentuk ada 18 orang dari berbagai macam latar keluarga yang butuh perhatian, tapi ini udah 5 tahun. 5 tahun semenjak kita kehilangan anggota. Dimulai dari jiě Jesse, lalu sembilan anggota Andromous yang lain ikut, nyusulin jiě Jesse dengan cara yang hampir sama." Orabelle mulai mengeluarkan setiap pemikiran yang selalu datang menghantui dan menetap di pikiran Orabelle nyaris setiap harinya. Tatapan Orabelle mengarah ke seluruh penjuru tempat pemakaman ini secara perlahan. Tatapannya terlihat kosong namun masih jelas ketara sedih dan hampa yang menetap disana.
Yaffa menghela nafas, menggenggam tangan Orabelle dan tersenyum tipis, "Everything will be fine, trust me." katanya sambil membiarkan Orabelle menyandarkan kepala di bahunya, "Kita ngga usah mikirin hal-hal yang udah kejadian. Biarin aja jadi kenangan. Karena walaupun kisah kita dengan ke-tujuh belas kakak sudah berakhir, tapi kenangannya akan tetap ada sampai kita tua. Sampai kita ngga lagi bernafas. Jadi, kita nindakaken bebarengan, kita seneng lan ngukir crita liyane." lanjut Yaffa dengan diiringi bahasa dari tempat Papi-nya berasal.
Keduanya saling berdiam diri setelah Yaffa selesai berucap. Kepala Orabelle bersandar di bahu Yaffa dan kepala Yaffa ditumpukan diatas kepala Orabelle.
"Orabelle, Yaffa." panggilan Hikaru membuat Orabelle dan Yaffa kompak berdiri dan segera berlari menuju kakak-kakak Andromous mereka yang telah menunggu didepan gapura pemakaman ini.
Saat berada di hadapan anggota Andromous yang lebih tua, Yaffa dan Orabelle memeluk erat Hikaru, Keenan, juga Abian secara bergantian. Ketiga orang yang dipeluk oleh mereka tentunya sangat bingung. Tapi setelahnya mereka tertawa bersama dan berjalan beriringan menuju mobil yang dibawa Brian serta Ayyara.
Senja mereka lewati dengan canda tawa sambil mengenang masa dimana Andromous masih lengkap dan sangat sibuk merencanakan segala hal yang belum semua terwujud.
Benar kata Yaffa, mungkin Andromous dan ke-18 anggotanya adalah sekian banyaknya momen yang paling berharga di hidup para anggota. Mereka dapat merasakan kasih sayang yang selama ini diimpikan. Mereka mendapatkan banyak support meski keluarga mereka tidak mendukung. Mereka mendapat banyak pengalaman berharga yang akan menjadi pembelajaran bagi mereka, Andromous memiliki sejuta kenangan indah yang sudah terlewati bersama. Tidak banyak perubahan semenjak kepergian sepuluh anggota Andromous, hanya perasan kosong dan sedih yang kian kerap menemani hari-hari mereka.
Meski begitu, Andromous akan tetap menjadi yang terbaik dari segala baik. Andromous akan tetap menjadi rumah tempat para anggotanya berpulang dan menceritakan keluh kesah mereka. Seperti tujuan awal Andromous, menjadikan persahabatan dan pertemanan mereka sebagai tameng dan penolong mereka dari segela masalah.
Andromous yang sempat dibuat panik oleh Yaffa karena di katakan dokter bahwa hidupnya hanya tersisa 3 minggu. Andromous yang harus tetap tegar dan menahan kesedihan setelah Jesselyn demi Yaffa yang hendak menjalani operasi. Andromous yang mengadakan pesta dan acara dengan satu kursi yang tak lagi pernah terisi, namun sekarang bukan hanya satu kursi tanpa pemilik, melainkan mereka memiliki 9 kursi kosong tambahan.
Andromous saksi dari segala perjuangan mereka, Andromous menjadi saksi pertumbuhan dan perkembangan dari setiap anggota.
Andromous tempat special, rumah, sahabat dan keluarga bagi para anggotanya. Inilah akhir dari cerita tentang seluruh perjuangan Andromous bersama 18 anggota dan akan berlanjut dengan 8 anggota saja.
Hal ini membuktikan bahwa fase come and go memang nyata adanya.