ANDROMOUS

ANDROMOUS
SIXTEEN



Pagi harinya, seluruh anggota Andromous sudah ribut seperti biasa. Tidak heran anggota tertua Andromous hanya bisa menghela nafas sambil memakan camilan yang dibuat oleh Abian.


Carel menjerit kala kakinya tersandung oleh kaki Ayyara yang terjulur karena anak itu memang memiliki niat untuk membalas Carel tempo hari. Saat Carel terjembap, seluruh anggota yang awalnya ribut mulai menertawai Carel yang masih telungkup tanpa ada niat untuk bangun.


"Bangun heh! Ngapain coba," Winola menepuk kaki Carel kencang sebelum duduk di sofa dan menarik Ayyara untuk di peluk erat hingga anak itu memberontak, meminta dilepaskan oleh Winola karena dia cukup dibuat sesak karena pelukan yang sangat erat dari Winola, "Salah siapa kamu iseng mulu. Udah diem, nonton aja itu." Winola berucap masih dengan tangan yang melingkar di tubuh Ayyara dan memerangkap perempuan yang mengambil jurusan DKV tersebut.


Melihat kepasrahan Ayyara, Carel lantas bangkit dan ikut duduk di samping Winola setelah mencubit pipi Ayyara, membuat Terra dan Shanaya menghela nafas. Anggota lain menggeleng dan kembali ke kegiatan sebelumnya. Jeremy yang menikmati olahan matcha, Hikaru yang sedang membaca buku, Keenan dan Saguna yang mendengarkan cerita kejadian aneh dari Galen serta Richard, Orabelle dan Yaffa yang mengamati ikan peliharaan Brian, Kirei dan Terra merebahkan diri di atas lantai yang beralaskan karpet lembut, Brian, Abian dan Zayden menyimak sambil menonton televisi yang sedang menayangkan animasi kartun kesukaan Brian. Mereka tadi sarapan dengan menu andalan Hikaru, yaitu toast dan susu atau teh.


Rencana awal Andromous hendak pergi berkeliling setelah memakan sarapan mereka, tapi karena sudah terlalu malas untuk pergi, Andromous memilih untuk tetap di villa. Mereka merencanakan untuk berjalan-jalan di sekitar villa nanti siang. Villa yang mereka tempati memang sangat strategis dan cocok untuk berlibur bersama. Di dekat pantai, tempat yang nyaman dan sejuk, juga pemandangan yang sangat indah melengkapi fasilitas villa ini. Jika Andromous ingin jalan-jalan atau menghabiskan waktu bersama kekasih mereka, maka tempat yang akan dituju saat sore adalah aquarium atau semacam Sea world. Tempat itu berisi berbagai biota laut beserta penjelasannya yang menghiasi tempat tersebut.


Sebenarnya mereka bisa saja tetap di villa atau berjalan-jalan di sekitar pantai, tapi mengikuti saran dari Terra yang melakukan riset bersama dengan Jeremy, Andromous menyetujui untuk pergi menuju Sea world. Mereka berkreasi sekaligus belajar tentang jenis-jenis biota laut dari flora maupun fauna.


Maka sambil menunggu waktu pergi, Andromous menghabiskan waktu untuk melakukan berbagai macam hal yang terkadang tidak masuk akal, seperti bermalas-malasan, dan lain-lain. Kurang kerjaan memang, tapi begitulah kebiasaan Andromous saat tidak memiliki kegiatan yang berarti.


Melihat Terra yang diam menatap ponselnya, Abian segera merebut benda pipih itu dari tangan Terra, menolak panggilan dari ayah Terra, dan mengembalikan ponselnya setelah mematikannya. Abian tidak mempedulikan tatapan Terra yang memelas dan segera merangkul kekasihnya, menuntun Terra ke arah penjual siomay di dekat sana, diikuti oleh anggota lain. Andromous kira hanya papa Terra yang mengganggu rencana mereka, ternyata Galen juga mengalami hal yang sama. Ayah tiri Galen menghubungi Galen dan menyuruh anak tirinya itu pulang menjerumus ke paksaan disertai ancaman yang membuat Keenan benar-benar kesal. Mood-nya langsung hancur begitu mendengar suara ayah tiri Galen.


Tanpa berkata apapun, Keenan berjalan lebih dahulu meninggalkan anggota Andromous lain. Sambil berpikir apa yang menyebabkan Bunda Galen memilih suami baru seperti laki-laki yang menelepon Galen. Karena tidak pantas rasanya mengingat Galen adalah anak yang seharusnya diberi pengertian, dibujuk, dan dilindungi justru harus terus mendengar ancaman dan paksaan dari ayah tirinya yang tidak jauh berbeda dari ayah kandung Galen, namun lebih gila dari ayah kandungnya.


"Matiin cepet, Keenan udah bad mood parah," Kirei menegur Galen setelah sebelumnya meminta maaf kepada ayah tirinya dan memutuskan sambungan telepon tanpa menunggu jawaban. Galen menyengir lebar, "Laper gue kak," kata Galen kepada Kirei. Jeremy berdecak malas, "Lo tuh kalau sedih sekali-kali boleh nangis, boleh nge-cursing orang. Jangan nutup-nutupin begitu. Jelek, gua males jadinya." Omelan panjang Jeremy masih dibalas dengan cengiran oleh Galen. Dia masih mempertahankan hal itu hingga Carel dan Richard secara bersamaan meraup wajahnya hingga Galen panik sendiri.


Beberapa kali Galen sudah dinasihati oleh anggota Andromous lain untuk tidak menutupi perasaannya. Kesal, sedih, marah, dan lainnya selalu Galen tutupi dengan canda tawa serta segala kerecehannya, sampai-sampai Jeremy dan Keenan merasa sangat marah. Saguna merasa sama marahnya, tapi ia tidak menunjukkan kepada yang lain. Mereka marah karena hanya Galen yang benar-benar tidak dapat mereka prediksi apa yang dirasakan oleh Galen. Mereka ingin memberi saran, namun mereka tidak tahu masalah Galen. Mereka ingin memarahi Galen, tapi mereka juga tidak tahu apa saja yang dialami oleh Galen.


Galen memang humoris. Dia konyol dan sering melempar lelucon tidak jelas. Namun dibalik segalanya, Galen merupakan orang yang sangat tertutup. Jesselynlah yang tahu menahu masalah Galen. Dialah orang yang bisa membuat Galen bercerita, hanya Jesselyn. Tidak ada yang lain, termasuk Yaffa sekalipun.


Walau begitu, Andromous akan tetap berusaha membuat Galen bercerita dan membuat anggota lain merasa nyaman dan terlindungi bersama mereka. Karena Andromous adalah segalanya. Meski salah satu pondasi mereka telah menghilang, Andromous akan tetap bersama dan saling mendukung. Bagi mereka, Jesselyn akan tetap menjadi pondasi Andromous meski tak lagi dapat berjalan di jalan yang sama. Tidak ada yang akan menggantikan jiě Jesse mereka. Karena Andromous memiliki 9 pilar utama dan juga 9 pilar pendukung.