
"Ayo, habiskan makanannya and let' go to high school." Ucap nya dengan suara nya yang merdu.
"O.K." sahut mereka berdua sebagai jawaban.
🌹🌹🌹
High School Krisophars.
Mobil Lamborghini milik ketiga saudara itupun berhasil mencuri perhatian para siswa yang ada disana, pasalnya tidak ada yang berangkat kesekolah menggunakan mobil pribadi maupun mobil mahal seperti Marchedes dan Lamborghini. Hanya anak pemilik sekolah yang menggunakan mobil mahal, itupun hanya Marchedes (eh, gini kan ya, penulisannya!? Anggap aja benar ya, author kurang berpengalaman✌peace.).
Ketiga gadis yang ada didalam mobil itupun keluar sambil mengenakan kaca mata hitam nya, yang langsung membuat murid disekitar nya bertingkah layak nya orang kesurupan!
Why not, gadis cantik yang seperti berlian langka tak tersentuh itu tentu saja membuat para gadis iri dan para pria terpesona hingga mimisan, bahkan ada juga yang sampai pingsan sambil mimisan. Dan, tanpa mereka sadari ada 3 pria tampan yang melihat mereka sambil tersenyum manis.
*T/n\= SMA Krisophars atau high school Krisophars merupakan sekolah unik yang dibangun oleh seorang miliarder yang dimana muridnya hanya berisikan putra/i miliarder atau yang merupakan anak dari seorang pengusaha/pebisnis, pemerintah, aktris/aktor papan atas, ataupun orang terkenal lainnya dan berduit (yah, intinya punya uang). Selain, dari itu (atau yang masuk melalui jalur beasiswa) maka status mereka hanya akan menjadi rendah dimata para murid yang memiliki latar belakang kuat ataupun yang memiliki uang.
Mereka yang masuk melalui jalur beasiswa, kebanyakan dianggap tidak pernah ada atau bahkan diperlakukan layaknya seorang pelayan. Hanya sedikit murid yang mau berteman dengan mereka dan jika murid yang mau berteman dengan mereka memiliki latar belakang yang kurang kuat, maka secara otomatis murid tersebut ikut menjadi murid buangan. Dengan kata lain, sekolah ini merupakan tempat pertemuan para anak dari keluarga kaya raya dan berpengaruh. Seberapa besar pengaruh dan kekayaan keluarga mu lah yang menentukan status mu disekolah, akankah menjadi bahan bullyng atau bahkan menjadi penguasa sekolah! Itu semua, ditentukan dari latar belakang keluargamu.
Dan, tanpa mereka sadari ada 3 pria tampan yang melihat mereka sambil tersenyum manis. Pria itupun langsung memerintahkan kedua temannya untuk pergi dari tempat mereka berdiri saat ini.
"Guys, let's go!" Perintah sang ketua, kenapa? Karena yang lain nya langsung pergi setelah pria itu memberi perintah.
"O.K." sahut kedua pria itu.
🌹🌹🌹
Dikelas.
Bell pun berbunyi, menandakan bahwa sudah waktunya untuk para guru masuk kelas dan mengajar, sedang para murid memasuki kelas untuk belajar. Memaksa mereka untuk menghentikan aktivitas mereka saat ini, yang dikantin berhenti jajan dan yang bermain segera pergi ke kelas. Semua murid pun kini sudah memasuki kelasnya masing-masing, kantin serta lapangan dan bahkan lorong-lorong sekolah yang tadinya ramai layaknya pasar loak kini menjadi sepi tak bersisa layaknya tempat-tempat tak berpenghuni.
Namun, kelas-kelas yang kini diisi oleh para siswa/i yang tak ada ahlak itupun menjadi berisik mirip seperti swalayan yang dimana 90% dihuni ibu-ibu. 98% nya ghibah, sedang 0,2% nya baca buku, dan 1,98% nya lagi tidur lelap tak sadarkan diri layaknya orang mati (canda mati* peace✌, hehe😅)
Guru pun masuk, dalam kurun waktu 0,99 detik semua murid langsung diam, padahal 1 detik yang lalu mereka masih berbincang diiringi canda tawa. Sungguh cepat berubah, kelas yang tadinya berisik kini menjadi hening. Membuat guru yang memasuki kelas tersebut hanya bisa geleng-geleng kepala frustasi. Hingga, 1 menit kemudian...
"Assalamualaikum..." salam sang guru.
"Waalaikumsalam, bu guru" balas sang murid menjawab salam.
"Baik bu guru" balas murid mengiyakan.
"Baiklah, kalian silahkan masuk." Ucap sang guru, yang seketika membuat ruangan kelas kembali berisik akan bisikan-bisikan para murid yang penasaran (ya iyalah bisikan murid, masa' bisikan syetan:) canda *syetan, peace lagi✌😆, haha:D ). Kedua murid baru itupun melangkah kan kaki nya masuk
P.S. karena Amel lebih muda 1 tahun. Jadinya, dia masuk kelas X IPA 1. Sedangkan, kakak-kakak nya masuk kelas XI IPA 1
Alangkah terkejut nya mereka. Karena, salah seorang murid baru yang ada didepan mereka saat ini, memiliki perawakan atau proporsi tubuh yang tidak asing, sedang beberapanya lagi merasa tidak asing terhadap wajah mereka, seakan mereka pernah melihat nya disuatu tempat. Hanya ada tanda tanya didalam kepala kosong dan otak kecil mereka (bercanda lagi, beneran, peace✌😊).
"Hai, semuanya. Namaku Camellia Athanasia Queenze Albert. Pindahan dari SMA Priscillia."
"Rafaella Zionara Albert, pindahan dari SMA Priscillia di AS" ucap sang Ella yang membuat mereka terkejut.
Yah! Begitulah Rafael, ia selalu bicara terus terang. Tidak termasuk sombong, karena memang itu kenyataan nya.
T/N\= High School Priscillia sudah ada di 5 mancanegara, sehingga tidak hanya ada di Amerika Serikat (AS). Tetapi juga dinegara lain.
"Eh, itukan salah satu SMA paling bergengsi di Amerika. Kok, bisa ya mereka masuk ke sekolah itu? Apa jangan-jangan, karena koneksi Ortu mereka!? Atau kekayaan ortu mereka!? Atau mungkin, kekuasaan/status bokap mereka, maybe!?" Tebak salah seorang murid.
"Siapa yang peduli, yang pasti mereka kaya raya. Haha" batin salah seorang murid, yang memiliki niat tidak baik dibelakangnya. Sambil tersenyum miring, menatap salah seorang murid baru.
T/N\= Keluarga Albert merupakan salah satu keluarga paling bergengsi dan juga memiliki pengaruh yang kuat serta kekayaan yang berlimpah. Karena, kekayaan keluarga Albert sudah masuk dalam daftar Keluarga paling kaya sedunia.
"Girls, kalian tau kan, maksud gue." Ucap murid tadi pada 2 orang temannya.
"Haha, pasti dong, Cher. Nggak mungkin, nggak ngerti. Menurut gue, yang namanya Camellia lebih mudah dijadiin sasaran. Dia kayak cewek bodoh, haha" ucap sambil tertawa jahat, mungkin lebih cocok ke kata 'mengejek'.
"Gue setuju banget sama Tia, dia mirip anak polos yang penurut. Kita cuman perlu baikin dia dan, uang mengalir dengan sendiri nya! Kita cuman butuh sandiwara, dia nggak bakal curiga." Ucap teman nya yang satu lagi.
"O.K., target sudah ditentukan." Ucap gadis yang seperti nya merupakan ketua.
"Sudah-sudah, kalian semua diam! Kalian boleh duduk disana" ucap nya sambil menunjuk bangku kosong dibelakang.
Kedua murid itupun sedikit menunduk sebagai jawaban, dan langsung berjalan menuju tempat yang ditunjuk guru tadi.