AISTRA

AISTRA
JANDA YANG MANA












Eyana terus saja melajukan motornya hingga ia mendekati galen, tanpa ia sangka di tenga Tengah balapan galen terjatuh dari atas motor nya yang membuat ia terguling ke aspal dan


Shettt!


"pasti sakit"gerutu Erlin yang langsung melajukan kendaraannya.


Bukan nya tak peduli sebenarnya ia kasihan tapi ia harus memenangkan balapan ini untuk sang sahabat dan mematahkan kesombongan galen si master of the road


Ia terus saja melaju seorang diri di aspal yang warna nya gelap, Segelap hubunganku dengan nya


"30 Agustus tahun 23!,


Itulah hari kemerdekaan EYA!,


Hari bahagya!, Erlin dan Eyana!,


Hari kemenangan slamanya!,


Merdeka!... Sekali merdeka tetap merdeka!, selama sejarah akan tercatat di kepala...., eya akan, menang!, pasti, menang! Melawan si Galen cemen..., eya akan, menang! pasti, menang! melawan si galen cemenn...!"teriak nya, ber nyanyi lagu 17 Agustus namun beberapa lirik ia ganti, mungkin efek dari sangat senang


tak lama lagi ia akan sampai di Garis finis dan orang orang sudah berdiri menegang.


Sungguh ini benar benar luar biasa ia akan mengalah kan Galen


...----------------...


Di gerombolan penonton ERlin juga ikut berdiri dengan kruk "yaa... Eyana lo pasti menang"gumam erlin yang sangat senang ketika meliat eyana dari ujung jalan sana melaju dengan penuh percaya diri


"galen mana Ya?"gerutu brayen


...----------------...


Tinggal beberapa meter lagi dari finis sorakan sudah terdengar begitu riuh dan eyana semakin percaya diri


BRUMMMMMM


Namun Sayang nya Galen lah yang memenangkan nya ia dapat mengejar eyana di detik detik terakhir meskipun sempat terjatuh ke aspal


hwooooo!!! Wooo!!!!! Sorakan Kemenangan dari anggota drak lizerd yang langsung turun ke sirkuit tuk menghampiri Galen yang telah melewati garis finis dengan penuh kebanggaan.


Erlin juga Langsung menghampiri eyana yang telah mematikan motornya terpaku diam di tempat tanpa melepaskan helem nya,


Yap kebanggaan itu kesenangan itu yang ia pikir akan ia dapat kan, rupanya hanya angan angan belaka


kini erlin tepat berada di depan nya ia langsung melepaskan helem nya lalu turun dari motornya dan memeluk erlin dengan perasaan bersalah, ia menenggelamkan kepalanya di bahu erlin, rupanya eyana menangis, ia berhasil membuat baju yang di kenakan erlin basah, ia tak kuasa menahan kesedihan kekalahan nya, berarti erlin harus menanggung hukuman yang telah di sepakati ke dua belah.


GALEN di angkat ke salah satu bahu anggota drak lizerd meraka mengarak nya sambil bernyanyi bersuka ria


"GENG YANG MANA!


GENG YANG MANA!


SLALU DI HATI!!"bimbing seseorang


"GENG DRAK LIZERD!, GENG DRAK LIZERD SLALU DIHATI...."sahut mereka serentak


"JANDA YANG MANA!


JANDA YANG MANA!


YANG TELAH KALAH!!"


"sikat! Mang!!"


"JANGAN YANG DI SANA!


 JANDA YANG DI SANA!


 "YANG TELAH KALAHHH!!!..."


"Ma_ma_maaf_fin_E_eyaaa, huaaaa!!"tangisan itu semakin pecah bahkan suara eyana bergetar


Erlin terkekeh dengan sikap eyana


"buat apa lo minta maaf, tadi lo keren banget, hampir aja lo bisa ngalahin galen muka kudanil itu"jelas erlin sambil mengelus belakang eyana dengan kasih


"ma_ma_maaf kalau Eya ngecewain, karan Eya kalah erlin bakalan harus nerima konsekuensi dari kak galen"lirih nya


Setelah merayakan kemenangan nya galen bersama brayen dan luxe berjalan tuk menghampiri mereka.


"maaf"kata itu terus saja keluar dari mulut Eyana


ke dua laki-laki di hadapan erlin terkekeh kecuali luxe yang sudah tobiat nya sangat datar, mereka mentertawakan eyana nangis hanya karna kalah balapan.


"yelah ade..adek, kalah balapan gk usah nangis"nasehat brayen


Eyana menjadi malu ia langsung berhenti menangis dan melepaskan pelukannya


Eyana menatap ketiga laki-laki di hadapan nya itu


"Eya kalah balapan, jangan hukum kak Erlinn......."ucap nya lirih


Galen semakin tertawa


"siapa yang mau ngehukum Erlin hmm?"tanya Galen tersenyum pada nya


"siapa suruh pake sagala nantangin, udah kalah mampus"gerutu brayen tapi terdengar jelas di telinga eyana


"kok jadi dia yang sewot"gerutu eyana


"seperti kesepakatan di awal kalau yang menang bebas mau nyuruh apapun minta apapun itu, jadi gue berhak ngelakuin apa pun yang gw pengen ke kalian"perjelas galen mengingat kan kedua wanita di hadapan nya mungkin saja sudah lupa.


 owhh mana mungkin mak lampir lupa ia sendiri yang menantang galen


"kalian?"Eyana mengulangi ucapan galen


"berarti eyana juga?"lanjut nya


"well, karna lo yang udah nge gantiin erlin buat balapan"


"Eyana gk ada hubungannya sama semuanya, jadi lo gak berhak atas Eyana"celetuk erlin, ia tak ingin jika karna nya eyana harus menerima melakukan apa pun keinginan galen


"gw berhak atas Eyana, karna eyana yang balapan ngelawan gue tadi, jadi kalian berdua sama aja"


"gk! Lo gk berhak atas, Eyana. karna lo menang, lo mau nyuruh minta apa pun itu ke gue, bukan Eyana"tutur erlin


Karna sebelum balapan ia meyakin kan eyana, jika ia kalah hanya erlin lah yang menerima konsekuensi nya.


galen tertegun ia tak tau harus menjawab apa lagi seperti nya otak nya tak mau bekerjasama seakan-akan sedang berhenti sejenak, melihat ke bekuan galen Brayen langsung membisikinya, galen langsung tersenyum.


"Nah karna gue menang lah, jadi nya terserah gw kan mau apa, jadi gue mau Eyana juga nerima apa yang lo terima dari gue"ucap Galen seperti apa yang di bisikkan brayen ke telinga nya.


Erlin mendelik


"gue gk paham"sahut nya


"eya juga gk paham"ujar eyana sama seperti erlin


"coba aja to the point"batin eyana


Eyana pun juga sama tak berbeda dengan erlin ia kurang mengerti apa yang di maksut galen, bukan karana galen nya yang omongan nya berbelit-belit tapi memang otak mereka lah yang kurang menangkap lebih jelas nya lelet, meskipun demikian untung nya mereka dengan mudah menangkap materi pelajar masuk ke kepala, seperti mtk itu sudah menjadi keahlian eyana, dan B.indo seperti merangkai kata-kata yang indah, itu adalah keahlian Erlin.


Galen mendengus dengan kelakuan wanita ini berdua


"karna lo kalah, gue putusin hukuman nya esok di sekolah"ucap galen dengan senyum yang slalu mengembang tak pernah luntur


"kenapa gk malam ini aja?"tanya brayen yang berada di samping nya


"gw masik belum tau harus ngasih hukuman nya apa"


owhhh


Sesekali brayen melirik jam yang ada di tangan nya


Ia langsung berbalik mengahadap anak buah nya yang tengah sibuk berfoto foto


"udah jam 10 cabut kuy!, waktu nya kita nongki nongki "suara riuh pun semakin keras ketika anggota drak lizerd ingin meninggalkan sirkuit.


Sebelum pergi Galen berjalan lebih mendekat kepada erlin, "jaga diri lo"bisik nya ketelinga erlin, lalu pergi begitu saja sambil menyeringai.


 Erlin masih terdiam setelah apa yang ia rasakan suara dengan wet rasping volume menusuk di telinganya, seperti nya ia terkena serangan jantung dadakan


"What is this"batin nya


...----------------...