
kreng kreng kreng kreng
Bunyi dari jam alarm terus saja ber getar menunjukan pukul 05:00subuh, Eyana berniat mengatur alarm nya agak lebih pagi agar ia bangun lebih cepat karna ia ingin membuat sesuatu, yang akan ia bawa ke sekolah
karena tidur yang terlalu nyenyak hal itu tak mempengaruhi Eyana
Akan tetapi karena ia tak kunjung bangun, kamar nya yang langsung bersebelahan dengan herly, membuat bunyi alarm itu terdengar sampai ke kamar kaka nya yang sedang tidur malah jadi terbangun
BRAKK!!
Pintu kamar Eyana di tendang dengan sangat keras sampai terbuka lebar
Sontak saja karena kaget Eyana Langsung terbangun dan pandangan nya langsung bertemu dengan tatapan marah dari kaka nya, yang berdiri di ambang pintu dengan nafas yang memburu.
Ia tersadar jika alarm yang ia atur sangat pagi itu sudah dari tadi terus saja berbunyi, dan dengan cepat ia langsung mematikan nya
Ia merasa jika kaka nya marah mungkin karna terbangun akibat alarm yang terus saja ber dering
Eyana kembali meletakkan nya ke atas meja di yang berada di samping kasurnya
meskipun jam telah di matikan herly mengambil langkah besarnya melangkah masuk, matanya terus saja menyorot pada jam yang baru saja eyana letakkan, lalu tanpa aba-aba dengan sangat keras ia membanting kan nya ke lantai
Eyana meringis ia langsung turun dari tempat tidur nya, kemudian memunguti kepingan-kepingan jam nya
Herly menatap adiknya dengan tatapan Sangat tidak suka
"sekali lagi lo ganggu tidur gue, lo bakalan ngerasain akibatnya"kecam herly
"kalau kak herly mau marah, marah aja. Tapi jangan juga nge banting jam eya, kalau udah kayak gini emang nya kak herly mau ganti?"gerutu Eyana yang menyembunyikan ke kesalan nya
"lagian buat apaan sih lo, pake ngatur alarm pagi pagi. gk guna!"
Eyana tak mempedulikan dengan apa yang di ucap kan herly ia terus saaja fokus dengan kegiatan nya
"gw gk peduli sama jam punya lo, yang penting abis ini gw tidur nyenyak!"cetus herly lalu melenggang pergi dari sana
Sungguh hari yang sial pagi-pagi sudah di amuk
Setelah selesai memungut kepingan jam ia meletakkan nya atas tempat tidur nya
Setelah itu ia langsung mengambil handuk mandi yang tergantung lalu melangkah masuk menuju kamar mandi
Tak perlu waktu yang lama ia telah selesai, kini ia berada di dapur sedang membuat sesuatu yang akan ia bawa ke sekolah.
...----------------...
(SMA GLORA)
Jam sudah menunjukkan pukul 07:40
Eyana baru saja masuk ke kelasnya
Ia duduk di bangku nya yang di samping nya itu jendela, suasana hatinya sangat berbunga tak sabar untuk bertatap muka dengan brayen
"Brumm Brumm!" 🏍️
Suara kenalpot dari beberapa motor yang baru saja memasuki kawasan sekolah
"MINGGIR WOY!!!"teriak salah seorang dari mereka karna tepat di depan mereka para siswi tengah bergerombol, sontak saja para siswi langsung menyingkir.
Dengan keren nya motor motor itu melaju dengan berjejer
Hampir semua mata menyorot kepada mereka
"KAK BRAYEN!!!, SAPA AKU DONG!!!"
"KAK BRAYEN LIAT SINI DONG!!!"
"KAK BRAYEN KEREN!!!"
Tak sedikit dari mereka berteriak
Setelah motornya mati brayen melepas helemnya lalu menaroh nya di atas tangki motor besar nya, ia sedikit me ngibas ngibaskan rambut nya lalu merapikan nya menggunakan tangan nya.
"gimana? Udah rapi gk"tanya brayen dengan senyum di wajah nya
"yo'i, rambut lo udah kaya ultraman aja"puji hairi yang baru saja turun dari motornya
"sadar diri ngapa!, rambut lo itu udah kaya menara Eiffel"timbrung brayen yang langsung turun dari motornya,
"Yaudah kalau gitu, lo buka bisnis tur menara Eiffel versi mini aja, rambut lo sebagai objek wisata nya!" celetuk galen sambil tertawa.
Brayen tertawa juga, "Gak buruk ide lo gal! Tapi pastiin aja kalau hairi punya helm khusus buat rambut Eiffel itu biar gak ada yang nyentuh pas di atas motor."
Sambil tertawa lepas, mereka mulai membayangkan wisatawan antre untuk melihat 'Menara Eiffel' di atas kepala hairi
"kalau gue tur ke atas rambut lo, kasih harga rendah lah"celetuk galen
"Ya, tapi nanti lo harus bayar tambahan kalau mau naik elevator ke ujung rambut," sahut Hairi sambil tertawa keras.
Galen memikirkan sesuatu, "Eh, Brayen, kalo lo tur ke atas rambut Hairi, gw jadi tour guide-nya ya. gue udah hapal semua fakta-fakta menarik tentang 'Menara Eiffel"
Brayen mengangguk setuju, "Deal! Tapi hati-hati, jangan sampe rambutnya jadi curly kayak tumpukan spageti, nanti wisatawan kita bingung."
Mereka tertawa semakin keras, menghibur diri dengan imajinasi konyol tentang bisnis tur "Menara Eiffel" versi mini di kepala Hairi.
"kalau hairi bikin tur menara Eiffel di atas kepalanya, bisa nih gue bikin warung, jualan di sana"
"Warung apa emangnya,Makanan atau suvenir?" tanya Hairi dengan penasaran.
"Keduanya! Gue jualan mini croissant dan topi mini Menara Eiffel buat para wisatawan," jawab Alister dengan semangat.
Brayen tertawa, "Jadi, kalau turis kelaparan, mereka bisa makan mini croissant sambil menikmati pemandangan rambut Eiffel!"
Galen menambahkan, "Tapi hati-hati, Alister, jangan sampai croissant-nya ikutan berubah jadi curly seperti rambut Hairi!"
Semua tertawa dengan ceria, merencanakan bisnis wisata yang semakin konyol di atas kepala Hairi..
"BEBEB EMBEP!!!, MEMES KANGEN!!!""teriakan dari seorang laki-laki gempal yang berlari mengarah pada mereka
"anjirrrr!, eh bray tu cewe lu nyariin"ucap galen
"gila ya lo"cetus brayen hingga tatapan nya tertuju pada orang yang baru saja berada di hadapan nya
Memes seorang benci bertubuh gempal, yang sangat menyukai dan mengagumi ketampanan Brayen
"Bebeb embep!, kok baru dateng?" tanya memes
Namun malah di tertawaan oleh anggota inti Drak lizerd
"kenapa ketawa"gerutu nya
"Eh! Memes, dengerin gw ya!!, jangan panggil gw dengan sebutan kayak begituan gw jijik tau gk!!"ucap brayen berusaha menyadarkan ke gilaan memes
"hmmm..kalau bebeb embep jiji sama panggilan itu... Gimana kalau memes manggil bebeb, cute baby aja gimana? Lucu kan"
Brayen malah semakin melotot padanya
"takutt"cicit memes
"entar copot tu bola mata"ucap Galen
masih takut, memes mencoba memutarbalikkan situasi dengan canda, "okelah, bebeb embep, kita sekarang punya kesepakatan! Kamu 'Cute Baby' dan memes adalah 'Cute Baby Whisperer'."
Brayen menghela nafas"Gw gk setuju!!" Brayen lebih memilih untuk pergi dari sana agar urusan mereka tak semakin panjang ia sangat malas untuk melihat wajah nya
Galen yang tidak bisa menahan gelak tawa, ber ucap "Sialan, gw gk pernah mikir bakalan ngeliat hari di mana Brayen bakal menjadi Cute Baby!"
Anggota Drak Lizerd yang lain masih terpingkal-pingkal, dan mereka semua sepakat, "Ini pasti bakalan jadi petualangan komedi yang epic!"