AISTRA

AISTRA
janda YANG GLOWING



Pukul 09:30 eyana dan erlin yang menggunakan kruk sudah berada di sirkuit balap, mereka hanya menunggu kedatangan galen saja lagi, dan terdapat cukup banyak orang yang menonton terlebih kaum hawa.


Buat yang belum tau apa itu kruk


Kruk merupakan tongkat/alat bantu berjalan untuk orang yang memiliki keterbatasan fisik karena cacat atau Cedera.


tak perlu menunggu lama akhirnya galen datang ia tak sendirian, ia datang bersama brayen dan luxe yang ke dua nya berjalan di sampingnya.


Langkah mereka bertiga langsung menuju eyana dan erlin


Saat galen berhenti tepat di depan eyana ia langsung memandangi nya dari bawah sampai atas.


"kaki lo kenapa?"tanya Galen bingung


"gk usah sok peduli dengan nanyain keadaan gue, gue tau pasti lo senengkan karna gue bakalan gk bisa balapan ngelawan lo"ucap erlin


"lo ngomong apaan sih, gue sedih ngeliat lo kek gini"jawab galen


Raut wajah nya tak dapat membohongi siapa pun jika ia mengkhawatirkan Erlin, meskipun ia sering bertengkar dengan nya tapi ia masih memiliki rasa iba.


"halah boong lo, lo jangan seneng dulu karna eyana bakalan nge gantiin gue, buat ngelawan lo"ucap erlin yang tetap kekeh dengan pedoman nya,


(tak akan kalah atau pun mengalah dengan apa pun)


Sebenarnya erlin tau jika galen mengkhawatirkan nya, tapi ia berusaha untuk membuat keadaan seperti hari hari biasanya, dimana ia tak akan akur jika berhadapan dengan galen,


ia berfikir jatuh harga dirinya jika menerima simpatik dari orang yang sering ia cerca.


"jadi eyana yang bakalan nge gantiin lo?, lo yakin bakalan bisa menang?"tanya galen agak meremehkan eyana


Menurut nya eyana tak sepadan dengan nya, eyana hanya gadis polos yang bisa di bilang cukup lemah.


"gue yakin"jawab erlin lalu tersenyum


galen membalas senyuman itu lalu pergi menuju motornya.


Sedang kan eyana yang berada di samping erlin sudah panas dingin apakah ia akan bisa memenangkan balapan ini dan mengalahkan galen the king of the streets


Dari tadi pandangan Brayen terfokus pada eyana yang seperti nya cemas, khawatir, takut semua itu menyatu dalam perilaku eyana tangannya gemetar dan terlihat dahi nya sangat berkeringat dan dari tadi eyana tidak bisa diam ia terus saja bergerak seperti kelimpungan.


"ngapa to cewe kek cemas gitu, padahal cuma balapan"batin brayen


Brayen yang mengerti situasi ke adaan, ia yang sedang memegang sebotol air mineral langsung menyerahkan nya ke pada eyana.


"nih, lo gk perlu se cemas itu, expresi lo itu berlebihan, udah kaya mau loncat dari planet mars aja "ucap nya dan sebotol air itu langsung di terima eyana


"makasih"eyana langsung meminum nya


Brayen hanya mengangguk kan kepalanya lalu ia berjalan menuju kursi penonton


"gue yakin lo pasti menang"erlin memberikan semangat kepada eyana yang sudah lebih baikkan,


Bukan karena apa eyana menjadi sanga cemas, khawatir, dan takut, ia berfikir jika balapan pastinya kendaraan akan melaju dengan sangat kencang, ia takut jika ia akan mengalami kecelakaan lalu meninggal dengan sangat tragis, sungguh menyakitkan.


"tapi gimana kalau gue kalah?"


"kalau lo kalah gue yang bakalan nanggung semua nya, tapi gue yakin lo pasti bakalan menang, kan cuma nge gas sepeda motor, bukan pelakor"celetuk erlin lalu ia berusaha berjalan menuju kursi penonton dengan di bantu dua asisten nya


Ia memutuskan duduk di samping luxe yang expresi nya sangat datar, sedatar kisah cintaku dan dia.


Brayen yang berada di samping kiri luxe langsung melirik pergerakan erlin


"ngapa lo duduk deket kita"tanya brayen seperti nya tidak suka dengan kehadiran erlin karna ia begitu berisik


Erlin menatap nya


"terserah gw lah, mau duduk di mana!"tukasnya lalu membuang wajahnya ke depan


Huffhh..


Luxe hanya bisa menghelakan nafas nya karena ia berada di pertengahan orang yang sedang bertengkar.



BRUMMMM


BRUMMMMM


Suara keras dari kenalpot eyana dan Galen yang sudah bersiap untuk balapan


Di balik helem yang menutupi wajah cantik nya eyana, begitu banyak keringat dan keraguan di pikiran nya apakah ia akan memenangkan balapan ini,


Sorak para penonton semakin riuh tak mereka sangka jika yang akan melawan galen di malam ini ialah eyana, sedikit rasa kecewa dari beberapa orang karna mereka pikir yang bertanding ialah erlin, karna sempat tersebar isuu tentang erlin yang menantang galen ke telinga para siswa dan siswi, tapi hal itu tak mengurangi semangat mereka karena hal ini cukup menarik


BRUMMMMM


BRUMMMMMM


"EYANA SEMANGAT!!!"teriak erlin,


ia menoleh dan memberikan sebuah jempol


Erlin terus saja tersenyum seolah tak ada keraguan dengan eyana untuk memenangkan balapan ini


"GALEN MY DEAREST!!!,LO HARUS MENANG!, JANGAN SAMPAI NGEBUAT DRAK LIZERD MALU!!!"teriak brayen antusias


DORR!!


Sebuah tembakan melayang ke langit tanda semua nya telah di mulai, dan dengan cepat kedua insan itu langsung melajukan motor mereka di malap yang cukup cerah itu.


Dalam laju nya galen hanya mengulas senyum nya


"gw tau kalau pikiran lo pasti udah ngira kalau gue cuma bisa segini, heh.. Jangan seneng dulu deh"batin galen setalah itu tiba-tiba saja melajukan kendaraannya lebih kencang, menyalip eyana sehingga ia tertinggal jauh.


mata eyana pun langsung melotut tak mau kalah ia juga pun melajukan kecepatan motor nya.


...----------------...


Di posisi saat ini Erlin menjadi sangat tegang ia teru saja me mukul mukul kaki nya, luxe yang berada di samping nya menatap nya aneh


"bukan nya tu kaki erlin luka yah, kok dari tadi di pukul pukul, gk sakit apa"


beo luxe dalam hati nya yang masih memandang wajah erlin, hingga saking seksama nya tiba-tiba saja ia tersenyum, meskipun itu sangat tipiss.


Erlin pun tersadar jika ia sedang di perhatikan, ia langsung menatap balik orang itu, luxe tercegat kaget dan langsung membuang wajahnya ke depan, sambil menyulum senyum nya yang hampir saja terlihat Erlin.


"lo mandangin gw yaa?" tanya erlin agak curiga


Luxe langsung menggeleng kan kepala nya


"boong lo!"


Luxe sedikit melirik nya, pandangan luxe terfokus sebentar pada satu titik, kemudian kembali membuang wajahnya ke arah samping tepat di sebelah brayen dengan mengulum tawa dengan tubuh sedikit bergetar.


Luxe yang menghadap Brayen, membuat ia tersadar jika luxe seperti nya sedang menawan tawa.


"eh kutub utara!, lo ketawa!?"tanya Brayen ikut tersenyum "what's wrong with you?" lanjut brayen lagi


kini luxe berusaha mengembalikan Sikap datar nya namun sepertinya untuk saat ini sungguh sulit


"What is it?"


"muka erlin kek monyet"celutuk luxe agar hanya Brayen lag yang mendengar nya, brayen langsung menatap erlin, ya sangat benar wajah nya seperti monyet karena anak rambut yang tumbuh cukup banyak di area dahi, meskipun tak terlihat jelas namun sangat nampak jika memperjelas nya.


"ngapa lo bedua ngeliatin gue!!"ketus Erlin risih


"lo mau tau?"brayen terkekeh


Entah apa yang brayen lakukan ia membuka hp nya, dan seperti nya ingin memperlihatkan sesuatu


"kalian berdua jangan ngade ngade"ancam Erlin terus saja melotot


Nih lo mirip yang kaya di poto ini


pukk!


Eyana memukul kepala Brayen bagaimana tak kesal, ia diperlihatkan sebuah foto monyet, yang benar saja apakah ia mirip dengan monyet liaršŸ’


"AS*"umpat nya "di muka gue ini yang tumbuh rambut anak, bukan bulu monyet"Erlin sangat geram dengan kelakuan kedua orang di samping nya


Jangan salah kan mereka jika erlin di ganggu ia sendiri lah yang memilih tuk duduk di sana


"anak rambut lo banyak banget, kalau boleh tau, siapa bapak nya"canda brayen


"gk ada!"


"wah!! jadi lo janda dongg!"ledek brayen terus saja tertawa bersama luxe yang berusaha menyembunyikan senyum nya


"sikat kuyy!" teriak salah seorang anggota drak lizerd


"janda yang mana!, janda yang mana!, tuan senangi!!"teriak brayen ke arah beberapa anggota drak lizerd yang berada dekat dengan mereka


"janda yang Glowing!!, janda yang Glowing!!, yang lagi Nonton!!!"sahut mereka serentak


Aszekk!!


"janda yang Mana!, janda yang Mana!, tuan Cintai!!"lanjut brayen


"janda yang Duduk!!, janda yang Duduk!!, di bangku Depan..!!!"


Hahahahaha🄓🤣🤣🤣


musik itu tutup dengan kegaduhan dan tawa dari anggota drak lizerd dan kedua pria yang memulai semuanya itu.


Lantunan musik mereka mengenai mental erlin yang duduk diam dengan tangan yang terkepal


"GOBL"K LO!!"


BUGHH!!


"ARGHH!!"Luxe menggerang ke sakitan di bagian wajah nya


karna mendapatkan tinjuan dari erlin,


yang awal nya ingin meninju mulut asomasowww brayen, tapi ia malah berlindung di belakang luxe, jadi nya tinjuan itu malah mengenai wajah babang kutub Utara


"hehee sorry...sorry..."kekeh erlin sambil mengipas ngipas lebam itu dengan tangan nya


...----------------...


Eyana terus saja melajukan motornya hingga ia mendekati galen tanpa ia sangka di tenga Tengah balapan galen terjatuh dari atas motor nya yang membuat ia terguling ke aspal dan


Shettt!


"pasti sakit"gerutu Erlin yang langsung melajukan kendaraannya.


Lanjut gak guys??