
“Tep...” seseorang tiba-tiba saja menepuk punggungnya.
“ugh..” Louis pun berubah wujud seperti semula. Barang-barang di punggungnya terjatuh diatas tanah. Ia pingsan dan raganya dibopong oleh sosok misterius yang menepuknya tadi. Sosok itu tidak sendirian.
“ayo, kita pergi..” Mereka satu kelompok berisi tiga orang. Satu orang memastikan bahwa Louis hanya sendiri, satu yang menepuk, menghipnotis Louis hingga pingsan. Satu lagi yang bertubuh agak besar yang membopong Louis di punggungnya dan membawanya pergi.
Ruang istana Raja Mavr Lykos, istana Allagima. Ia tersadar dan terbangun di dalam jeruji besi. Sambil memegangi kepalanya yang pusing ia berusaha mengingat-ingat kejadian sebelum ia tak sadarkan diri.
“ughh.. dimana.. aku..” dengan pandangannya yang masih buram Louis melihat sekitar. Allagima seisinya abu-abu gelap dengan bendera dan karpet lambang bulan sabit menghiasi tiap sudutnya. Atapnya tinggi-tinggi. Terlihat penjaga di setiap sudut mengenakan topeng dan membawa tombak. Menyadari dirinya tengah berada di Allagima, Ia pun sadar akan nasibnya. Louis muda hanya bisa pasrah duduk dibalik jeruji sambil memikirkan sisa umurnya.
“Hhh... jadi cuma segini saja ya hidupku.. padahal aku masih ingin mencari jati diriku lebih jauh.. aku bahkan ingin bertualang mengelilingi Enn Vassili dan mencari sahabat baru.. aku juga ingin membahagiakan keluargaku lebih lama.. maafkan aku semuanya.. takdirku sudah berakhir disini...” Ia meringkuk membenamkan wajahnya dalam kesedihan dibalik tudungnya.
“Aku harap keluargaku tidak perlu repot-repot mencariku.. aku harap teman-temanku akan menemukan rekan baru untuk berkumpul dan berbagi bersama mereka.. aku harap.. hiks.. aku harap......” Air matanya mengalir, tak sanggup melanjutkan kata-katanya. Lengan bajunya perlahan basah. Isak tangisnya pun terdengar memenuhi kurungan itu. Dadanya sesak. Ia belum mau kehilangan nyawanya.. Ia ingin hidup.
Ia membayangkan bagaimana orang tua serta kakaknya menangisi kepergiannya. Juga bagaimana teman-temannya akan merindukan dirinya yang dikenal periang dan penyayang. Tak hanya rasa sedih, Ia pun menyesal mengapa hari itu ia pergi sendiri.. mengapa hari itu Ia tak minta ditemani ayah atau tetangga nya saja.. mengapa.. mengapa hal se mengerikan ini harus terjadi padanya..
“HAHAHAHA... REMAJA LAKI-LAKI BERUSIA 17 TAHUN YA.. TANGKAPAN BAGUS.. KERJA BAGUS...” terdengar tawa Jayden menggema. Ia memuji prajuritnya yang lihai menemukan mangsa untuknya. Saat itu, Ia memang sedang berniat untuk menggandakan kekuatannya. Jiwa remaja laki-laki memang dikatakan dapat menggandakan Magia. Sementara remaja perempuan dapat memperpanjang umur.
“BAWA DIA KEMARI..!!!” Jayden turun dari tahtanya. Pintu penjara Louis dibuka oleh para penjaga. Kedua tangannya diborgol agar tak mampu melawan dan ia pun diseret paksa ke hadapan Jayden.
Kaki Louis lalu diikat pada sebuah tiang agar Ia tak bisa melarikan diri. Tali yang mengikatnya pun dilapisi dengan segel sihir khusus agar sanderanya tak mampu berubah wujud menjadi burung atau hewan lain yang berukuran kecil dan kabur dari ruang tahta Allagima. Ekspresi Louis pasrah masih tak terima akan takdirnya. Ia sedih, marah, tak mau hidupnya berakhir sia-sia. Jayden yang bertubuh besar berdiri di hadapannya. Tangan kanannya lalu memegang kepala Louis untuk mengambil jiwanya kemudian memakannya.
“Kkhh... kenapa...” Louis tunduk oleh cengkeraman tangan Jayden yang sangat kuat. Perlahan tubuhnya terasa dingin. matanya terpejam. Ia tak pernah dengar atau tau bagaimana rasanya saat jiwa ditarik paksa dari tubuh. Namun tiba-tiba saja....
BBWWOOOSSHHHHH............!!!!!!!!!! angin hitam menghembus kuat dari sekitar Louis, menghempas Jayden dan seisi ruangan istana.
“khh… APA-APAAN INI..!!!”
“tu.. tuan Jayden..!!!”
SYUSSHH…. SYUUSSHHH……… angin kencang perlahan menghilang, namun tidak dengan asap hitam yang menyelimuti.
Jayden juga para penjaga yang berada disana pun terkejut karena belum pernah melihat hal serupa. Borgol di tangan Louis rusak sementara tali sihir pengikat di kakinya putus.
“BERANINYA KAU.. MENYENTUH MANGSAKU...”
Bola mata Louis yang tadinya hitam berubah menjadi ungu dan menyala terang. Terdapat semacam tanda kutukan di sekitar wajahnya. Taringnya memanjang. Ia menatap tajam Jayden yang masih terkejut atas apa yang terjadi. Entah mengapa suaranya berbeda dengan suara asli Louis. Lebih berat dan menggema.
“KAU YANG SIAPA...!!!! BERANINYA KAU MEMBERONTAK RAJAMU...!!!!” Jayden marah dan melawan dengan ikut memancarkan Magia ungunya. Ia mulai memilih mantra untuk dirapal karena menganggap Louis sebagai penantang yang ingin merebut kekuasaannya.
“RAJA..??? HAHAHAHA BERANI SEKALI KAU MENYEBUT DIRIMU RAJA DI HADAPANKU.....” Magia ungu di tubuh Louis memancar jauh lebih deras. Perlahan tubuhnya bersinar hitam dan membesar serta tumbuh tanduk, sayap, dan ekor. Louis bertukar wujud dengan Agel. Ruang utama Allagima terlalu sempit bagi Roh kuno itu.
“A.. AGEL..??? BAGAIMANA MUNGKIN?!?!” Jayden terkejut karena sudah lama tak melihat sosok Agel yang dulu sering berkeliaran di hutan dan melolong bersama kawanan serigala. Agel tak pernah tertarik dengan kehidupan para Shapeshifter sebelumnya. Baru kali ini ia muncul di hadapan Raja Mavr Lykos secara langsung.
“.. soul stealer….” Sepasang mata Jayden menyala. Ia merapal sihir untuk menantang Agel yang berani muncul di hadapannya.
“.. kau ini kuat tapi bodoh ya.. aku ini Roh.. bentuk dari wujudku bukan berupa jiwa.. melainkan energi spiritual…. Kau belum pernah bertemu Roh kuno hah?”
Agel menyentak ekornya. Asap hitam dari sihir Jayden melebur begitu saja.
“KKHH.... ULTIMATE BLACK SOUL...!!!!” sekali lagi Jayden menyerang Agel. Sekelebat jurus bayangan berwarna hitam pekat menyerang Agel. Shapeshifter biasa akan langsung tumbang dimakan kegelapan bila tertelan oleh bayangan itu.
“hhnnggg……” dengan sayap-sayap besarnya Agel menepis sihir Jayden.
SYOSSHH…. PSIUU… DUARRR…!!!!!
“…... segitu saja yang kau bisa?” Agel melotot menatap Jayden yang kecil di hadapannya. Pupil mata ungunya menyempit. Ultimate Black Soul adalah jurus terkuat yang bisa Jayden keluarkan saat itu. Seketika nyali sang Raja Mavr Lykos ciut.
“la.. lari…”
“monster……”
“aaa… aaaa……..”
Para penjaga istana yang sebelumnya berkumpul membela Jayden pun berlarian keluar dari Allagima.
“hnnggg…. Mereka sebut aku monster padahal yang suka makan jiwa orang tidak bersalah itu Raja yang mereka layani dan bukan aku….”
“cih…” Dibanding Roh kuno Enn Vassili, kekuatan Jayden bukanlah apa-apa. Agel bisa saja langsung melahap tubuhnya yang kecil atau mempermainkannya dengan sihir. Lari pun percuma. Agel dengan kesaktiannya mampu menemukan targetnya hingga keujung dunia sekalipun.
“aku tidak akan pernah melupakan penghinaan ini…” dengan ini, Jayden menyerah. Ia terpaksa turun dari tahta karena takluk oleh besarnya kekuatan Agel. Ia melepaskan Crescent Medal dari lehernya sebagai tanda menyerah, berubah wujud menjadi seekor anjing hitam lalu pergi dari Allagima.
“pengecut.. padahal katanya sudah makan puluhan jiwa Shapeshifter tapi jurus yang ia bisa Cuma segitu saja..”
Lalu, berarti Agel yang menjadi Raja Mavr Lykos karena menang melawan Jayden(?) tentu tidak. Agel tak pernah sekalipun tertarik dengan kehidupan klan-klan di Enn Vassili. Saat ini, yang Ia inginkan hanya menetap di dalam jiwa Louis. Setelah kepergian Jayden, Agel menukar kembali wujudnya dengan Louis.
“JANGAN PERNAH LUPA.. AKU TAK PERNAH PERGI MENINGGALKANMU.. AKU AKAN TETAP BERADA DISINI, DI DALAM DIRIMU.. HINGGA TIBA WAKTUNYA BAGIKU UNTUK MELAHAP JIWAMU..” pesan Agel saat wujudnya bertukar kembali dengan Louis.
“Ro.. roh malam…” Pemuda itu pun terduduk kaku, bingung. Ia baru ingat dengan kejadian di masa kecilnya saat ia bertemu Agel. Ia tak mungkin bisa mengusirnya pergi, namun membiarkan sesosok monster tinggal di dalam tubuhnya pun rasanya enggan. Mau tak mau Ia harus menerima keberadaan Agel didalam dirinya. Dengan lengsernya Jayden dan Agel yang tak mungkin menjadi Raja Mavr Lykos, Louis pun menjadi penguasa baru. Ia memungut Crescent Medal yang tergeletak di lantai. Leader Item milik Raja Shapeshifter itu Ia kenakan di usianya yang masih terbilang muda.
Louis tak pernah menyangka akan mengakhiri jaman kekejaman Jayden meski dengan bantuan sesosok Roh di dalam dirinya. Roh yang membuatnya menyandang gelar Spirit of Darkness, yakni Roh dari kegelapan malam. Louis adalah Raja Shapeshifter pertama yang sama sekali tak ingin memakan jiwa sesamanya. Ia lebih suka melatih fisik dan mengembangkan sihir dibandingkan merenggut nyawa orang lain.
“Aku pernah ada di posisi itu.. posisi sebagai korban.. aku tak ingin ada orang lain yang merasakan hal yang sama sepertiku waktu itu.. aku tak ingin lagi melihat seseorang menangis ditengah jalan karena anggota keluarganya hilang tak berkabar.. aku tak ingin merenggut impian para pemuda-pemudi yang masih mencari jati diri mereka.. aku ingin.. menjadi seorang Raja yang dicintai oleh rakyatku.. dicintai karena senantiasa menginginkan kebahagiaan untuk semua orang..” tekadnya sejak hari penobatannya tak pernah berubah.
Semua orang di Mavr Lykos tau akan keberadaan Agel di dalam diri Louis. Awalnya mereka tetap was-was pada Louis karena.. meski Louis bertekad tak ingin memakan jiwa, Agel bisa saja merenggut wujudnya kapan saja dan memakan jiwa seluruh Shapeshifter semaunya.
“Jayden sudah dikalahkan..”
“tapi pemimpin baru kita dirasuki Roh kuno..”
“Roh serigala itu ‘kan? Yang dulu sering berkeliaran dan melolong di pedalaman hutan?”
“aku tidak akan pernah percaya.. pada siapapun..”
“Ia memang nampak masih muda dan polos.. jangan percaya pada penampilan..”
Itulah mengapa ketika ditanyai mengenai masa lalunya, Louis pun sempat merasakan pahitnya ditakuti oleh orang lain. Padahal hatinya bersih, Ia tak berniat menyakiti siapapun.. hanya ingin menjadi dirinya sendiri.
“A.. gel? Namamu Agel ‘kan? Kau dengar aku?” Louis mengelus dada kirinya, mencoba untuk bicara dengan Roh yang sempat menyelamatkan dirinya.
Namun Agel tak menjawabnya sama sekali. Menyisakan Louis yang tertunduk lesu dihantui rasa takut bahwa suatu hari Roh itu akan memangsa dirinya atau bahkan orang lain.
Rasa was-was yang dirasakan penduduk Mavr Lykos perlahan menghilang setelah bertahun-tahun Agel tak pernah lagi menampakkan dirinya dan sikap Louis yang terlihat biasa-biasa saja. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Agel tak pernah tertarik dengan yang lain, yang Ia inginkan hanyalah tinggal di jiwa Louis.
Perasaan ini sungguh tidak jelas. Sebenarnya apa sih, yang aku inginkan..
STRAY KIDS - ENN VASSILI | Step out!: Chaldene's Hidden Gem
@yumebananivaa
.