(STRAY KIDS) ENN VASSILI | STEP OUT!: Chaldene'S Hidden Gem

(STRAY KIDS) ENN VASSILI | STEP OUT!: Chaldene'S Hidden Gem
Spirit of West and Confidence



“.... jauh ya..” Louis mencoba memecah


kesunyian dengan obrolan ringan.


“.. iya.. sampai


sekarang pun belum terlihat ujungnya..” jawab Felix yang berjalan disebelahnya. Ia pun melangkah dengan berhati-hati agar


kakinya tidak tersandung batu.


Tuk.. tuk.. masih


tidak terlihat apapun sejauh penerangan yang Jeongin nyalakan.


“.... tunggu..” Minho menghentikan


langkahnya dan menghadang teman-temannya agar ikut berhenti. Ia mendengar


sesuatudari jauhnya ujung


lorong.


“.. ada apa?” Peter


berbisik. Ia tau Minho sebagai Feline


memiliki insting dan pendengaran tajam.


“.. Jeongin.. kau dengar?” Minhobalik berbisik pada


Jeongin. Ia menoleh kearah Pendeta Rubah itu dengan telinga yang tetap melipat


ke belakang.


“... Iya..” Jeongin menjawab pelan. Telinganya tegak namun perlahan


melipat turun. Tanda bahwa ia pun merasa takut.


“Apa.. kalian dengar


apa??” bisik Louis yang mulai cemas


melihat reaksi dua Beast itu.Ia menggenggam erat lapisan luar jubahnya, ikut


takut.


“.. suara napas.. atau


dengkuran.. dari binatang yang cukup besar... dia diluar jarak pandangku.. aku


tak bisa melihatnya jelas.. ” ujar Louis. Bulu ekornya berdiri. Ia pun sama takutnyakarena belum tau asal


suara yang ia dengar.


“.. biar aku coba


periksa..” Peter menempelkan tangannya di dinding lorong yang gelap itu.


Gelombang Magia navynya memancar ke


sekeliling. Ia berusaha mendeteksi apa yang ada di depan mereka.


“.. ukuran tubuhnya..


perkiraan wujudnya.. seperti.. seekor Dragon..” Peter melepaskan tangannya dari dinding. Suaranya


tak lagi berbisik seperti sebelumnya.


“Dragon?! Ditempat seperti


ini??” Chrissang King of Dragons


pun terkejut. Ia tak pernah merasa ada kaumnya yang tinggal di Chaldene


terutama di dalam tanah.


“Iya.. jangan


khawatir.. Magia ku tidak merasakan adanya kejahatan dari makhluk itu.. malah,


ia sedang tertidur pulas..” jelas Peter dengan tenang. Ia menepuk tangannya membersihkan debu pasca


meraba dinding lorong.


“hoo..”Minho dan Jeongin pun tak lagi tegang.Telinga mereka tak


lagi tertekuk.


“aku makin


penasaran ayo, kita segera kesana..”


“Ya..” Mereka mempercepat


langkah untuk melihat wujud Dragonyang dimaksud Peter.


Drap.. drap.. drap…


“Dragon.. Dragon jenis


apa yang tinggal di bawah tanah begini..”


“ya Chan, aku juga


penasaran..”


“itu, ada ruangan


besar di depan sana.. sedikit lagi kita sampai..”


Benar saja. Terlihat


seekor Dragon tertidur dengan melipat sayap dan ekornya. Sisiknya putih bersih


dengan kristal ungu-pink di sepanjang punggung hingga ekornya. Kristal yang


sepertinya berupa Amethyst dan Rose quartz. Hanya saja, ukurannya lebih kecil


dari ukuran Dragon dewasa.


Dragon itu tertidur pulas di


sebuah ruangan luas diujung lorong Ro Ktoico. Suara napasnya pelan. Peter


sebagai Ksatria pelindung Chaldene belum pernah mendengar tentang adanya seekor Dragon di negerinya


sementara Chris, tak pernah tau akan adanya jenis Dragon kristal di kaumnya.


“amethyst dan rose


quartz.. mungkinkah Kristal tumbuh di tubuh seekor Dragon?” Samuel ingin


mendekat dan menyentuh Kristal-kristal itu namun takut sang Dragon terganggu.


“.. apa Dragon ini yang dimaksud


dengan Chaldene’s hidden Gem?” tanya Felix sambil memandangi Dragon unik yang belum pernah ia jumpai. Dari kepala hingga


ekor, makin ditatap makin Ia terpesona.Apalagi kristal amethyst di punggung Dragon itu tak


kalah indah dengan yang menghiasi mahkotanya.


“…. Entahlah..” tanpa


menoleh Peter menjawab kawan Siren nya itu. Terlahir dan besar di Chaldene,


baru kali ini ia menemukan sesuatu yang begitu menakjubkan tersembunyi di


negerinya.


“.. atau.. Cyari ingin


kita bertemu Dragon ini dan bicara


padanya??” ujar Sky sambil menoleh kearah Chris. Ia tau betul Blue


Spirit yang dikenakan Chrismemiliki kemampuan menundukkan kaum Dragons.


“.. bisa jadi.. kalian


tak keberatan kalau aku membangunkannya?” tanya Chrissambil menyibak poni nya hingga batu safir pada Blue


Spirit menampakkan kilaunya.


“Ya Chris.. coba saja..”


“Baiklah kalau begitu..


Blue Spirit.. King’s


order..” Chris berdiri tepat di


depan wajah sang Dragon. Blue Spirit bersinar


keperakan.


Dengkuran halus sang Dragon pun berhenti.


Tiba-tiba saja seisi ruangan itu menjadi terang karena kristal-kristal yang menghiasi di setiap sudut menyala satu per satu. Aquamarine, lapis lazuli, carnelian, citrine,


selenite, semua mulai berpendar dan menerangi ruangan.


“whooaa.... sepertinya


kristal di tempat ini, semua dikendalikan oleh sang Dragon..”


“ya.. aku tak tau


kristal bisa seindah ini kala berpendar..”


Ekor sang Dragon yang


baru bangun pun bergerak, sayapnya merenggang. Perlahan bola matanya terbuka.


Nampak bola mata hijau berkilauan menatap Raja Dragonsdi depannya. Ia lalu mengangkat kepalanya dan menguap


karena dibangunkan dari tidur panjangnya.


Akhirnya setelah


ratusan tahun berlalu, ada lagi pemimpin-pemimpin hebat yang dikirimkan


padaku..



“.. aarrhhh... lihat siapa yang


datang..” dengan tetap berbaring Naga kristal itu


menatap delapan tamunya.Jambul hijaunya mekar, tanduk


merahnya nampak gagah. Ia juga mengenakan tiara emas berkristal Garnet berwarna


merah yang seragam dengan hiasan di pangkal sayapnya.


“King of Dragons? Pasti kau yang membangunkanku..


terima kasih ya.. Kazu pasti akan sangat senang melihat Blue spirit masih


di depannya.


“wahh... kali ini yang hadir cukup lengkap ya.. Ruler


of Asteria, Command of Beast, Guardian of Chaldene...”


Satu per satu 8 pemimpin besar Enn Vassiliditatapnya.


“Prince of Pixies.. ya, sayap biru itu.. aku selalu


mengenal coraknya..”


Ingin sekali Skymembalas, tapi akhirnya yang ia


lakukan hanya tersenyum sambil sedikit mengangkat kedua bahunya.


“kau Shapeshifter kan? Maaf aku lupa, apa gelarmu? Aku


tak ingat kapan terakhir melatih pemimpin Shapeshifter..”


“se-sebelumnya.. Raja-raja kami bergelar Lord of


Shadow.. ta-tapi gelarku Spirit of Darkness..”


“hohoho... sepertinya aku tau jelas kenapa kau diberi


julukan berbeda..”


Pandangannya lalu beralih pada sang pendeta Rubah.


“... Hei.. ini pertama kalinya aku


dikunjungi oleh Priest of Foxes...” Ia tersenyum sambil menatap Jeongin. Yang ditatapnya


pun malu-malu sambil bersembunyi di belakang kakak Beast nya.


Kemudian Dragon itu melirik kearah Felix..


“Earl of Siren juga? Ini luar


biasa.. Siren jarang sekali memiliki Raja karena mereka setia memuja Neptunus


dan Salacia.. seingatku, dibanding klan lain yang sudah mengirimkan puluhan


Rajanya kemari, Raja dari kaum Siren barulah 9 atau 10 orang...”


Selesai menatap satu per satu pemimpin yang ada di


depannya, ia pun teringat..


“.. hemm tapi sayang sekali..


kenapa kalian tidak mengajak pula pemimpin Demigo— oh... begitu ya..”


pertanyaannya terjawab hanya dengan menatap satu persatu mata para pemimpin Enn Vassili. Ia


sosok yang mampu mengetahui kisah masa lalu hanya dengan sekali tatap. Ia tak


melanjutkan pertanyaannya karena sudah tau apa yang sudah mereka lalui beberapa


tahun terakhir.


“Kalian kesulitan menemukan tempat


ini?” sambung Dragon itu lagi. Ia


tak punya kaki belakang, hanya dua cakar depan sebagai tangan serta sepasang


sayap bulu dan ekor yang panjang. Bulu utama sayapnya berwarna


hijau, sama seperti surai dan bulu ujung ekornya.


“Ngg.. tidak.. tidak terlalu..”


jawab Chris datar tanpa mengalihkan


padangannya. Terlalu banyak pertanyaan di kepalanya hingga ia bingung mana yang


ingin ia ajukan lebih dulu. Tidak hanya Chris,


ketujuh teman-temannya pun menunjukkan reaksi yang sama.


“Ohh kalian masih bingung.. maaf


ya, aku sampai lupa memperkenalkan diri..hahahah”


Kepalanya tegak lagi, memilih kata untuk


memperkenalkan dirinya..


“.. namaku Zefyros.. seperti yang


kalian lihat.. aku bukan seekor Dragon.. entitas


kita berbeda.. Aku adalah salah satu Roh kuno Enn Vassili.. Roh Barat dan


keyakinan.. “


Roh kuno Enn Vassili?


Ya, Roh kuno. Mereka adalah entitas gaib yang terlahir


dari energi pengisi semesta. Sesuai dengan gelarnya, Roh barat dan keyakinan,


Zefyros terlahir dari arah Barat dan kepercayaan diri para pahlawan masa lalu.


Ia menyerahkan diri pada tangguhnya para Prajurit yang membela Kerajaan mereka,


memilih untuk menetap di Chaldene, tepat di tengah-tengah Enn Vassili.


“.. tugasku adalah melatih para Raja Enn


Vassili untuk menjadi versi terbaik dari diri mereka. Namun


sayang, sepertinya keberadaanku mulai dilupakan beberapa ratus tahun terakhir.. terutama pasca peperangan Gate of South yang


merenggangkan hubungan 9 Kerajaan.. sepertinya para Raja sebelum kalian


banyak yang tak tertarik dengan tawaran para Unicorn atau Pegasus yang menemui


mereka..” penjelasan singkat itu menjawab beberapa pertanyaan SKZ yang


sejak tadi hanya terdiam memandanginya.


Keberadaan Zefyros merupakan sebuah rahasia yang hanya


diketahui oleh para Unicorn dan Pegasus. Kuda-kuda suci itu kadang akan


berjalan atau terbang jauh menemui para Raja, dan menawarkan mereka untuk


mencari Chaldene’s Hidden Gem, bertemu dengannya dan mendapatkan kekuatan baru


setelah dilatih olehnya. Sudah cukup banyak pemimpin negeri dari masa lalu yang


bertemu dengan Roh barat itu.


“Ehmm.. Zefyros.. kami disini


karena diberitahu oleh Cyari, seekor Unicorn Chaldene


tentang Chaldene’s hidden Gem.. apa yang ia maksud dengan Chaldene’s hidden Gem


itu kau? Dan apa itu maksudnya ia ingin agar kami dilatih olehmu?” tanya Samuelsambil membungkukkan badannya agar terlihat sopan.


Zefyros yang takluk dengan kesopanan Samuel pun menjawab


dengan santai.


“Cyari.. sudah lama sekali aku


tidak bicara dengan para Unicorn.. ya begitulah, yang kau katakan itu benar


Celestial muda.. apa kalian mau atau tidak? Aku tidak memaksa.. menolak tawaran


ku pun kalian tak rugi.. tapi ketahuilah sekali dilatih


olehku berarti kalian siap melindungi Enn Vassililebih jauh lagi..”


“.. ambil, maka ia akan menjadi milikmu selamanya..


lepas, maka kalian tak untung atau rugi..” ingatan Jeonginyang sangat baik


membuatnya masih menghafal bait petunjuk bahkan sampai ke kalimat terakhir.


“Tentu saja kami mau..” balas Minho semangat. Mata kuningnya memancarkan antusiasme.Telinga Feline nya pun tegak karena bersemangat.


“ya.. justru dibanding dengan harta materi atau


kekuatan besar yang datang secara instan, itulah yang paling kami inginkan..”


timpal Louis. Ia lalu saling berpandangan


dengan Minho.


“Sungguh? Baiklah kalau begitu..”


Zefyros memejamkan mata lalu membuka sedikit sayap-sayapnya.


“.. jadi begini caranya, aku


akan memberikan kalian satu ujian.. hanya satu, namun ingatlah ujian ini cukup


berat..kalian bersedia?”


Stray Kidssaling pandang sebelum menjawab pertanyaannya.


“ehmm.. bukan ujian namanya kalau tidak sulit..”


“dia benar, kami sudah melalui beragam rintangan


bahkan sejak sebelum dinobatkan menjadi pemimpin besar.. bukan begitu


kawan-kawan?” balas Chrisdengan penuh percaya diri.


“iya.. selama kami bersama-sama, apapun pasti bisa


kami taklukkan..”


“ohahahahahah.... tidak.. aku tidak menguji kalian


sekaligus..”


“apa maksudmu?” sambil memiringkan kepalanya karena heran


melihat Zefyros tertawa, Felixpun


balik bertanya.



STRAY KIDS - ENN VASSILI | Step out!: Chaldene's Hidden Gem


@yumebananivaa


.