
“Sekali
lagi.. Selamat atas lulusnya kalian dari ujian-ujianku wahai para pemimpin..
kini kalian sudah memiliki pengalaman serta diri kalian yang baru.. kalian
lebih siap untuk melindungi Enn Vassili dibanding sebelumnya..”
Para
Raja itu saling berpegangan tangan, menandakan ikatan yang telah dibuat kini
semakin kuat lagi.
“.. ada lagi yang ingin kalian
tanyakan padaku? Sebelum aku kembali dalam tidur panjang yang membosankan..
menanti kedatangan Raja generasi selanjutnya..” Zefyros menatap Stray Kids satu
persatu. Ia mulai merasa agak kesepian karena tugasnya sudah selesai kali ini.
“.. kurasa tidak, semua cukup..
selanjutnya yang harus kami lakukan adalah melatih kekuatan serta sihir kami
‘kan..” jawab Minho.
“apa kami bisa mengunjungimu lagi
Zefyros?” Tanya Sky dengan tatapannya yang polos.
“hahahah.. bisa.. tapi apa kalian
yakin bisa membangunkanku? Karena tugasku atas kalian sudah selesai…”
“begitu ya.. hmm….”
“Terima kasih banyak Zefyros..
berkatmu, kami jadi tau potensi tersembunyi dalam diri kami.. kami merasa
seperti kuncup bunga yang kini sudah mekar berkat disiram olehmu~” Peter
berkata sambil merangkul Samuel. Kali ini Samuel hanya tersenyum tidak mengeluh
seperti biasanya.
“Ya.. sudah lama sekali
sebenarnya.. aku ingin bicara seperti itu pada Agel, mengajaknya berdamai,
menjadi temannya selamanya.. dan hari ini, perdamaian diantara kami terwujud
meski hanya berupa percakapan sederhana.. hubungan kami menjadi jelas dan lebih
baik sekarang.. terima kasih Zefyros..” ujar Louis yang menatap lembut dengan
bola mata hitamnya.
Agel yang ikut mendengar
perkataan Louis hanya tersenyum tipis. Ia merasa sudah menempati jiwa yang
tepat. Jiwa yang baik yang mau menerima keberadaannya sebagai teman, bukan
semena-mena mengharapkan kekuatan besarnya sebagai Roh kuno.
“Bukan hanya itu.. perjalanan
kami kali ini, kami pun mendapat banyak pengetahuan baru.. terutama tentang
klan kami sendiri.. entah bagaimana kalau Cyari tidak menyarankan kami untuk
menemuimu..” timpal Chris sambil menatap lurus kearah Zefyros. Roh Barat itu
pun mengangguk merespon perkataannya.
“Iya, Cyari.. sepulang dari sini,
kita temui dia yuk.. aku yakin dia pasti senang melihat perubahan dalam diri
kita..” ajak Felix semangat.
“chunn.. chuunn…”
“oo.. tentu saja..” balas Peter
memanggut-manggut. Gurunya pasti akan bangga tak hanya padanya, tapi seluruh
anggota SKZ.
“Titip salamku untuk Unicorn
itu.. bilang padanya untuk mengunjungiku kapan-kapan.. aku akan menunggunya...
terakhir.. aku titip satu generasi Enn Vassili di tiap-tiap pundak kalian..
kalian adalah pemimpin yang hebat...” Zefyros melipat sayapnya, menarik ekornya
lalu merebahkan leher panjangnya.
Sang Roh barat akhirnya memejamkan
sepasang mata hijaunya perlahan, terlelap untuk beberapa ratus tahun ke depan,
berpisah dengan Stray Kids...
“Terima kasih banyak Zefyros..”
Chris menghampiri dan mengusap pelan moncong Roh Barat itu. dengkuran halusnya
mulai terdengar kembali.
Kristal-kristal di ruangan itu
pun meredup. Kuarsa bening, kuarsa mawar, Amethyst, semua meredupkan cahaya
masing-masing. Magia yang menyelimuti kolam sihir juga nampak memudar seiringan
dengan dalamnya tidur Zefyros. Roh barat sudah melaksanakan tugasnya dengan
sangat baik ya.
“ayo teman-teman.. kita pulang..”
“hmmh… ya, ayo..”
SKZ lalu berjalan keluar dari
ruangan itu. Di dalam hati, mereka merasa agak sedih karena harus secepat itu
berpisah dengan Roh yang telah berjasa bagi mereka. Namun apa daya, memang
begitulah adanya. Biarkan waktu dan semesta menjalankan tugasnya.
Jeongin menyalakan lagi api
penerangnya, membimbing mereka berjalan keluar menuju cahaya. Entah mengapa
perjalanan keluar dari Ro ktoico terasa lebih singkat dibanding saat masuk
sebelumnya. Suara derasnya Air terjun perlahan mulai terdengar kembali.
“… kita sudah mau sampai di pintu
keluar?”
“ya.. terdengar samar-samar suara
air terjun..”
“cepat juga ya..” Sky menengok
lagi ke belakang, sepertinya ia akan sangat merindukan kebaikan Zefyros. Namun
pemandangan yang ia tangkap hanyalah kegelapan lorong karena tak adanya cahaya.
Begitu tiba di balik air terjun,
Felix menjentikkan jarinya. Tirai air itu pun kembali membelah dan Stray Kids
keluar dari terowongan gelap Ro Ktoico.
“… wah.. lumayan lama juga kita
di dalam sana”
“iya.. tak terasa ya.. pengalaman
kali ini benar-benar menarik”
Saat itu, matahari mulai terbenam
di Chaldene. Cahayanya yang jingga kemerahan menyentuh para pemimpin Enn
Vassili yang berdiri sejajar menatap luasnya hutan Aeras serta gunung Maron
yang jauh di seberang mereka. Kurang lebih dua hari satu malam mereka
menghabiskan waktu untuk ujian bersama Zefyros di dalam Ro Ktoico.
“kalian merasa nggak sih, seperti
ada kejadian besar yang akan datang..”
“iya.. kau juga begitu?”
“… apapun itu, jangan gentar..
kita adalah 8 pemimpin negeri.. kalau bukan kita yang melindungi dunia ini,
siapa lagi?”
“Oiya teman-teman, aku hampir
lupa.. selama ini kita selalu berkomunikasi menggunakan sihir penghubung dengan
media pantul ‘kan.. supaya tidak repot.. aku membuatkan kita ini..” Peter
membuka bungkusan kecil yang ia bawa, berisi delapan buah liontin yang rupanya
seragam.
Itulah liontin penghubung, alat
komunikasi yang sebelumnya ia pikirkan untuk ciptakan. Dengan kejeniusan dan
ilmu sihir yang ia miliki, ia mempermudah komunikasi untuk dirinya dan teman-temannya.
“.. fungsinya sama seperti cermin
saat kita menggunakan sihir penghubung.. dengan ini, kita bisa berkomunikasi
kapan saja dan dimana saja.. isi saja dengan sedikit Magia kalian, sihirnya
akan langsung merespon lho..”
“… mungill ya… benarkah ini alat
komunikasi??”
“bagian terbaiknya kalian bisa
memasangnya sebagai liontin kalung, gelang, atau anting terserah kalian... ini
Louis, Chris, Samuel.. sudah kebagian semua?”
“Ini praktis sekali.. ukurannya
kecil dan sederhana.. terima kasih Peter..” Felix memasang liontin itu di
gelang tangan kirinya. Bentuknya yang tidak mencolok sangat pas dengan
aksesoris lain yang ia kenakan.
“Ya.. sekarang aku tidak perlu
repot-repot memegang cermin kalau ingin bicara dengan kalian..” sedangkan Chris
memasang liontin itu sebagai anting di telinga kirinya.
“sekarang.. hemmm... entah
mengapa aku belum mau pulang ke Asteria rasanya...” ujar Samuel sambil melipat
tangannya. Meski berekspresi sedang cemberut, wajahnya tetap terlihat tampan.
“Ya.. aku juga sih.. lebih ingin
mampir dulu ke Gi Ankalia dan menemui Cyari..” jawab Louis. Sepertinya kali ini
pikiran mereka semua pun sama.
“Iya... bukankah Zefyros juga
titip salam padanya??” balas Jeongin sambil mengikat liontin pemberian Peter di
“Kupikir hanya aku yang berpikiran
begitu..” sahut Felix yang kemudian menoleh kearah Peter.
“Kenapa tidak? Ayo, aku yakin
Cyari pasti senang mendengar cerita pengalaman kita bersama Zefyros..” ajak
Peter sambil tersenyum dengan matanya yang berbinar.
“Kalau begitu tunggu apa lagi??
ayo....” Samuel pun mengepakkan sayapnya, terbang naik ke udara.
“… hmm.. baiklah” meski lesu Sky
lalu ikut membuka dan mengepakkan sayap birunya, menyusul Samuel. Suara
sayap-sayapnya yang mengepak terdengar nyaring.
“oke.. yang tidak bisa terbang,
ikut denganku lagi ya.. kita ke Gi Ankalia~” Minho mengubah wujudnya menjadi
Dragon, bersiap memberikan tumpangan untuk teman-temannya yang lain.
Kini matahari telah terbenam
seluruhnya, berganti menjadi malam yang dingin di tanah para Unicorn. Bulan pun
terbit dengan cahayanya yang putih. Lengkap dengan taburan bintang yang
menghias di bimasakti.
“Aku sedang tidak ingin terbang
ah.. mumpung sedang semangat, aku mau berlari saja..” Minho mengubah wujudnya
menjadi Feline, tapak kakinya pun memercikkan listrik yang menyala-nyala.
Ddzzztt… dzzttt…..
“Ada yang mau ikut denganku?? Aku
jamin tak kalah cepat dengan mereka-mereka yang bisa terbang” ajak Minho. Mata
kuningnya terlihat menyala ditengah gelapnya malam hari.
“Boleh?! Aku mau..!!” Peter naik
ke punggung Minho. Bulu Feline Minho merupakan salah satu favoritnya selain
surai Cyari dan selimut kasurnya. Ia langsung memeluk punggung Feline Minho
erat-erat.
“Aku tidak ah.. aku lebih suka
terbang bersama Chan.. bukan begitu Bokkie?” balas Felix sambil *******-*****
pipi Bokkie.
“Chun.. chun..” Bokkie mengangguk lalu terbang di sekitar Dragon
Chris. Chris pun menghembuskan napasnya pelan kearah Bokkie sambil mengedipkan
kedua matanya.
“Yasudah kalau begitu kami duluan
ya..?? Peter, tunjukkan saja arah menuju Gi Ankalia.. ayo berangkaaatt...!!!!!”
“YEEAAHHH...!!!!!” Peter pun berteriak
kencang karena semangat.
“GGROOAARRR….!!!!!!!”
Minho mengambil ancang-ancang
lalu melompat turun dari tingginya tebing dan langsung berlari dengan sangat cepat.
Otot kaki Feline putih itu begitu lincah. Cakar yang kuat mencegahnya
tergelincir dari permukaan tebing.
Cahaya dari listrik yang membalut
di kaki-kaki nya membuat Feline Minho tetap terlihat meski membelah gelapnya
malam di hutan Aeras. Dalam waktu singkat, mereka terlihat sudah keluar dari
hutan tempat menetapnya para Unicorn di Chaldene Barat itu.
“Wahh mereka curang ya..?!?! ayo
Sky kita juga jangan mau kalah..!!!” Natnahael mengepakkan sayap hingga
bulu-bulu putihnya berhamburan. Rambut hitamnya yang tebal pun disibak angin
hingga seluruh keningnya terlihat.
“Hey.. yang bilang ini balapan
siapa..??” meski sambil mengomel, Sky tetap mengikutinya. Sudah berada diluar pun
Pixy itu tak henti-hentinya menoleh ke Ro Ktoico.
“Hahahaha... dasar mereka yaa..”
Jeongin naik di punggung Dragon Chris, disusul oleh Felix. Kali ini Louis
memilih untuk ikut terbang bersama Chris. Ia ingin tetap berada di dekat
teman-temannya.
“.. sudah siap? Ayo.. kita
pulang…”
“yaa…”
Kepakan sayap Dragon Chris yang
besar pun mengawali berangkatnya Stray Kids menuju Gi Ankalia menyisakan Ro
Ktoico yang kembali sepi. Menyisakan bangunan tembok kuno dan air terjunnya
yang tak pernah kering. Air terjun yang menyimpan rahasia abadi bagi para
pemimpin. Dinginnya malam pun mulai terasa makin menusuk. Perjalanan singkat
mereka menuju Benteng tempat tinggal Peter ditemani oleh jutaan bintang yang
berkilauan di langit. Menutup satu lagi perjalanan mereka yang telah usai..
Petualangan apa lagi yang menanti
mereka di masa depan?
STRAY KIDS – ENN VASSILI | STEP OUT!: Chaldene’s Hidden Gem –END
:D :D :D
Krisarnya qaqa~ komen weh nyaakk~ :D
Lanjut ga? Woiya donk....
Next: ENN VASSILI | GO!: the Wings that Protect
‘their r e a l story is just about to begin...’
ANNYEONG SEE YOU NEXT STORY~~
------------------------
TANYA SENDIRI JAWAB SENDIRI (3)
-Di kepala Louis itu ada apaan sih? bulu dua lembar di kanan-kiri selama ini
ketutup tudung baru keliatan sekarang.
^yaa bulu.. kayak kupingnya burung hantu tapi ini Cuma bulu aja.. ciri khasnya
Shapeshifter. Kalau mereka berubah wujud jadi binatang apapun bulu itu tetep
keliatan dan jadi pembeda antara Shapeshifter yang lagi nyamar sama yang memang
binatang.
-Makin kesini Vouna makin gak dibahas ya.
^ke depannya bakal dibahas kok pasti. Setiap kerajaan punya sejarah, latar
belakang, dan peran yang saling berkaitan. Semuanya bakal dibahas detil di
story-story mendatang.
-kayaknya di Alicorn Quest Peter sempet pake sihir gak pegang A Froura, waktu ngecek
suara yang Minho denger di lorong Ro Ktoico juga gak pake A Froura ‘kan?
^tergantung tingkat kesulitannya. Di Alicorn Quest dan di Ro Ktoico, sihir yang ia pakai
masih tingkatan mudah. Sementara untuk sihir tingkat sedang, sulit, dan sangat
sulit, ia butuh sebuah ‘media perantara’ buat mewujudkan sihirnya. Semua
Wizard/Witches begitu. Masing-masing punya tongkat sihir sebagai perantara
pengubah Magia menjadi sihir waktu mantra dirapal.
Sementara klan lain, untuk sihir mudah-sedang gak perlu pakai tongkat sihir. Tingkat
sulit bisa jadi atau tidak butuh. Dan tingkat sangat sulit, butuh tongkat sihir
(kecuali, mereka yang ‘spesial’ kayak SKZ, yang memang Raja para klan)
Bahas tingkat kekuatan sihir yuk.. jadi tingkat kekuatan sihir 9 klan kalau dibandingin
tuh begini...
1. Demigod. Mereka ahlinya sihir spiritual\, cahaya\, surgawi. Magia emas juga
Magia terkuat dibanding yang lainnya.
2. Siren. Selain pengendali air\, mereka juga punya banyak sihir spesial/unik. khusus
sihir waktu, Cuma Felix seorang yang bisa karena dialah sang Earl, Siren biasa
nggak.
3. Pixies\, Celestial. Sihir musim semi dan sihir langit. Sihir simpel untuk keperluan sehari-hari semacam pencari/
penyimpan/ pembawa juga bisa.
4. Unicorn dan Pegasus. Unicorn hidup berdampingan.. berteman dan mengajarkan
sihir mereka pada manusia untuk mendukung keberlangsungan hidup manusia.
Pegasus tinggal di Asteria atau Vouna sebebas mereka, sering menjelajah langit,
menyebar hujan, atau mengusir badai.
5. Foxes. Sihir Api matahari pelindung yang membasmi bayang-bayang kegelapan. Kegelapan
yang menelan cahaya yang dianugerahkan untuk Enn Vassili dan penghuninya.
6. Dragon\, Beast\, Shapeshifter. Magia petarung\, daya tahan mereka dalam
pertarungan juga gak bisa diremehin.
7. Wizard/Witches. Manusia belajar sihir dari para Unicorn untuk melindungi diri
sekaligus mempermudah kehidupan sehari-hari mereka.
-tapi waktu penyegelan Gate of South katanya sihir Sky paling kuat diantara semuanya?
Kenapa mantranya gak dikasih ke Felix kalau emang sihir Siren dibawah Demigod?
Heheh bahas Sky gak abis-abis ya.. jawabannya masih sama.. Moon Flower. Pokoknya
semua tentang Sky dan Pixies bakal bener-bener tuntas di Grace of Moon
Flower//ups. Masih jauh banget dari sini.
ANNYEONG~
STRAY KIDS - ENN VASSILI Series by Nivaa
@yumebananivaa
.