(STRAY KIDS) ENN VASSILI | STEP OUT!: Chaldene'S Hidden Gem

(STRAY KIDS) ENN VASSILI | STEP OUT!: Chaldene'S Hidden Gem
8 Great Leaders of Enn Vassili



“Sekali


lagi.. Selamat atas lulusnya kalian dari ujian-ujianku wahai para pemimpin..


kini kalian sudah memiliki pengalaman serta diri kalian yang baru.. kalian


lebih siap untuk melindungi Enn Vassili dibanding sebelumnya..”


Para


Raja itu saling berpegangan tangan, menandakan ikatan yang telah dibuat kini


semakin kuat lagi.


“.. ada lagi yang ingin kalian


tanyakan padaku? Sebelum aku kembali dalam tidur panjang yang membosankan..


menanti kedatangan Raja generasi selanjutnya..” Zefyros menatap Stray Kids satu


persatu. Ia mulai merasa agak kesepian karena tugasnya sudah selesai kali ini.


“.. kurasa tidak, semua cukup..


selanjutnya yang harus kami lakukan adalah melatih kekuatan serta sihir kami


‘kan..” jawab Minho.


“apa kami bisa mengunjungimu lagi


Zefyros?” Tanya Sky dengan tatapannya yang polos.


“hahahah.. bisa.. tapi apa kalian


yakin bisa membangunkanku? Karena tugasku atas kalian sudah selesai…”


“begitu ya.. hmm….”


“Terima kasih banyak Zefyros..


berkatmu, kami jadi tau potensi tersembunyi dalam diri kami.. kami merasa


seperti kuncup bunga yang kini sudah mekar berkat disiram olehmu~” Peter


berkata sambil merangkul Samuel. Kali ini Samuel hanya tersenyum tidak mengeluh


seperti biasanya.


“Ya.. sudah lama sekali


sebenarnya.. aku ingin bicara seperti itu pada Agel, mengajaknya berdamai,


menjadi temannya selamanya.. dan hari ini, perdamaian diantara kami terwujud


meski hanya berupa percakapan sederhana.. hubungan kami menjadi jelas dan lebih


baik sekarang.. terima kasih Zefyros..” ujar Louis yang menatap lembut dengan


bola mata hitamnya.


Agel yang ikut mendengar


perkataan Louis hanya tersenyum tipis. Ia merasa sudah menempati jiwa yang


tepat. Jiwa yang baik yang mau menerima keberadaannya sebagai teman, bukan


semena-mena mengharapkan kekuatan besarnya sebagai Roh kuno.


“Bukan hanya itu.. perjalanan


kami kali ini, kami pun mendapat banyak pengetahuan baru.. terutama tentang


klan kami sendiri.. entah bagaimana kalau Cyari tidak menyarankan kami untuk


menemuimu..” timpal Chris sambil menatap lurus kearah Zefyros. Roh Barat itu


pun mengangguk merespon perkataannya.


“Iya, Cyari.. sepulang dari sini,


kita temui dia yuk.. aku yakin dia pasti senang melihat perubahan dalam diri


kita..” ajak Felix semangat.


“chunn.. chuunn…”


“oo.. tentu saja..” balas Peter


memanggut-manggut. Gurunya pasti akan bangga tak hanya padanya, tapi seluruh


anggota SKZ.


“Titip salamku untuk Unicorn


itu.. bilang padanya untuk mengunjungiku kapan-kapan.. aku akan menunggunya...


terakhir.. aku titip satu generasi Enn Vassili di tiap-tiap pundak kalian..


kalian adalah pemimpin yang hebat...” Zefyros melipat sayapnya, menarik ekornya


lalu merebahkan leher panjangnya.


Sang Roh barat akhirnya memejamkan


sepasang mata hijaunya perlahan, terlelap untuk beberapa ratus tahun ke depan,


berpisah dengan Stray Kids...



“Terima kasih banyak Zefyros..”


Chris menghampiri dan mengusap pelan moncong Roh Barat itu. dengkuran halusnya


mulai terdengar kembali.


Kristal-kristal di ruangan itu


pun meredup. Kuarsa bening, kuarsa mawar, Amethyst, semua meredupkan cahaya


masing-masing. Magia yang menyelimuti kolam sihir juga nampak memudar seiringan


dengan dalamnya tidur Zefyros. Roh barat sudah melaksanakan tugasnya dengan


sangat baik ya.


“ayo teman-teman.. kita pulang..”


“hmmh… ya, ayo..”


SKZ lalu berjalan keluar dari


ruangan itu. Di dalam hati, mereka merasa agak sedih karena harus secepat itu


berpisah dengan Roh yang telah berjasa bagi mereka. Namun apa daya, memang


begitulah adanya. Biarkan waktu dan semesta menjalankan tugasnya.


Jeongin menyalakan lagi api


penerangnya, membimbing mereka berjalan keluar menuju cahaya. Entah mengapa


perjalanan keluar dari Ro ktoico terasa lebih singkat dibanding saat masuk


sebelumnya. Suara derasnya Air terjun perlahan mulai terdengar kembali.


“… kita sudah mau sampai di pintu


keluar?”


“ya.. terdengar samar-samar suara


air terjun..”


“cepat juga ya..” Sky menengok


lagi ke belakang, sepertinya ia akan sangat merindukan kebaikan Zefyros. Namun


pemandangan yang ia tangkap hanyalah kegelapan lorong karena tak adanya cahaya.


Begitu tiba di balik air terjun,


Felix menjentikkan jarinya. Tirai air itu pun kembali membelah dan Stray Kids


keluar dari terowongan gelap Ro Ktoico.


“… wah.. lumayan lama juga kita


di dalam sana”


“iya.. tak terasa ya.. pengalaman


kali ini benar-benar menarik”


Saat itu, matahari mulai terbenam


di Chaldene. Cahayanya yang jingga kemerahan menyentuh para pemimpin Enn


Vassili yang berdiri sejajar menatap luasnya hutan Aeras serta gunung Maron


yang jauh di seberang mereka. Kurang lebih dua hari satu malam mereka


menghabiskan waktu untuk ujian bersama Zefyros di dalam Ro Ktoico.



“kalian merasa nggak sih, seperti


ada kejadian besar yang akan datang..”


“iya.. kau juga begitu?”


“… apapun itu, jangan gentar..


kita adalah 8 pemimpin negeri.. kalau bukan kita yang melindungi dunia ini,


siapa lagi?”


“Oiya teman-teman, aku hampir


lupa.. selama ini kita selalu berkomunikasi menggunakan sihir penghubung dengan


media pantul ‘kan.. supaya tidak repot.. aku membuatkan kita ini..” Peter


membuka bungkusan kecil yang ia bawa, berisi delapan buah liontin yang rupanya


seragam.


Itulah liontin penghubung, alat


komunikasi yang sebelumnya ia pikirkan untuk ciptakan. Dengan kejeniusan dan


ilmu sihir yang ia miliki, ia mempermudah komunikasi untuk dirinya dan teman-temannya.


“.. fungsinya sama seperti cermin


saat kita menggunakan sihir penghubung.. dengan ini, kita bisa berkomunikasi


kapan saja dan dimana saja.. isi saja dengan sedikit Magia kalian, sihirnya


akan langsung merespon lho..”


“… mungill ya… benarkah ini alat


komunikasi??”


“bagian terbaiknya kalian bisa


memasangnya sebagai liontin kalung, gelang, atau anting terserah kalian... ini


Louis, Chris, Samuel.. sudah kebagian semua?”



“Ini praktis sekali.. ukurannya


kecil dan sederhana.. terima kasih Peter..” Felix memasang liontin itu di


gelang tangan kirinya. Bentuknya yang tidak mencolok sangat pas dengan


aksesoris lain yang ia kenakan.


“Ya.. sekarang aku tidak perlu


repot-repot memegang cermin kalau ingin bicara dengan kalian..” sedangkan Chris


memasang liontin itu sebagai anting di telinga kirinya.


“sekarang.. hemmm... entah


mengapa aku belum mau pulang ke Asteria rasanya...” ujar Samuel sambil melipat


tangannya. Meski berekspresi sedang cemberut, wajahnya tetap terlihat tampan.


“Ya.. aku juga sih.. lebih ingin


mampir dulu ke Gi Ankalia dan menemui Cyari..” jawab Louis. Sepertinya kali ini


pikiran mereka semua pun sama.


“Iya... bukankah Zefyros juga


titip salam padanya??” balas Jeongin sambil mengikat liontin pemberian Peter di


“Kupikir hanya aku yang berpikiran


begitu..” sahut Felix yang kemudian menoleh kearah Peter.


“Kenapa tidak? Ayo, aku yakin


Cyari pasti senang mendengar cerita pengalaman kita bersama Zefyros..” ajak


Peter sambil tersenyum dengan matanya yang berbinar.


“Kalau begitu tunggu apa lagi??


ayo....” Samuel pun mengepakkan sayapnya, terbang naik ke udara.


“… hmm.. baiklah” meski lesu Sky


lalu ikut membuka dan mengepakkan sayap birunya, menyusul Samuel. Suara


sayap-sayapnya yang mengepak terdengar nyaring.


“oke.. yang tidak bisa terbang,


ikut denganku lagi ya.. kita ke Gi Ankalia~” Minho mengubah wujudnya menjadi


Dragon, bersiap memberikan tumpangan untuk teman-temannya yang lain.


Kini matahari telah terbenam


seluruhnya, berganti menjadi malam yang dingin di tanah para Unicorn. Bulan pun


terbit dengan cahayanya yang putih. Lengkap dengan taburan bintang yang


menghias di bimasakti.


“Aku sedang tidak ingin terbang


ah.. mumpung sedang semangat, aku mau berlari saja..” Minho mengubah wujudnya


menjadi Feline, tapak kakinya pun memercikkan listrik yang menyala-nyala.


Ddzzztt… dzzttt…..


“Ada yang mau ikut denganku?? Aku


jamin tak kalah cepat dengan mereka-mereka yang bisa terbang” ajak Minho. Mata


kuningnya terlihat menyala ditengah gelapnya malam hari.


“Boleh?! Aku mau..!!” Peter naik


ke punggung Minho. Bulu Feline Minho merupakan salah satu favoritnya selain


surai Cyari dan selimut kasurnya. Ia langsung memeluk punggung Feline Minho


erat-erat.


“Aku tidak ah.. aku lebih suka


terbang bersama Chan.. bukan begitu Bokkie?” balas Felix sambil *******-*****


pipi Bokkie.


“Chun.. chun..” Bokkie mengangguk lalu terbang di sekitar Dragon


Chris. Chris pun menghembuskan napasnya pelan kearah Bokkie sambil mengedipkan


kedua matanya.


“Yasudah kalau begitu kami duluan


ya..?? Peter, tunjukkan saja arah menuju Gi Ankalia.. ayo berangkaaatt...!!!!!”


“YEEAAHHH...!!!!!” Peter pun berteriak


kencang karena semangat.


“GGROOAARRR….!!!!!!!”


Minho mengambil ancang-ancang


lalu melompat turun dari tingginya tebing dan langsung berlari dengan sangat cepat.


Otot kaki Feline putih itu begitu lincah. Cakar yang kuat mencegahnya


tergelincir dari permukaan tebing.


Cahaya dari listrik yang membalut


di kaki-kaki nya membuat Feline Minho tetap terlihat meski membelah gelapnya


malam di hutan Aeras. Dalam waktu singkat, mereka terlihat sudah keluar dari


hutan tempat menetapnya para Unicorn di Chaldene Barat itu.


“Wahh mereka curang ya..?!?! ayo


Sky kita juga jangan mau kalah..!!!” Natnahael mengepakkan sayap hingga


bulu-bulu putihnya berhamburan. Rambut hitamnya yang tebal pun disibak angin


hingga seluruh keningnya terlihat.


“Hey.. yang bilang ini balapan


siapa..??” meski sambil mengomel, Sky tetap mengikutinya. Sudah berada diluar pun


Pixy itu tak henti-hentinya menoleh ke Ro Ktoico.


“Hahahaha... dasar mereka yaa..”


Jeongin naik di punggung Dragon Chris, disusul oleh Felix. Kali ini Louis


memilih untuk ikut terbang bersama Chris. Ia ingin tetap berada di dekat


teman-temannya.


“.. sudah siap? Ayo.. kita


pulang…”


“yaa…”


Kepakan sayap Dragon Chris yang


besar pun mengawali berangkatnya Stray Kids menuju Gi Ankalia menyisakan Ro


Ktoico yang kembali sepi. Menyisakan bangunan tembok kuno dan air terjunnya


yang tak pernah kering. Air terjun yang menyimpan rahasia abadi bagi para


pemimpin. Dinginnya malam pun mulai terasa makin menusuk. Perjalanan singkat


mereka menuju Benteng tempat tinggal Peter ditemani oleh jutaan bintang yang


berkilauan di langit. Menutup satu lagi perjalanan mereka yang telah usai..


Petualangan apa lagi yang menanti


mereka di masa depan?



STRAY KIDS – ENN VASSILI | STEP OUT!: Chaldene’s Hidden Gem –END


:D :D :D


Krisarnya qaqa~ komen weh nyaakk~ :D


Lanjut ga? Woiya donk....


Next: ENN VASSILI | GO!: the Wings that Protect


‘their r e a l story is just about to begin...’



ANNYEONG SEE YOU NEXT STORY~~


------------------------


TANYA SENDIRI JAWAB SENDIRI (3)


-Di kepala Louis itu ada apaan sih? bulu dua lembar di kanan-kiri selama ini


ketutup tudung baru keliatan sekarang.


^yaa bulu.. kayak kupingnya burung hantu tapi ini Cuma bulu aja.. ciri khasnya


Shapeshifter. Kalau mereka berubah wujud jadi binatang apapun bulu itu tetep


keliatan dan jadi pembeda antara Shapeshifter yang lagi nyamar sama yang memang


binatang.


-Makin kesini Vouna makin gak dibahas ya.


^ke depannya bakal dibahas kok pasti. Setiap kerajaan punya sejarah, latar


belakang, dan peran yang saling berkaitan. Semuanya bakal dibahas detil di


story-story mendatang.


-kayaknya di Alicorn Quest Peter sempet pake sihir gak pegang A Froura, waktu ngecek


suara yang Minho denger di lorong Ro Ktoico juga gak pake A Froura ‘kan?


^tergantung tingkat kesulitannya. Di Alicorn Quest dan di Ro Ktoico, sihir yang ia pakai


masih tingkatan mudah. Sementara untuk sihir tingkat sedang, sulit, dan sangat


sulit, ia butuh sebuah ‘media perantara’ buat mewujudkan sihirnya. Semua


Wizard/Witches begitu. Masing-masing punya tongkat sihir sebagai perantara


pengubah Magia menjadi sihir waktu mantra dirapal.


Sementara klan lain, untuk sihir mudah-sedang gak perlu pakai tongkat sihir. Tingkat


sulit bisa jadi atau tidak butuh. Dan tingkat sangat sulit, butuh tongkat sihir


(kecuali, mereka yang ‘spesial’ kayak SKZ, yang memang Raja para klan)


Bahas tingkat kekuatan sihir yuk.. jadi tingkat kekuatan sihir 9 klan kalau dibandingin


tuh begini...


1. Demigod. Mereka ahlinya sihir spiritual\, cahaya\, surgawi. Magia emas juga


Magia terkuat dibanding yang lainnya.


2. Siren. Selain pengendali air\, mereka juga punya banyak sihir spesial/unik. khusus


sihir waktu, Cuma Felix seorang yang bisa karena dialah sang Earl, Siren biasa


nggak.


3. Pixies\, Celestial. Sihir musim semi dan sihir langit. Sihir simpel untuk keperluan sehari-hari semacam pencari/


penyimpan/ pembawa juga bisa.


4. Unicorn dan Pegasus. Unicorn hidup berdampingan.. berteman dan mengajarkan


sihir mereka pada manusia untuk mendukung keberlangsungan hidup manusia.


Pegasus tinggal di Asteria atau Vouna sebebas mereka, sering menjelajah langit,


menyebar hujan, atau mengusir badai.


5. Foxes. Sihir Api matahari pelindung yang membasmi bayang-bayang kegelapan. Kegelapan


yang menelan cahaya yang dianugerahkan untuk Enn Vassili dan penghuninya.


6. Dragon\, Beast\, Shapeshifter. Magia petarung\, daya tahan mereka dalam


pertarungan juga gak bisa diremehin.


7. Wizard/Witches. Manusia belajar sihir dari para Unicorn untuk melindungi diri


sekaligus mempermudah kehidupan sehari-hari mereka.


-tapi waktu penyegelan Gate of South katanya sihir Sky paling kuat diantara semuanya?


Kenapa mantranya gak dikasih ke Felix kalau emang sihir Siren dibawah Demigod?


Heheh bahas Sky gak abis-abis ya.. jawabannya masih sama.. Moon Flower. Pokoknya


semua tentang Sky dan Pixies bakal bener-bener tuntas di Grace of Moon


Flower//ups. Masih jauh banget dari sini.


ANNYEONG~



STRAY KIDS - ENN VASSILI Series by Nivaa


@yumebananivaa


.