ZEGAN OR ZERGAN

ZEGAN OR ZERGAN
EKSTRA PART



"bunda di mana baju sekolah adik kok nggak ada sih?" Mala.


"sebentar Sayang bunda masih di belakang masih masak dulu buat papa kamu tunggu ya!" Arin.


"cepat bunda Mama udah telat ini ayolah mana seragam mala?" Mala.


mendengar ucapan anaknya yang memintanya mencari baju sekolahnya Arin yang sedang memasak langsung menjadikan bajunya agar anaknya tidak mengoceh lagi.


ya ini adalah keluarga Arin yang baru bersama Zergan, mereka berdua dikaruniai dua anak kembar yang bernama Kemal Argantara Felixdio dan Fanishmala Adindya Felixdio.


jaringan yang mendengar teriakan anaknya Mala langsung mengerti bahwa dia harus melanjutkan pekerjaan Arin bahwa yaitu memasak.


"kemal di mana kamu?" Zergan.


"iya Papa kenapa? kemal masih di kamar masih ganti baju tungguin ya Pa jangan ditinggal!" Kemal.


kemal dan Mala yang telah selesai memakai seragam mereka duduk di ruang makan. mereka berdua memang kembar namun kepribadian mereka sama sekali bertolak belakang di mana kemal adalah anak yang pendiam kalau zaman sekarang bisa dibilang cool atau dingin, sedangkan Mala adalah anak yang sedikit manja dan suka jahil kalau sekarang sih bisa dibilang rese.


saat mereka berempat sarapan kemal nyeletuk "Bun bunda kapan kita ke rumah Om Zegan sama tante Zafa?" Kemal.


mendengar perkataan itu Zergan lagi-lagi membuat alasan karena memang pada dasarnya dia sibuk dan masih belum ada cuti.


"papa janji deh kalau nanti ulang tahun kalian kita ketemu sama Om Rifki sama tante Zahra terus ketemu sama Om Rendy sama tante zalfa dan satu lagi sama Om Zegan dan tante Zafa." Zergan.


"janji ya pah nanti kalau ulang tahun kita kita ke rumah om dan tante kalau papa bohong awas aja papa!" Mala.


...****************...


setelah mereka sarapan mereka berangkat untuk sekolah menggunakan mobil. sampainya di sekolah Zergan berpesan kepada anak-anaknya "kalian yang pintar ya sekolahnya nggak boleh bolos kalau bolos nanti kita nggak ketemu om sama tante."


mereka berdua mengangguk mengerti dan mereka melihat teman-teman mereka yakni anak dari teman-teman segan juga ternyata Zegan, Rifki dan Rendy menyekolahkan anaknya di SMP yang sama dengan Zergan menyekolahkan anaknya juga.


"sayang papa berangkat kerja dulu ya!" Zergan.


"iya papa semangat sekolahnya nanti jangan lupa jemput ya!" Mala.


...****************...


saat berada di perjalanan tiba-tiba handphone segan berbunyi ternyata yang menelponnya adalah adiknya.


"bang anak gue mau ketemu elu gimana ini?" Zegan


"ya sama anak gue juga mau ketemu elu sama temen-temen gue yang lain tapi gue janjiin kalau pas ultah mereka tapi saya nggak tahu kapan ulang tahun mereka gitu lupa gua anjay." Zegan.


"ya ampun itu anak lu kenapa lu bisa lupa kayak begitu?" Zegan


" oh ya nanti gua mau ke kantor lu sama temen-temen kita bisa nggak ya kalau kira-kira kerja sama gitu bang?" Zegan.


"datang aja sih lihat nanti kerja samanya tentang apa ya ya kalau bisa tantangan gue tunggu di kantor gue jam 10.00 deh gimana?" Zergan.


"siap Pak bos berangkat!" Zegan.


...****************...


sesampainya di kantor Zergan berkata pada Nisa penjaga resepsionis.


"Nisa...!" Zergan.


"iya ada apa Pak ada yang bisa saya bantu?" Nisa resepsionis.


"nanti kalau ada temen Saya dan adik saya ke sini langsung suruh masuk ke ruangan saya aja ya kalau saya lagi meeting suruh tunggu di cafe kantor aja ya soalnya saya pengen ketemu mereka gitu jadi saya mudah ke sini sama udah keperluan juga ya." Zergan.


"baik Pak..." Nisa resepsionis.


...****************...


setelah berbicara dengan Nisa sang resepsionis Zergan masuk ke kantornya dan bekerja seperti biasanya namun tidak biasanya hari ini jadwal tidak padat sangat menguntungkan bagi dia. belum lama dia duduk tiba-tiba telepon kantornya berbunyi..


"ini Pak saya ingin mengabarkan bahwa teman bapak dan adik bapak sudah saya suruh masuk dan sedang di perjalanan ke ruangan bapak." Nisa resepsionis.


"baik terima kasih Nisa.." Zergan.


"sama sama pak..." Nisa resepsionis.


...****************...


beberapa menit menunggu akhirnya adik dan temannya datang.


"anjay keren banget lu Zergan.. udah jadi direktur aja nih di sini ya.." Rendy.


"ini BTW udah lama nggak ketemu kalian kerja apa sih?" Zergan.


"gue kerjanya jadi pilot capek sih jarang di rumah tapi ya udahlah sekarang mumpung libur jadi gue di rumah bisa ketemu elu!" Rendy.


"kalau lu Rif jadi apaan?" Zergan.


"kalau gue kerja bareng sama adik lu jadi pemeran ya lumayanlah gajinya ntar kalau riannya udah selesai tinggal ke elu." Rifky.


"anjay adik gue jadi artis ya..."


"oh ya btv kalau masalah kerjasama ada yang nanti pasrahin ke manajer di kantor ini... gimana kalau kita reuni an soalnya anak gue nanyain kalian.! Zergan.


mendengar itu sontak mereka bertiga menjawab bersamaan "boleh juga bagus tuh!" Zegan, Rendy, Rifky.


...****************...


setelah membicarakan tentang reunian itu mereka bertiga pamit untuk pulang dan Zergan pun juga akan menyusul anaknya pulang dari sekolah.


sesampainya di sekolah Zergan melihat anaknya sudah menunggunya di gerbang sekolahnya.


"ih papa kok lama sih jemputnya kita udah nungguin loh ih kesel aku sama papa..." Mala.


"ya maaf Sayang tadi macet di jalan di es krim gimana biar kamu nggak marah lagi!" Zergan.


"es krim terus entar flu baru tahu rasanya gimana." Kemal.


mendengar perkataan dari abangnya malah sontak mengadu pada papa nya yang ada di samping nya


"pa... Abang loh malah nggak suka Abang kayak gitu." Mala.


"Abang mau juga apa nggak kalau nggak ya udah papa beliin cuman buat Mala doang loh ya." Zergan.


"terserah papa mau beliin juga oke nggak beliin juga oke." Kemal.


mendengar ucapan dari anaknya itu dan Mala yang sudah sangat cemberut Zergan langsung tancap gas menuju mall untuk membelikan anaknya es krim. saat berada di perjalanan Mala dan kemal hanya diam-diaman. karena pada dasarnya kemal adalah anak yang sangat pendiam namun sebenarnya sayang sekali pada adiknya berbeda dengan Mala yang begitu keras kepala dan tidak mau peduli dengan abangnya.


sesampainya di mall malah adalah anak yang keluar duluan dari mobil dan masuk ke mall duluan untuk mencari es krim berbeda dengan kemal yang hanya duduk diam di dalam mobil dan menunggu es krim itu datang. Zergan yang melihat kemal tidak ada rasa ingin keluar bertanya.


"Abang nggak mau ikut Abang nunggu di sini aja?" Zergan.


"iya pah Abang di sini aja deh nggak mau ikut Abang capek tadi habis basket.." Kemal.


"ya udah mau rasa apa es krimnya?" Zergan.


"sama deh kayak bunda aja!" Kemal.


mendengar perkataan Kemal disiarkan pun mengangguk dan langsung menyusul Mala takutnya Mala nya kebablasan malah beli yang lain selain es krim.


setelah membeli es krim mereka pulang dan mereka berkumpul sembari tertawa dan makan es krim hingga larut malam mereka pun tidur.


TO BE CONTINUE


Tunggu S2 nya ya saat author sudah memikirkan alurnya nanti.