
Sabtu pagi di Lumajang
Terlihat Bu Mala yang sedang berjalan keluar rumah entah dia ingin kemana, setelah Bu Mala pergi dan meninggalkan area rumah terlihat ada seseorang yang datang kerumah Bu Mala dan meninggalkan surat entah surat itu dari siapa.
Bu Mala ternyata sedang membeli makanan di warung karena mungkin dia enggan untuk memasak karena hanya dia yang ada di rumah. Saat dia selesai membeli makan dan dia pulang.
saat ingin membuka pintu rumah Bu Mala melihat surat itu dan mengambilnya namun Bu Mala merobek surat itu seperti enggan ingin melihat surat nya.
"Apa ini ya?"
"Surat atau apa ya?"
Bu Mala memperhatikan di sekitar rumah nya mungkin ada seseorang yang datang ke sana, namun nihil tak ada seorang pun di rumah itu.
Bu Mala kemudian lanjut masuk ke dalam rumah dan makan makanan yang dia beli tadi. Di meja makan Bu Mala duduk seorang diri dan memperhatikan foto kedua anaknya.
"Seandainya aku tak berperilaku seperti itu mungkin kedua anak ku tak akan meninggalkan ku" Setelah berbicara seperti itu Bu Mala lanjut makan.
...****************...
Terlihat Zergan dan Zegan yang bersiap-siap untuk berangkat kerja dan ini hari pertama mereka bekerja. saat mereka akan pergi Rifky berteriak
"ahhh" Teriakan Rifky yang begitu keras membuat Zergan dan Zegan lari ke dalam kamar Riky untuk memastikan Rifky baik baik saja.
Sesampainya di depan kamar Rifky ternyata Rifky baik baik saja, melihat itu sontak Zergan bertanya "lu kenapa teriak-teriak begitu?" Rifky sontak tertawa.
"hahahaha gw gak papa gw kaget aka tadi liat nih film" berkata dengan muka tak bersalah.
melihat keadaan Rifky yang baik baik saja mereka memutuskan untuk berangkat kerja.
"Kita berangkat kerja dulu, lu juga cari kerja ye, jangan diem dirumah Bae gak baik tau." Mendengar ucapan itu Rifky berdiri dan hormat "Syiapp bos"
Setelah itu mereka berdua pergi ke tempat mereka bekerja menggunakan mobil mereka masing masing karena mereka bekerja terpisah. Zergan bekerja sebagai model dan Zegan bekerja sebagai aktor di sebuah film.
"Hati hati semangat" Ucapan mereka hampir bersamaan.
mereka berdua saling mengangguk juga.
mereka pun berangkat, Zegan berangkat dulu dan pergi meninggalkan Zergan yang masih belum menyalakan mobil nya. saat akan menyala kan mobil nya dia mendapat telpon dari manager nya.
"Kamu dimana?" Tanya sang manager.
"ini mau berangkat..." ucap Zergan.
"yaudah hati hati.." mendengar itu Zergan mematikan telepon dan melajukan mobilnya untuk pergi ke tempat kerjanya. sesampainya di sana ternyata Zergan sudah ditunggu oleh manajer dan fotografernya.
"akhirnya kamu sampai juga..." ucap sang manager dan sang fotografer yang hampir samaan.
"emangnya ada apa ya kok nungguin Saya biasanya kan masih motret model yang lain?" tanya Zergan.
"Iya soalnya ada project baru buat kamu, karena foto kamu yang kemarin bagus dan viewnya juga banyak jadi ada seseorang terkenal pemotretan dengan kamu," jelas sang manager panjang lebar.
"namanya Zegan Argya Felixio, dia adalah pemeran baru di suatu film namun kedatangan dia membawa hal baru yakni film yang dibintangi itu dalam satu hari menembus berjuta-juta view"
...****************...
tak lama menjelaskan terdengar suara ketukan pintu dari luar sontak sang manager menyuruh Zergan untuk berganti pakaian sesuai dengan kostum pemotretan hari ini.
saat manajer membuka pintu ternyata yang datang adalah Zegan dengan manajernya, ternyata yang manajernya Zergan maksud dengan artis terkenal yakni Zegan adik nya Zergan.
manajer Zergan mempersilahkan kedua tamunya untuk duduk sembari menunggu Zegan yang berganti baju. sebut saja sang manajer Zergan bernama Bang Randy. dan manajer Zegan adalah bang Rian.
saat Zergan keluar dari tempat ia berganti baju betapa kagetnya dia melihat sang adik yang berada di tempatnya kerja, "loh kok kamu di sini bukannya kamu kerja?" ucapan itu seketika membuat Zegan menoleh ke arah Zergan.
"loh abang juga ngapain di sini aku kan ke sini juga mau pemotretan sama model terkenal," ucapan itu membuat Zergan bengong.
"oh jadi kalian ini adik kakak, baguslah kalau gitu jadi pemotretan kita bisa sangat lancar." Rian selaku manajer Zegan menyala pembicaraan mereka.
setelah berbasa-basi akhirnya mereka melakukan pemotretan dan selesai lebih cepat dari yang mereka perkirakan sebelumnya, dan beberapa menit setelah pemotretan foto itu diupload, foto itu langsung mendapatkan berjuta-juta view. sontak mereka semua yang berada di studio itu kaget karena betapa terkenalnya si kembar ini. karena selama mereka menjadi manajer dan fotografer tidak pernah ada hingga yang mencapai ratusan juta view.
"kalian hebat baru beberapa menit mengupload foto ini sudah mendapatkan berjuta view hingga ratusan juta." ucap Randy sang manager Zergan.
"Iya makasih ini... ini keberuntungan kami" ucap si kembar hampir bersamaan.
setelah selesai berbincang-bincang dan waktu menunjukkan jam 10.00 siang akhirnya Zegan kembali ke tempat syutingnya dan Zergan kembali keluar karena ada pemotretan di luar studio.
...****************...
di rumah di kota Lumajang.
melihat satu notifikasi yang berada di bar hp-nya, sontak Bu Mala melihatnya, dan betapa kagetnya dia lihat postingan tentang kedua anaknya di banyak media. dia tidak menyangka setelah mereka pergi mereka akan bahagia tanpa dia di samping mereka. melihat itu Bu Mala kembali bersedih.
namun dia tetap tegar karena pada dasarnya kedua anaknya pergi karena dirinya sendiri, dia yang tidak bisa menjaga dan merawat anaknya sehingga anaknya pergi meninggalkannya.
"anak-anakku Ibu berharap kalian bisa pulang dan menemui ibu.."
Bu Mala begitu bersedih, melihat anaknya yang sukses tanpa dia di samping mereka. Bu Mala begitu rindu terhadap anak-anaknya. anak-anak yang dulu dia besarkan hingga mereka dan meninggalkan Bu Mala sendiri di kota ini.
...****************...
terlihat Zergan yang sedang melakukan pemotretan dari studio hingga ke mana-mana dan terlihat juga Zegan yang sedang sibuk melaksanakan peranannya.
dan saat waktu menunjukkan sudah pukul 06.00 sore Zergan pulang. di sisi lain Zegan masih sibuk dengan syutingnya hingga waktu menunjukkan pukul 10.00 malam Zegan baru pulang.
sesampainya di rumah Zegan langsung tidur Karena semua yang ada di rumah situ sudah tidur.
...****************...
TO BE CONTINUE
Tunggu part selanjutnya besok ya saat author tidack sibukk