ZEGAN OR ZERGAN

ZEGAN OR ZERGAN
END



saat mereka berada di kafe, saat mereka Rifky ingin memberitahu Zegan tentang abangnya tiba-tiba Zergan datang dengan istrinya. hal itu sontak membuat ketiganya kaget melihat istri Zergan yang sangat cantik dan berjilbab.


"hai semua gimana nih udah kangen nggak sama gue? kangen lah masa nggak?" Zergan.


Zegan langsung memeluk Zergan karena memang dirinya sangat rindu pada sosok abangnya itu, saat mengeluh Zegan berkata, "bang kok gitu sih ninggalin gue?"


"ya maaf Abang bukannya mau ninggalin kamu tapi abang mau menenangkan hati abang dulu, nah sekarang kan kita udah ketemu nih udah dong kangennya?" Zergan.


"belum lah bang sebulan nggak ketemu baru ketemu ini udah mau nggak ketemu lagi kan kesel loh!" Zegan.


melihat wajah adiknya yang seakan-akan ingin menangis karena saking rindunya Zergan langsung memeluk erat adiknya dan berjanji tidak akan meninggalkannya lagi.


...****************...


mereka melanjutkan hari ini dengan makan-makan dan jalan-jalan bersama istri masing-masing, dan mereka juga kayak janjian harus punya anak segini harus nanti kerjanya bareng harus segala macam itu bersama karena mereka itu udah anggap kayak saudara sendiri dan keluarga sendiri.


setelah mereka makan dan tertawa bersama mereka memutuskan untuk pulang dan istirahat di rumah. sesampainya di rumah mereka duduk bersama di ruang tamu dan berbicara hingga larut malam.


"eh bang ini cewek lu dapat dari mana ya kok bisa dapat yang berjilbab gitu biasanya kan nggak suka ya?" Zegan


"gue juga nggak tahu kenapa gue bisa nyangkut sama dia, pertama kali ketemu dia itu kayak ya udah kita langsung serius aja gitu!" Zergan.


"anjay sahabat gue nih,,, semangat ya punya anaknya!" Rendy.


"eh mbak mbaknya dari kota mana? oh ya kenalin nama aku zalfa," Zalfa.


melihat istri-istri dari teman-temannya zergan yang begitu akrab sama dia Arin langsung menjabat tangan mereka "ya kenalin juga nama aku Arin, aku dari kota Lumajang." Arin.


mendengar perkataan dari Arin membuat Zegan melongo karena dia berpikir berarti selama ini abangnya berada di Lumajang.


"bang berarti selama ini lu di Lumajang? kenapa nggak ngomong sih atau ngasih kabar gitu kek gue capek tahu nyariin elu di sini tahu-tahunya lu ada di Lumajang ngeselin banget lu bang bang.." Zegan.


"sorry gue nggak tahu ya habisnya gue kesel lagi sama si Ono ya udah akhirnya gue offline aja nggak aktif terus Nanang pikiran itu eh kecantol sama dia ya udah gas aja."Zergan.


...****************...


"Arin kapan nih nyusul kita berdua?" Zalfa


Arin yang kebingungan sontak menaikkan sebelah alisnya dan menatap Zergan. "maksud kalian apa ya?" Arin.


"ini kapan nyusul kita kita udah mau punya anak loh kita hamil dapet dua minggu!" Zafa.


"ih selamat ya bentar deh aku pasti nyusul, tapi kayaknya antaran aja deh biar kalau anak kalian lahir kok masih ngandung terus semuanya pada manggil adik ke anakku!" Arin.


perkataan Arin membuat semuanya tertawa termasuk Zergan yang langsung memeluk Arin.


...****************...


setelah selesai berbincang-bincang zalfa melihat ke arah jam di tangannya dan ternyata sudah menunjukkan pukul 08.00 malam Dan inilah waktu mereka untuk tidur dan beristirahat untuk hari esok.