ZEGAN OR ZERGAN

ZEGAN OR ZERGAN
KEMATIAN AYAH SI KEMBAR



Dan terlihat Zergan yang sedang berada di kasir sebuah mall dengan menenteng barang barang belanjaan nya.


Setelah itu Zergan pulang dan membereskan semua barang barangnya dan bersiap pulang untuk keesokan harinya.


Saat Zergan keluar dari mall tak sengaja melihat berita di notifikasi handphone nya


TERLIBAT ADU MULUT DENGAN ATASAN, HINGGA BERAKHIR MENGENASKAN


Wahyu Felidio istri dari Mala Ayudiya Telah meninggal pada hari kamis pukul 07.50 Pagi hari


Melihat hal tersebut seketika membuat Zergan langsung berlari ke dalam mobil nya dan bergegas pulang ke rumah Angga dan memutuskan untuk kembali ke Lumajang hari ini juga, menggunakan jalur darat.


...****************...


Zergan berangkat dengan tergesa-gesa hingga lupa tidak berpamitan pada semua teman teman nya yang berada di Bali. Di tengah perjalanan Zergan menggumam sendiri berbicara sendiri.


"Pak katanya bakalan terus sama Zergan dan keluarga bapak... tapi kok bapak pergi dulu?" Zergan meneteskan air mata yang selama ini jarang dia keluarkan.


"Bukan nya bapak janji bakalan selalu bersama kita?" Ucapan Zergan seketika membuat dia menangis tersedu-sedu.


...****************...


Begitu sebaliknya dengan keadaan di rumah Mala hanya menangis dan tak berbicara apa apa. Zegan pun juga sama dia hanya memandangi foto Zergan dan ayahnya. Mengapa di saat mereka seperti ini Abang nya tak pulang.


Semua orang yang ada di sana membaca surat Yasin secara bersamaan dan merasa sangat terpukul dengan kejadian itu karena selain di kenal baik pak Wahyu juga di kenal gemar membantu.


Zegan yang mendapat telpon dari Abang nya langsung keluar dari rumah dan mengangkat telpon itu. Masih dengan suara nya yang sangat parau.


"Kenapa bang?"


"Abang sekarang masih di Banyuwangi.."


"Iya dek abang pulang.."


...****************...


...****************...


Setelah berbicara cukup lama dengan Zergan, Zegan kembali ke dalam rumah. dan saat berada di makam terlihat ibu Mala yang terduduk di samping makam suaminya yang sudah terlihat banyak bunga bertaburan.


Satu persatu orang pulang dengan di temani hari yang sedikit mendung hingga Zegan tak kuasa melihat Mala dan mengajak nya pulang. "Buk ayok pulang yok.." Ajak Zegan kepada orang tuanya Sesaat sebelum orang tua nya membentak Zegan dan menyalahkan semua ini pada Zergan.


"Dasar anak gak tau di untung.. Udah bener bener di rumah malah pergi ke luar kota cuman gara gara hal sepele... ini semua gara gara dia suami ku jadi tiada!!"


Dan ternyata Zergan tepat berada di belakang mereka saat ibunya membentak. Begitu sakit hati Zergan hingga dia yang tadi nya datang sudah tidak menangis kini dia kembali menangis.


Karena hal itu Zergan pun berkata "Jika aku hanya membuat mu tidak nyaman aku akan pergi... terima kasih telah menerimaku menjadi bagian dari keluarga mu.." Zergan berbalik dan menjatuhkan baju, sepatu, semua perlengkapan yang dia beli khusus ibu dan keluarganya termasuk karangan bunga untuk ayah nya yang terakhir kali.


"YA KAMU LEBIH BAIK PERGI!!!" Ucapan Mala menambah sakit hati Zergan semakin mendalam. hingga Zergan hanya mampir mengeluarkan air mata tanpa berkata apa pun.


Zergan berjalan sempoyongan dan berkata lirih "Maaf aku telah membuat mu terluka.. dan aku berjanji tak akan muncul di depan mata mu lagi... karena dengan seperti itu mungkin kamu tidak akan melupakan ku."


Zergan berjalan menuju mobilnya dan menjauh dari kawasan pemakaman dan kembali ke Bali dengan penuh kehancuran.


...****************...


TO BE CONTINUE


tunggu part selanjutnya besok ya saat author tidack sibukk ya