Zaya & Zayan

Zaya & Zayan
ngambek



waktu udah menunjukkan pulang sekolah, anak murid disana buru-buru bubar dari sekolah.


tapi tidak dengan zaya masih duduk diam di bangkunya sambil muka kesalnya.


"gw malas pulang sama kak zayan biarin aja dia nunggu disana" kesalnya.


"nih anak kemana lah kok lama banget keluarnya" ucap zayan sambil melihat jam ditangannya.


"gw datangin aja deh ke kelasnya" akhirnya zayan dengan cepat ia ke kelas adiknya.


saat dia datang ke kelas adiknya, ia melihat zaya sedang membaca novel di kelas dengan sendirinya seakan-akan ia tidak mau pulang. akhirnya zayan mendekati zaya yang sedang duduk di bangku.


"zaya? kok gak pulang? ,kakak cariin" ucap Zayan.


"zaya malas pulang sama kak Zayan" ketusnya.


"ayoh zaya, ini udh waktunya pulang"


"gak mau!!!" ucap zaya sedikit ngebentak.


"kakak ada salah yah?" ucap zayan bertanya pada sang adik.


"pikir aja sendiri" membuang muka.


"dimana kakak salahnya?, Kakak minta maaf nya kalok Kakak ada salah sama zaya jangan gini dong" ucap zayan sedikit merengek.


"yaudah zaya maafin" ucap zaya kasian dengan sang kakak.


"yaudah ayok pulang" ucap zayan dan merangkul pundak zaya.


sampainya di perjalanan zaya ingin sekali bertanya pada sang kakak.


"kak!! zaya mau nanya" ucapnya manja.


"emang mau nanya apa hmm?" ucap zayan melihat sekilas sang adik dan kembali fokus menyetir.


"Kakak bisa gak, gak usah gitu dekat sama cewek tadi" ketusnya zaya.


"emang kenapa?" tanya zayan, sedikit aneh liat adeknya itu.


"zaya gak suka kalok kakak dekat sama cewek itu, cuman zaya yang boleh dekat kakak!!"


"tapi itu cuman teman sekelas kakak doang, gak lebih kok"


"gimana pun zaya tetap gak suka kak!!, kakak tetap mau yah dekat sama cewek itu yaudah sana" ucapnya ngambek.


"iya, nanti kakak jaga jarak ke dia yah" ucap zayan, ada terasa heran liat kelakuan adiknya ini, dari mulai ia kelas 8 smp sampai sekarang sifat ini gak pernah berubah.


"janji?" ucap zaya menunjukkan cari kelingking bertanda perjanjian.


"iya janji" ucap zayan membalas janjinya zaya dan mengelus rambut zaya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


mereka akhirnya pulang, tapi mereka pulang seperti biasanya tidak ada orang tua karena ini waktunya mama mengantarkan makanan untuk papa.


mereka bergegas ke kamar dan mengganti pakaian lalu makan, dan masing-masing melakukan aktivitas nya.


"gw bosen dirumah apa gw ajakin kakak aja yah keluar" ucap zaya dan berlalu pergi ke kamar sang kakak.


"kak!!... zaya boleh masuk gak?" mengetuk pintu zayan.


"kak zaya bosen" ucap nya mendekati sang kakak.


"emang zayan mau kemana hmm?" ucap sang kakak, bagaimana tidak zaya selalu saja di prioritaskan dengan zayan itu membuat zaya terus saja manja kepadanya.


"jalan-jalan kemana gitu kak, bosen banget tahu"


"yaudah ayok" ucap zayan mereka pun akhirnya siap-siap dan pergi dari rumah, sebelum itu zayan menelpon mama kalok ia akan membawa zaya jalan-jalan.


mereka akhirnya keluar dengan menggunakan kereta dan pergi.


"kak disana ada pasar malam, yok kita kesana" menunjuk arah pasar malam itu, banyak sekali orang yang disana menikmati suasana di tempat itu.


"ayok kak kita main kuda keliling" menarik tangan sang kakak, dan menuju ke tempat tersebut.


mereka bermain dengan bahagia terdapat senyum manis yang di liat oleh zayan, yaitu senyuman dari sang adik yang bahagia.


"zaya senang gak?" tanya zayan.


"sangat sangat senang banget kak" ucap zaya tersenyum.


"bentar yah, zaya disini dulu" ucap sang kakak meninggalkan zaya.


"oke kak" ucap zaya, berapa menit kemudian zayan datang dengan membawa lolipop.


"ini untuk zaya" memberi lolipop itu ke zaya.


"makasih kak, zaya sayang kak zayan" memeluk zayan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


saat sedang asik menikmati suasana disana, tiba-tiba saja telpon dari zayan berbunyi, zayan segera mengangkat telpon tersebut.


"kenapa ?" ucap zayan.


"ohh oke gw bentar lagi pulang" sambungnya dan mematikan telpon tersebut.


"itu siapa kak?" ucap zaya bertanya.


"ohh ini, biasa teman nongki kakak" ucap zayan tersenyum.


"yok zaya, ini pulang sudah malam" ucapnya bergegas ke kereta.


"gak, zaya mau ikut ke tempat nongki kakak" ucap zaya.


"gak usah zaya, disana kamu gak pada kenal, jadi zaya pulang aja yah, lagian nanti zaya minta pulang" ucap lembut zayan.


"nanti zaya gak minta pulang, janji deh" terkekeh zaya.


"yaudah, betul yah awas kalok minta pulang" akhirnya zayan hanya bisa pasrah ke pada sang adik.


mereka akhirnya pergi dari tempat pasar malam itu dan menuju ke tempat markas zayan.


TBC


OKE GYUSSS SAMPEK SINI DULU YAHH...


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE DAN TARUK DI FAVORIT YAHH....


BYEEE MAKASIHH...