
"zaya kamu mau kemana kok rapi gitu?" tanya zayan heran.
"mau pergi main - main kak, sama temen" balasnya dengan senyum.
"ada cowoknya?"
"ada kak banyak cowoknya satu kelas zaya semua nya datang"
"emangnya ada acara apa?"
"acara pesta ultah temen zaya, sebenarnya zaya gak mau tapi di paksa sama temen cowok zaya"
"kakak gak izinin kamu pergi" sontak buat zaya kaget, tumben dirinya tidak di izinkan pergi.
"lah kak! kok gak boleh sih!! zaya udah bilang ke temen kalok zaya nanti bakalan datang"
"kalok kakak bilang gak boleh yah gak boleh!!"
"yaudah nanti zaya minta izin sama mama" zaya yang ingin keluar dari pintu rumahnya terhenti karena kakaknya.
"sempat kamu keluar, gak kakak bukain pintu kamu nanti kalok pulang" sentaknya.
"what's wrong with your brother?"
"no my pretty sister" rasanya zaya ingin berlari melihat tingkah kakaknya seakan posesif dengannya.
"kak pliss yahh boleh zaya keluar, sekali ini aja" memohon kepada zayan.
tetapi zayan malah pergi meninggalkan adeknya yang bermohon itu.
"BAIKLAH KALOK KAK ZAYAN GAK NGASIH IZIN ZAYA TETAP PERGI!!" ucap nya sambil menghentakkan kakinya.
"jika kamu keluar dari pintu itu, siapkan dirimu untuk kakak kasih ke peliharaan anjing temen kakak"
"kakak nih, kok aneh banget sih" lagi - lagi jawaban itu tidak di balas oleh zayan, dia malah pergi masuk ke kamar.
"zaya yang takut oleh ancaman kakak nya itu akhirnya dia memutuskan untuk tidak jadi ke pesta"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"arghhh!! bosen, dari tadi di kamar Mulu!!, mau pergi tapi gak di bolehi sama kak zayan, di rumah bosen!" gerutunya.
"ayo zaya berpikirlah agar kakakmu itu kasih keluar"
zaya yang duduk di ranjangnya sambil berpikir bagaimana dia keluar.
"yes I did it!!!" senang zaya segera dia ketuk pintu kakaknya itu.
Tok...tok...tok...
"kak, zaya masuk yah!!" teriak zaya dari luar.
"tumben gak nyaut tuhh orang" zaya yang seribu penasaran langsung masuk ke kamar kakaknya.
dia melihat kakaknya yang sedang tertidur pulas, zaya mendekati kakaknya itu dengan perlahan.
"yah tidur pulak, zaya pingin keluar kak" ucapnya pelan tetapi samar - samar zayan mendengar ucapan adeknya itu.
"yang benar kak?, kakak gak bohong kan?!" zayan cuman menggeleng kepalanya, zaya yang senang pun langsung memeluk kakaknya.
seketika zayan terpatung melihat dia di peluk oleh adeknya.
"oke kak makasih, sayang kak zayan" ucap zaya lalu pergi dari kamar zayan.
"jantung gw kok gini anjir!" spontan zayan memegangi jantung yang berdebar itu.
"gw harus cek ke dokter, pasti gw punya penyakit jantung ini" ucap zayan salah tingkah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
mereka sampai sudah di mall, zayan yang tiba - tiba saja canggung kepada adeknya sendiri.
"kak, kok diam aja dari tadi" ucap zaya.
"emang mau ngomong apa?" tanya zayan.
"biasanya kakak nawar nawarin gitu tapi ini tumben malah diam aja"
"lagi sakit gigi yah kak?" tanya zaya.
"dih ngacok kamu, sana pilih barang apa yang kamu mau" tanpa lama - lama zaya langsung membeli apa yang dia mau.
sudah 1 jam mereka keliling lumayan zaya membeli barang yang cukup menguras uangnya zayan, tetapi zayan malah senang melihat adeknya yang banyak belanja itu.
"udah cukup ?" tanya zayan.
"sudah kak, udah banyak pun cukup gak yah uang kakak?"
"kamu jangan sepele, bahkan mall ini bisa kakak beli kalok kamu mau" jawabnya dengan pd.
"iyain aja sama kakak yang penting kakak seneng" dengan muka memelas.
"emang kakak udah senang pun" sambil senyum senyum kayak salah tingkah.
"tumben kakak seneng gara - gara apa?" tanya zaya heran.
"karena ada wanita yang udah dapat hati kak" bisiknya, seketika zaya langsung terdiam dan hati tiba-tiba sakit.
"hey kok melamun" ucap zayan.
"ga---gak zaya gak melamun kok, yaudah yok kita pulang kak" ucapnya, zayan yang mendahului jalan zaya hanya diam di belakang zayan.
"apa jangan-jangan kak zayan sudah suka sama dini yah" ucapnya dalam hati, hati nya terus saja bertanya siapa wanita itu.
"kalok emang benar, gw gak bisa biarin kak zayan sama yang lain dia harus sama gw!!" nekatnya dalam hati yang sudah terlalu menyukai kakaknya.
...TBC ...
OKE GUYS SAMPEK SINI DULU YAHH JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE DAN TARUK DI FAVORIT YAHH...
BYEEE MAKASIHH ...