YOU'RE MINE

YOU'RE MINE
Mitsuo, Arigatou.



Sensei berjalan menuju lapangan, dgn hanabi yg mengikutinya. Teman teman d kelasnya melihat dr jendela.


Tamada :"itu hukumannya, berani beraninya dia menendang perutku". Ucapnya.


Kazumi :"kalian jahat sekali". Bentaknya.


Toru :"apa yg bisa kalian lakukan skrg, tanpa leader kalian itu". Ejeknya.


Miyako :"cih, menjijikan ". Ucapnya yg kemudian duduk.


Beberapa siswa mulai duduk dan mulai mengerjakan tugas itu. Begitu jg dgn devil genk karna itu adalah sebuah perjanjian antar genk dan sangat memalukan jika mengingkari nya.


**


Sensei menghukum hanabi untuk berdiri d lapangan sampai jam pulang tiba. Untung saja kejadian itu terjadi saat pelajaran terakhir. Haru sedikit mengkhawatirkan hanabi, dia sesekali melirik keluar jendela untuk memastikan kekhawatiran nya


"Kuso, panas sekali. . aaah gerah". Gerutu hanabi.


Sensei hanya menyuruhnya berdiam d lapangan, itu bukan berarti tdk boleh ada yg memberi minum padanya. Tapi itu saat pelajaran berlangsung, tentu saja tdk akan ada yg memberi nya minum.


Tak lama. .


"Ini". Ucap seseorg sambil memberikan sebotol minuman segar.


Hanabi :"hotaru senpai, arigatou". Ucapnya lalu menerima air itu.


Hanabi jongkok lalu meminumnya.


Hanabi :"aaaaah segarnya". Ucapnya kemudian terduduk. Hotaru ikut duduk bersama hanabi disana.


Hotaru :"pakailah". Ucapnya lalu memakaikan nya topi miliknya.


Hanabi :"tak apa, senpai pakai saja. ". Ucapnya.


Hotaru :"tak apa, pakailah. Karna aku tdk bisa berlama disini. ". Ucapnya.


Hanabi :"souka, arigatou". Ucapnya.


Hotaru :"baiklah, aku harus kembali ke kelasku. Ja mata". Ucapnya yg berlalu pergi. Hanabi hanya melambaikan tangannya.


Disisi lain, haru melihat itu merasa heran. Dia berpikir kalau hanabi mempunyai hubungan dgn ketua osis itu.


**


*kriiiiing*. Akhirnya bel pulang berbunyi. Hanabi kembali ke kelasnya, lalu mengumpulkan tugas teman temannya. Beberapa temannya sudah pulang, dia menatap tumpukan buku itu.


"bagaimana aku akan membawanya". Gumamnya.


Haru :"biar ku bantu". Ucapnya.


Hanabi :"tidak usah ". Tolaknya.


Hanabi :"ya. . ya. . kali ini saja". Ucapnya lalu hanabi membawa sebagian tumpukan buku itu, dan sebagian lagi haru yg membawanya.


Mereka berjalan bersama. Haru melakukannya karna merasa bersalah atas beberapa temannya, dan juga karna merasa kasihan karna hanabi baru saja selesai dgn hukumannya.


Haru :"soal tadi . . gommen". Ucapnya.


Hanabi :"aku tdk mau membahasnya, kau sudah mengambil c*uman pertamaku dan mempermalukan ku disana". Ucapnya.


Haru :"tapi. . kau yg menimpaku".


Hanabi :"alasan saja". Ucapnya kesal.


Hanabi kemudian mempercepat langkahnya, dan sampai di ruang guru. Sesampainya, sensei meminta tolong sesuatu pada hanabi dan haru pamit untuk pulang duluan.


Hanabi diminta membantu memeriksa hasil tugas siswa kelas 9. Lalu dia menemukan buku Hotaru.


"Waaaah, nilainya 90.dia cerdas jg". Gumamnya.


**


Hari itu sangat melelahkan bagi hanabi. Dia berjalan dgn semua rasa lelahnya. Perlahan penglihatannya kabur walaupun dia sedang memakai lensa kontak. dia berjalan dgn sempoyongan. Tak lama dia hendak terjatuh. Tapi tiba tiba seseorg muncul d hadapannya dan hanabi jatuh ke punggungnya.


"Pegang yg erat". Suruhnya.


Hanabi :"gommen". Ucapnya.


"Daijoubu. Ayo, aku akan mengantarmu pulang". Ucapnya.


Hanabi :"Mitsuo kah? ". Tanya nya.


Mitsuo :"ya benar". Jawabnya.


Lagi lagi, hanabi bertemu dgnnya dalam keadaan seperti itu yg membuatnya tidak bisa mengenal wajahnya. Hanabi perlahan memejamkan matanya, lalu tertidur.


Org bernama Mitsuo itu mengantar hanabi pulang ke rumahnya, digendong nya tubuh gadis itu olehnya.


Berjalan dgn penuh ketenangan. Angin berhembus, menerbangkan rambut panjang yg cantik itu. Hanabi sangat cantik dilihatnya.


*


Tak berapa lama, mereka sampai. Mitsuo menaruh tubuh hanabi yg sedang tidur itu d teras rumahnya. Lalu dia mengetuk pintu rumah itu, kemudian dia pergi bersembunyi.


*kreeek*. Membuka pintu.


Miki :"hah? Hanabi-chan? Apa yg terjadi padamu? ". Terkejut melihat hanabi tergeletak d teras rumah.


Miki meminta bantuan seseorg untuk membawa hanabi ke kamarnya. Dia sangat panik, sampai sampai menelpon dokter.


** * **