YOU'RE MINE

YOU'RE MINE
Love you my enemy



Hanabi dan haru kembali duduk d depan api unggun yg sebentar lg akan padam. Mereka terlihat sangat gugup dgn hubungan baru mereka.


Hanabi terlihat sangat mengantuk, matanya sayu ingin tertidur.


Haru :"kemari". Ucapnya.


Hanabi :"apa? ". Bingungnya.


Haru :"kau mengantuk kan? Bersandarlah padaku". Pintanya.


Hanabi :"tidak, kau akan mencari kesempatan kan". Tuduhnya.


Haru :"memangnya kenapa? Kita sudah pacaran kan? ". Ucapnya.


Hanabi :"aku tetap tidak mau". Tolaknya. Lalu hanabi tiduran menggunakan tas sebagai bantalan nya. Lalu haru mengikutinya tidur d sampingnya.


Hanabi :"knp d sampingku? ". Kagetnya.


Haru :"kau ini kenapa, aku ini. . pa-pacarmu kan". Ucapnya.


Hanabi :"tapi. . aaah kusso". Ucapnya mengalah, lalu tidur kembali membelakangi haru.


Mereka pun tertidur menunggu badai mereda.


Api unggun padam, dan suasana dingin mulai terasa. Ingin sekali haru memeluk hanabi tapi dia tdk ingin hanabi menuduhnya lg. Disisi lain . .


"Aaah dingin sekali, haru tdk peka sekali sih.. ". gerutunya.


**


Siang menuju sore, hujan sudah mereda, dan angin sudah tdk ada lg. Haru menggenggam tangan hanabi dan mengajaknya berjalan. Pertama, mereka kembali ke tenda dan mencari lensa kontak hanabi.


Haru :"ada? ". Tanya nya. Mereka mencari di tengah kerusakan tenda dan tempat lain.


Hanabi :"tidak ada. . ". Ucapnya memasang wajah bersedih.


Haru :"tak apa, yasudah. Kita pulang saja ya, mungkin mereka sudah pulang". Ucapnya.


Hanabi :"hmmm. . ".


Setelah itu mereka berjalan dgn perlahan. Jarak tempuh yg memakan waktu berjam jam. Sesekali mereka berhenti untuk istirahat.


Hanabi :"gommen, aku merepotkanmu". Ucapnya.


Haru :"tidak. Ayo, sebentar lg kita sampai d halte bus". Ucapnya.


**


Tak berapa lama, mereka sampai d halte. mereka pun menaikinya.


Mereka duduk berdua.


Hanabi :"boleh. . aku memanggil mu Mitsuo? ". Tanya nya.


Haru :"tentu saja, dan aku. . akan memanggil mu sora". Ucapnya.


Hanabi :"hmmm".


Mereka menikmati perjalanan dgn hanabi menyandarkan kepalanya di dalam bus. Dalam hatinya, dia masih mencemaskan teman temannya termasuk hanare.


Haru :"kau tenang saja, mereka Pasti baik baik saja ". Ucapnya.


Hanabi :"Mitsuo, aku takut kalau nanti mereka tahu". Ucapnya.


Haru :"tidak akan, kita hanya perlu bersikap seperti biasanya kan". Ucapnya.


Hanabi :"hmmmm".


Perjalanan sangat menyenangkan untuk mereka. Karna bagi hanabi, haru adalah pria pertama yg menjadi kekasih nya. Tapi haru, dia pernah berhubungan sebelumnya.


Disisi lain, hanabi sangat takut jika teman temannya mengetahuinya dan memusuhinya.


Hanabi :"anu. . tidak bisakah kau berhenti membuat kekacauan, dgn itu kita tdk akan bermusuhan lg kan". Pintanya.


Haru :"mungkin aku bisa, tapi teman temanku". Ucapnya.


Hanabi :"kalau begitu jangan berteman dgn mereka, masih ada iriga lalu. . tasaka jg tdk terlalu membosankan kan". Ucapnya.


Haru :"kau tenang saja ya, mereka tdk akan mengetahui hubungan kita. ". Ucapnya.


Hanabi pun memilih untuk diam, dia ingin sekali menyadarkan mereka semua. Tapi, mungkin itu mustahil.


Perjalanan pulang tdk terlalu lama ditempuh mereka pun berhenti d halte sampai akhirnya harus berjalan untuk sampai d rumah mereka berdua.


Haru menggenggam tangan hanabi, dan membuat hanabi merasa malu. Hanabi kemudian menghentikan langkahnya.


Hanabi :"Mitsuo, arigatou ". Ucapnya.


Haru :"untuk apa? ". Tanya nya.


Hanabi :"semua. . kau selalu membantuku kan, arigatou ". Ucapnya.


Haru :"hmm. . ayo, sebentar lg sampai". Ajaknya.


Mereka pun kembali berjalan. Haru mengantar hanabi terlebih dahulu.


Haru :"masuklah". Suruhnya.


Hanabi :"hmm. . untuk tugas kita? ". Tanyanya.


Haru :"aku akan memikirkannya nanti. ". Ucapnya.


Hanabi :"hmm. . tolong hubungi keluarga mereka, tanya apa mereka sudah pulang ". Suruhnya.


Haru :"ya, kau baik sekali". Ucapnya.


Hanabi :"ja-jangan memujiku seperti itu". Ucapnya malu malu. .


Haru :"ah hehe, ya. Aku pulang dulu. Ja". Ucapnya setelah itu pergi.


Hanabi menatap nya, pria yg selalu membuatnya kesal skrg malah menjadi pacarnya.


"Memang aneh, kita berdua bermusuhan, tapi saling mencinta. Hmp. Mau bagaimana lg, walaupun cin-cin nya besar, tp cintaku lebih besar ". Gumamnya senyam senyum sendiri.


Hanabi :"are? Aku mengatakan apa tadi? Cin-cin? Hah? Cin-cin? ". Kagetnya sadar dgn perkataan nya.


** * **