
Disekolah. Hanabi maupun haru tdk saling bicara, mereka jadi salah tingkah dan merasa malu karna kejadian kemarin. Tak lama bel masuk berbunyi, dan sensei memasuki kelas.
Sensei :"hari ini sensei hanya membawa buku setengah dr biasanya, jadi kalian boleh bergabung dengan teman d samping kalian untuk mendapatkan 1 buku". Ucapnya.
"Haaaaaaaaaaaah? ". Hanabi dan haru.
"Aku. . bersamanya? ". Gumam hanabi.
"Kusooo. . kenapa seperti ini sih". Gumam haru.
Semua mulai mendekatkan meja dan kursi mereka bersama teman d sampingnya, dan haru dgn terpaksa mendekatkan meja dan kursi nya pada meja hanabi.
Masih terbayang jelas, ular besar itu di benak hanabi. Dia memasang ekspresi takutnya saat haru mendekat. Dan haru, dia mulai berkeringat.
Haru duduk d samping hanabi, dan mereka jadi sangat berkeringat hari itu. Tak sengaja, hanabi melirik celana haru, dan terbayang saat itu.
Hanabi :"aah". Teriaknya.
*brak". Dia terjatuh dr tempat duduknya.
Sensei :"ada apa hanabi-chan? ". Tanya nya.
Hanabi :"nande monai, gommenasai sensei". Ucapnya lalu kembali duduk.
Sensei :"baiklah, perhatikan buku nya". Suruhnya.
Haru membuka buku itu dan mereka mulai belajar. Hanabi sangat tdk konsen karna adanya haru d sampingnya, dia sangat sangat takut jika teringat hari itu.
Haru :"kau. . tidak. . . memberitahu siapapun kan? ". Tanya nya.
Hanabi :"tidak, aku sudah melupakannya". Ucapnya padahal dia masih selalu terbayang kejadian itu.
Haru :"dengar, aku. . pernah melihat mu saat d kamarmu". Ucapnya.
Hanabi :"melihat apa? ". Tanyanya heran sekaligus takut.
Haru :"aku. . tidak sengaja melihatmu dari kamarku, saat kau. . berte******". Ucapnya.
Hanabi :"haaaaaaaaaaaah? ". Teriaknya keras sekali.
Sensei :"dousta hanabi? ". Tanyanya.
Hanabi :"eh. . ti tidak, Gommenasai Sensei ". Ucapnya.
Hanabi jd merasa terkejut dan jg ketakutan saat haru mengatakannya.
Haru :"aku. . jg tidak sengaja saat itu, lagian. . kenapa kau membuka pakaian mu tanpa menutup jendela mu". Ucapnya.
Hanabi :"aku tdk tahu kalau jendela kamarku terbuka". Ucapnya sangat malu.
Hanabi :"ya. . yaa". Balasnya. Hanabi sangat takut dgn ancaman haru.
Saat dia tdk memakai lensa kontak waktu itu, dia memang tdk tahu kalau jendela kamarnya terbuka. Hanabi dan haru menyimpan rahasia mereka berdua.
Mereka menyelesaikan pelajaran itu dgn bersama tanpa banyak bicara. Mereka tdk pernah lg berbicara satu sama lain walaupun itu saat bertengkar.
**
Saat istirahat, hanabi tdk ikut dgn temannya ke kantin. Dia memilih untuk berdiam d kelas tiduran dgn meletakkan kepalanya d atas meja.
"Aaaaaah, aku sedang malas kemana mana". Gumam hanabi.
Tak lama. .
"Hanabi-chan, kazumi-chan dan yg lain sedang d bully d belakang sekolah". Ucap seseorg yg tiba tiba datang.
Hanabi :"hah? Hontou ni? ". Tanya nya tdk percaya.
Hanabi langsung berlari kesana, dia tdk mau seseorg mengganggu teman temannya. Tapi, sesampainya di belakang sekolah, dia tidk melihat teman temannya itu.
"Akhirnya kau datang jg". Ucap seseorg dr belakang. Hanabi pun membalikan tubuh nya.
Hanabi :"devil. . genk". Ucapnya.
Tamada :"kau. . . kena jebakan kami". Ucapnya.
Hanabi :"je-jebakan? Masaka. . . ". Ucapnya terkejut.
Toru :"skrg kita lihat, apa yg bisa dia lakukan". Ucapnya mendekati hanabi, tdk hanya toru, Tamada, azusa dan haru jg berjalan mendekati hanabi.
Hanabi :"apa yg akan kalian lakukan? ". Takutnya.
Mereka semakin mendekat dgn tatapan mesum mereka. Hanabi dipojokan oleh mereka dan tdk tahu harus berbuat apa.
Hanabi :"hah, kazuo sensei". Ucapnya terkejut. Devil genk terkejut lalu membalikan badannya dan menunduk.
Tamada :"kami tdk melakukan apapun sensei". Ucapnya.
Toru :"ya benar". Timbalnya.
Hanabi :"tapi bohong, wleee😝". Ejeknya sembari berlari pergi.
Hanabi menipu mereka dgn menyebutkan bahwa di belakang mereka ada kazuo sensei. Tipuan itu berhasil, dan hanabi bisa lolos dr mereka.
** * **