
Hari mulai pagi, tapi badai belum jg mereda. Mereka mengkhawatirkan rekan mereka yg lainnya. Tapi tak ada pilihan selain berdiam d dalam gua itu.
Hanabi :"berapa lama badainya akan selesai? ". Tanya nya.
Haru :"aku tdk tahu, mungkin sore hari". Ucapnya.
Hanabi :"ini salahmu, kenapa kau bersikeras untuk pergi kesini. Bagaimana dgn yg lain? Apa mereka baik baik saja". Ucapnya tak karuan karna khawatir.
Haru :"ya benar, ini salah ku". Aku nya.
*kkrrrkrkk*. Perut hanabi berbunyi. .
Hanabi membuka tasnya dan mencari makanan, tapi tidak ada apapun yg bisa dia makan .
Haru :"aku masih mempunyai satu ramen cup, kau makan saja". Suruhnya lalu memberikan ramen itu.
Haru memasak air untuk hanabi, lalu setelah mendidih, dia menuangkannya pada ramen itu. Setelah tiga menit, ramen siap di santap.
Haru memberikan ramen itu pada hanabi. Hanabi hendak memakan suapan pertama, tapi kemudian dia teringat pada haru. Mungkin saja haru lapar, namun menahannya.
Hanabi :"buka mulutmu". Suruhnya memberikan suapan.
Haru :"iie, kau habiskan saja sendiri". Suruhnya.
Hanabi :"aku tdk bisa menghabiskan ini sendirian, bisa bantu aku menghabiskan nya? ". Ucapnya berbohong, sebenarnya hanabi bisa saja menghabiskan sampai 3 ramen cup kalau dia sedang sangat lapar. Tapi. .
Haru :"Kemarikan". Ucapnya mengambil ramen itu dr hanabi.
Haru memakan suapan pertama. Lalu. .
Haru :"buka mulutmu". Suruhnya.
Hanabi :"tidak, aku bisa sendiri". Ucapnya.
Haru :"sudahlah, buka mulutmu". Pinta nya.
Lalu hanabi membuka mulutnya dan memakan suapan dr haru.mereka makan berdua dari satu tempat. Tidak terlalu kenyang, tapi itu bisa menunda lapar mereka.
Setelah itu, hanabi dan haru berdiam. Kemudian haru berdiri dan pergi.
Hanabi :"kau mau kemana? ". Tanya nya.
Haru :"aku ingin memeriksa keadaan d luar". Ucapnya sambil terus melangkah.
Dia berjalan, dilihatnya hujan yg tidak terlalu deras dengan angin yg mulai melambat. Haru membalikan badannya dan hendak kembali pada hanabi, tapi. .
"Aaaaaah". Teriak mereka. Haru menabrak hanabi yg tiba tiba ada d belakangnya tanpa dia ketahui. Mereka terjatuh dan hanabi berada d bawah haru. .
Hanabi :"aaaaw sakit". Ucapnya. Haru hanya terdiam menatap Wajah hanabi.
Haru :"hah? Gommen ". Ucapnya terkejut melihat tangannya d dada hanabi, lalu menjauh darinya.
Hanabi :"bakaaaaa. . kau selalu mencari kesempatan. ". Tuduhnya.
Haru :"aku tdk sengaja, itu salahmu kenapa tiba tiba ada d belakangku. . ah kusooo. . percuma berdebat dgn mu, pasti kau tetap mengira aku yg salah". Ucapnya.
Mendengar perkataan itu, hanabi pun menangis. Dia merasa sangat membenci dirinya sendiri. Dia selalu bersikap egois dan angkuh, Dia jg sering menuduh nuduh padahal seseorg itu telah membantunya.
Hanabi :"jangan bersikap baik lg padaku". Ucapnya.
Haru :"jangan berkata seperti itu".
Hanabi :"pergilah, tinggalkan aku disini". Ucapnya.
Haru :"gommen. . pu-pukul aku. . aku tadi menyentuh dadamu kan, ayo pukul aku". Pintanya.
Hanabi menyeka air matanya. Bukannya memukul haru, dia malah berdiri dan kembali ke dalam gua, langkahnya tak karuan. Dia mengambil tasnya dan kembali.
Haru :"diamlah dulu d sini". Pintanya.
Hanabi :"biarkan aku pergi, aku ingin mencari teman ku". Ucapnya yg mencoba pergi dr tempat itu.
Haru :"jangan egois, di luar sedang terjadi badai, tunggulah sebentar lg". Pintanya.
Hanabi :"jangan mengkhawatirkan ku lg". Ucapnya.
Haru :"kenapa kau keras kepala sekali, tidakah kau memikirkan aku yg mengkhawatirkan mu". Ucapnya.
Hanabi :"aku tdk menyuruhmu untuk mengkhawatirkan ku, kenapa kau. . ".
Haru :"karna aku menyukaimu". Ungkapnya.
Hanabi terdiam dia tdk menyangka kalau musuhnya mengatakan hal itu padanya
Hanabi :"kau berbohong". Ucapnya.
Haru :"aku serius".
Hanabi :"lalu kenapa kau selalu mengerjaiku? ". Tanya nya.
Haru :"karna. . karna. . aku tdk tahu, tapi aku benar benar menyukaimu ". Ungkapnya lg.
Hanabi :"bakaaaaa. . kita itu musuhan dan tdk boleh saling memiliki perasaan, kau itu. . ". Ucapnya terhenti.
Haru :"Tsukiatte kudasai(jadilah pacarku) ". Pintanya.
Hanabi :"hah? Itu tdk mungkin, kau ingin mereka berbalik menyerang kita hah? ".
Haru :"kita bisa menjalaninya secara diam diamkan". Ucapnya.
Terdiam.
Hanabi :"haru-kun. . suki da". Balasnya.
Haru :"Arigatou, jadi. . skrg kita pacaran ya". Ucapnya. Wajah haru berseri.
Hanabi :"tapi. . kalau mereka tahu".
Haru :"jangan khawatir ". Ucapnya mengelus rambut hanabi.
Mereka memulai nya sejak itu, kisah cinta tersembunyi dibalik topeng permusuhan dari kedua genk mereka.
** * **