
Di suatu pagi yg sangat cerah. Suasana sedikit dingin d bandingkan hari hari sebelumnya. Hanabi sedang asyik bermain dgn loli, karna dia sedang libur sekolah.
Miki :"hanabi-chan, bisa antar makanan ini lg k rumah haru? ". Pintanya.
Hanabi :"apa org tuanya blm kembali? ". Tanya nya.
Miki :"sepertinya belum, kasihan haru tidak bisa memasak". Ucapnya.
Hanabi :"aku jg tdk bisa memasak". Ucapnya.
Miki :"hehe, kau itu wanita, jd harus bisa memasak". Ucapnya.
Hanabi :"aku akan belajar nanti. Kemari, biar ku antarkan untuk nya". Pintanya.
Miki :"hati hati ya, isinya soup". Ucapnya dan Miki memberikan kotak makan itu pada hanabi langsung pergi.
Hanabi :"loli. . dadaaaaah". Ucapnya sambil melambaikan tangan pada loli. Loli yg melihatnya jd ingin ikut dgnnya tapi miki melarangnya.
Entah kenapa, hanabi jadi bersemangat mengantarkan makanan itu untuk haru meskipun setelah hari itu mereka blm mengobrol kembali.
Tak lama hanabi sampai, diketuknya pintu itu namun tdk ada jawaban jg.
Hanabi :"kemana dia? Apa blm bangun jam segini? ". Herannya.
*kreeek*. Hanabi tak sengaja membuka pintu itu.
"Tidak d kunci? Hah? Apa semalam terjadi perampokan dsini? Ah tidak mungkin". Gerutunya.
Hanabi :"haru-kun. . aku membawakan makanan untuk mu". Panggil nya. Dan lagi lagi tdk ada jawaban.
"Apa. . apa dia di tikam oleh perampok itu? Aaaaah akU harus bagaimana? ". Bingungnya.
Akhirnya hanabi memberanikan diri untuk masuk.
Hanabi :"haru, gommen aku masuk k rumah mu. . kau dmna? ". Tanya nya yg tak mendapat jawaban. Hanabi memasuki rumah itu.
"Tidak berantakan pun, berarti tdk ada perampokan disini, yokatta. ". Gumamnya merasa lega.
Hanabi bingung karna tdk tahu haru ada dmna, dia mencari sambil memanggil manggil haru. Dia terus melangkahkan kakinya. Lalu dia melihat tangga yg mengarah ke lantai dua dan hatinya yakin bahwa kamar Haru berada dsana. Hanabi melangkah menaiki tangga itu.
Hanabi :"haru-kun. ". Panggilnya.
Hanabi sampai d lantai dua, tapi lagi lagi dia kebingungan mencari kamar Haru. Setelah itu dia melihat satu pintu kamar yg terbuka dan terdengar suara musik yg lumayan kencang. Hanabi melangkah menghampiri kamar itu.
Hanabi :"pantas saja, dia menyalakan musik kencang sekali, dia tdk akan mendengarku ". Ucapnya.
Hanabi sampai d depan pintu kamar itu, dan perlahan membukanya. Pelan sekali.
*kreeek*. Hanabi membuka pintu kamar itu. .
Hanabi :"haru. . . . . ". Ucapnya terhenti.
Haru berada d kamar itu, tapi saat itu hanabi melihatnya sedang **** d depan laptop nya. Hanabi terkejut melihatnya.
Hanabi :"aaaaaaaaaaaaaah". Teriaknya sambil menjatuhkan kotak makan yg membuat haru menyadari keberadaannya. Dan dia sangat terkejut.
Haru kemudian bergegas membenarkan celananya. Hanabi hendak pergi tapi haru berlari padanya dan menahannya.
Hanabi :"aaaaah. . jangan sentuh aku. . dasar mesum ". Merontaknya saat haru mendekat.
Haru :"cotto. . knp kau masuk tanpa izin hah. Bukan salahku jika kau melihat itu". Bela nya.
Hanabi :"aku memanggilmu dr tadi, tapi kau tdk menjawab jg. Aku masuk karna aku pikir kau pingsan karna belum makan". Alasannya.
Haru :"tetap saja kau yg salah". Tuduhnya.
Hanabi :"lepaskan aku. . kau menjijikan ". Ucapnya sambil meronta ingin pergi.
Hari :"cotto. . kau harus berjanji dulu, kau tdk akan memberitahukan hal tadi pada siapapun". Pintanya.
Hanabi :"aku tdk peduliiiii. . lepaskan aku ingin pulang". Pinta nya.
Haru :"berjanji dulu, atau aku akan. . ". Ucapnya terhenti.
Hanabi :"Ibuuu". Ucapnya lalu menangis karna takut dgn perkataan haru.
Haru :"heeey, berisik jangan menangis org bisa datang kemari". Ucapnya.
Hanabi :"ijinkan aku pulang". Ucapnya.
Haru :"tapi kau harus berjanji". Pintanya.
Hanabi :"ya. . yaaaaaaaa". Haru melepaskannya dan hanabi langsung lari terbirit birit.
"Kusoooo. . kenapa dia tiba tiba muncul tadi. Aaaaaaah aku sangat malu". Gumam haru.
**
"Besar sekali. . ibu. . aku tdk mau menikah". Gumam hanabi sambil berlari.
Itu kejadian memalukan untuk mereka berdua terutama haru. Tapi hanabi tdk berani menceritakan nya pada siapapun, karna dia tdk ingin di sangka mengintip haru d rumahnya. Itu jg memang salahnya yg memang masuk tanpa ijin pemilik rumah.
** * **