
Pelajaran hari itu sudah berakhir. Hanabi pergi ke loker untuk berganti sepatu. Matanya terasa sangat perih, lalu dia mengambil obat tetes matanya tapi. .
Ayumi :"aaah, kenapa bisa terjatuh ". Ucapnya saat tetes mata itu terjatuh dr tangannya.
Hanabi berusaha mencarinya, tapi sepertinya obat itu terjatuh ke bawah loker. Mata hanabi semakin terasa sakit, dia akhirnya memutuskan untuk melepas lensa kontaknya.
Seperti biasa, hanabi pulang dgn berjalan kaki. Dia berjalan dgn sangat pelan karna dia tidak terlalu jelas melihat jalannya. Tiba tiba. .
*tak*.
Hanabi :"aaawwwww". Teriaknya saat dia menabrak sebuah tiang d depannya. Hanabi kemudian berjongkok dan memegangi kepalanya. Tak lama.
"Daijoubu desu? ". Tanya seseorg.
Hanabi tidak terlalu jelas melihat org itu, dia tdk tahu siapa yg menyapanya itu.
Hanabi :"daijoubu". Ucapnya sambil berdiri.
"Biar ku bantu". Ucapnya.
Hanabi :"tak apa, aku bisa sendiri". Tolaknya.
"Sudahlah, ayo. Dimana rumahmu? ". Tanya nya sambil menggenggam tangan hanabi lalu menuntunnya.
Hanabi memberitahu alamat rumahnya, dia percaya bahwa yg bersamanya itu org baik.
Hanabi :"hmm. . siapa namamu? ". Tanya nya.
"Mitsuo". Ucapnya.
Hanabi :"Arigatou, mitsuo-kun". Ucapnya.
Mitsuo :"hmm". Balas nya.
Hanabi :"gommen, kau pasti malu berjalan dgn org buta seperti ku". Ucapnya.
Mitsuo :"tidak, aku tau kau tdk buta". Ucapnya.
Hanabi :"dari mana kau tahu? ". Tanya nya.
Mitsuo :"hanya menebak saja". Ucapnya.
Hanabi bertemu dgn org baik, namun dia tdk bisa mengenali wajahnya. Tapi dia sangat senang karna masih ada org yg baik dan peduli padanya.
*
Mitsuo :"sudah sampai". Ucapnya.
Hanabi :"hontou ni? ". Tanya nya tdk percaya.
Mitsuo :"hmm. Masuklah". Ucapnya melepaskan genggaman tangan nya.
Hanabi :" arigatou, mitsuo-kun". Ucapnya.
Hanabi menunggu balasan dr Mitsuo, tapi sepertinya dia sudah pergi. Hanabi pun mulai melangkahkan kaki nya ke rumahnya.
*tok. . tok*.
Hanabi :"tadaima(aku pulang) ". Ucapnya sambil membuka pintu.
Miki :"okaeri, hanabi. . chan. Kau baik baik saja? ". Terkejut melihat perban d kepala hanabi
Hanabi :"daijoubu, aku hanya terbentur tiang tadi karna aku tdk memakai lensa kontak ku". Ucapnya.
Miki :"oh ya, bibi lupa membelikan lensa kontak lg untukmu. Nanti bibi akan telpon pamanmu dan memintanya untuk membelikan lensa kontak mu". Ucapnya.
Hanabi :"Arigatou, maaf merepotkan mu". Ucapnya.
Miki :"tidak, kau tanggungjawab ku saat ini. Yasudah, kau bisa berjalan sendiri ke kamarmu? Bibi sedang menggendong loli yg sedang tertidur ". Ucapnya.
Hanabi :"ya, tak apa. Aku ke kamarku dulu ya". Ucapnya.
Hanabi pun mulai melangkahkan kakinya menaiki tangga dgn sangat pelan, dia tdk memiliki stok obat tetes untuk matanya, jadi dia tdk memakai kembali lensa kontak itu.
Itu sangat sulit untuknya, semua terlihat buram dgn bentuk tak tentu. Beberapa kali hanabi menabrak sesuatu karna tdk dapat melihatnya.
Akhirnya, hanabi sampai d kamarnya,dia mengunci pintu kamarnya dan langsung mengganti pakaiannya. Dia membuka pakaiannya tanpa menyadari kalau jendela nya terbuka. Jendela kamar hanabi menghadap langsung ke luar rumah, tepatnya menghadap rumah haru. Saat itu, haru jg sedang berada d kamarnya dan tdk sengaja melihat hanabi yg sedikit b*gil. .
"na-nani? Benda apa itu? ". Gumamnya sambil meneliti sesuatu.
Haru :"iie. Aaaaaah, knp aku berpikir seperti itu. Tidak. . Tidak". Teriaknya yg kemudian menutup jendela kamarnya.
** * **