
Haru membawa hanabi masuk k gua itu, lalu menurunkannya.
Haru :"sementara kita akan disini dulu". Ucapnya.
Hanabi :"dimana ini? Kenapa gelap sekali? ". Tanya nya.
Haru :"gue, sebentar aku akan membuat api unggun". Ucapnya sambil mencari cari rotan.
Hanabi kemudian berjongkok dan menaruh tasnya d bawah lalu mencari sesuatu.
"Hah? Dimana lensa kontak ku? Apa terjatuh. . aaaah bagaimana ini ". Panik nya.
Haru membuat api unggun setelah mendapatkan sesuatu yg bisa d bakar dr dalam gua itu seperti kayu dan bambu yg entah dari mana.
Hanabi sedikit terkejut dgn cahaya yg muncul dr api unggun itu. Lalu dia menangis.
Haru :"kenapa kau menangis? Tenanglah". Ucapnya.
Hanabi :"lensa kontak ku hilang". Ucapnya sambil menangis.
Haru :"kita akan mencari nya besok, skrg kita tdk bisa kemana mana". Ucapnya.
Hanabi pun berhenti menangis, dia berdiri dan berjalan hendak menghampiri haru d dekat apu unggun dan menghangatkan tubuhnya. Tapi. .
Haru :"apa yg kau lakukan". Ucapnya menahan langkah hanabi dari belakang, seperti memeluknya.
Hanabi :"ah, kau disitu? Aku tdk tahu". Ucapnya.
Ternyata hanabi hampir mengenai api unggun, untung saja haru menahannya. Setelah itu, Haru membantu hanabi duduk d dekat api unggun. Dia merasa kasihan pada hanabi.
Haru :"apa kau benar benar tidak melihat? ". Tanyanya.
Hanabi :"kenapa kau bertanya begitu? Kau pikir aku hanya berpura pura? Oh kau keberatan karna tadi sudah membantuku? Atau kau berpikir aku hanya mengerjaimu saja? Atau mungkin . . . ". Ucapanya terhenti saat haru mencium bibirnya. Hanabi merasa terkejut dgn perlakuan haru itu.
Lalu haru melepaskan c*umannya itu.
Haru :"jangan selalu berpikir buruk tentangku, aku masih mempunyai hati dan. . apa kau akan diam saja melihat org yg sedang membutuhkan bantuan? Tidak kan. Semua org seperti itu". Ucapnya.
Hanabi :"gommen". Ucapnya.
Terdiam. .
Haru :"gommen, aku. . ".
Hanabi :"daijoubu". Ucapnya.
Mereka berdiam d depan api unggun itu.
**
Badai masih berlanjut, hanabi sangat mengkhawatirkan hanare yg pergi tanpa nya.
Haru :"etto. . hmmm. . ganti lah pakaian mu". Suruhnya.
Hanabi :"aku tdk mudah masuk angin". Balasnya.
Haru :"bukan itu. . hmm. . oppai mu. . terlihat karna baju mu basah". Ungkapnya.
Terdiam. .
Hanabi :"haaaaaah? Hontou ni? Kau. . hentai! Knp kau tdk bilang dr tadi". Omelnya.
Haru :"kau selalu menyalahkanku atas semua kesalahanmu". Elaknya.
Hanabi :"bu-bukan itu. . cih. . ". Ucapnya kemudian berdiri dan membalikan badan hendak mengambil tas nya.
Hanabi hanya terdiam karna suasana disana gelap dan suara gemuruh menyeramkan di luar sana.
Haru :"biarku ambilkan. Tunggulah". Ucapnya lalu melangkah mengambil tas hanabi, setelah itu memberikannya.
Hanabi langsung mencari pakaiannya, untung saja tasnya anti air dan barang barang d dalamnya aman.
Hanabi :"ja-jangan melihat". Ucapnya.
Haru :"ya. . aku akan berbalik ". Ucapnya sambil membalikan badannya.
Hanabi mengganti pakaiannya, dia kembali mencari lensa kontaknya dan berharap dapat menemukannya. Tapi. Nothing.
Setelah itu, hanabi kembali menghadap api unggun.
Hanabi :"sudah selesai". Ucapnya.
Haru :"ah ya". Ucapnya lalu menghadap api unggun.
"Kusooo. . kenapa kenapa. . aku ingin seperti mereka, aku ingin melihat dgn jelas tanpa tergantung pada benda itu". Keluh hanabi sambil memegang kedua matanya.
Haru :"kenapa? ". Tanyanya.
Hanabi :"aku. . aku. . hanya ingin seperti kalian, aku ingin melihat semuanya. . semuanya tanpa benda itu. . tapi ". Ucapnya lalu menangis.
Haru menarik bahu hanabi dan memeluknya.
Haru :"daijoubu ".
Hanabi :"kenapa. . kenapa aku seperti ini? Aku tdk menginginkannya. Ini sangat menyiksa ku". Ucapnya dalam tangis nya.
Haru :"jangan berbicara seperti itu, mata mu itu. . sangat cantik . . tidak semua org memilikinya, kau harus bersyukur". Ucapnya yg membuat hanabi tersadar.
Hanabi :"Arigatou, kau musuhku, tapi. . kau selalu baik padaku". Ucapnya.
Haru :"ah haha, daijoubu, lagian aku memang sering menjahili mu kan. ". Ucapnya.
Hanabi melepaskan diri dr pelukan haru, kemudian dia meletakan tasnya di pinggir gua dan tertidur dgn bantalan tasnya.
Hanabi :"kau mencari kesempatan untuk memelukku kan". Tuduhnya
Haru :"hah? Aku. . Aku ". Ucapnya gugup.
Kemudian haru tidur d sisi yg berbeda dgn hanabi. Tidur mereka tdk nyenyak karna harus waspada dgn badai di luar.
** * **