
Malam hari, hanabi dan keluarga bibi nya sedang menyantap makan malam. Suasana sangat menyenangkan karna ada loli yg mengacau.
Miki :"oh ya bibi lupa, setelah ini, bisa kau antarkan makanan untuk haru? ". Pinta nya pada hanabi.
Hanabi :"kenapa? ". Tanya nya.
Miki :"tadi siang ibu dan ayahnya ada urusan mendadak yg mengharuskan mereka pergi saat itu jg, mereka tdk sempat memberi tahu haru dan meminta tolong pada bibi untuk memberinya makan karna dia tdk bisa memasak". Jelasnya.
Hanabi :"souka. . ". Balasnya.
Miki :"ya, tolong ya. Di luar sepertinya gerimis, bawalah payung ". Suruhnya.
Setelah itu, miki menyiapkan makanan yg akan hanabi bawa untuk haru. Hanabi sedikit malas, tapi dia tetap melakukan nya demi kemanusiaan.
Hanabi mengambil payung, dan pergi. Benar saja, diluar sedikit gerimis dan jg kilatan petir ⛈. Hanabi sedikit takut, setiap kali ada kilat petir, hanabi langsung menghentikan langkahnya dan ketakutan.
Jarak rumah mereka lumayan dekat, hanya saja karna terdapat jalan yg memisahkan rumah mereka. Malam itu jalanan lumayan sepi, sesekali kendaraan melintas. Hanabi mempercepat langkah kakinya agar cepat sampai d rumah haru.
*tok. . tok. . tok*. Ketuknya sesampainya.
Tak lama haru membuka pintu dan melihat hanabi disana.
Hanabi :"ini, makan malam untuk mu, bibi menyuruhku untuk memberikan nya padamu". Ucapnya sambil memberikan kotak makan itu pada haru.
Haru :"Arigatou ". Ucapnya lalu menerima kotak itu.
Hanabi membalikan badannya hendak kembali, dan saat dia mulai melangkah tiba tiba ada kilat petir yg membuatnya ketakutan..
Hanabi :"haaah". Teriaknya takut, lalu menjatuhkan payungnya.
Haru :"knp? Ada apa? ". Herannya lalu mengambil payung hanabi.
Haru memayungi nya. Terlihat wajah hanabi sangat ketakutan dgn tubuh yg mulai gemetaran karna rasa dingin.
Haru :"daijoubu, jangan takut. Ayo, aku akan mengantarmu ". Ucapnya.
"Kata kata yg sama dgn yg d ucapkan Mitsuo. Apa benar dia Mitsuo itu? ". Gumamnya sambil menatap haru.
Haru menaruh makanan nya terlebih dahulu, dan mengantar hanabi. Dia memegangi tangan hanabi, dan mulai mengajaknya berjalan.
Hanabi :"apa. . kau Mitsuo? ". Tanya nya.
Haru :"ya, namaku Mitsuo haru". Ucapnya.
Hanabi :"bukan itu maksudku. Apa kau mitsuo yg pernah membantuku, yg selalu mengantar ku ke rumah? Kau Mitsuo yg itu? ". Tanya nya.
Haru :"ah hehe". Balasnya.
Mereka pun menyebrang. Dan sampailah hanabi d depan rumahnya.
Haru :"masuklah, dan hangatkan tubuhmu". Suruhnya.
Hanabi :"beritahu aku, apa kau Mitsuo itu? ". Tanya nya.
Haru :"ya". Balasnya.
Hanabi :"kenapa? Kenapa kau membantuku waktu itu? Kau membenci ku kan? Kita musuh kan? ". Tanya nya.
Haru :"ya memang benar, kita musuh. Tapi itu berlaku hanya saat d sekolah saja, di luar sekolah kita itu tetangga dan harus saling membantu ". Ucapnya.
Hanabi :"Souka, Arigatou ". Ucapnya.
Haru :"ya sudah, aku pulang dulu". Ucapnya.
Hanabi :"cotto. . bawalah payung ini". Pintanya dan memberikan payung itu pada haru.
Haru :"Arigatou ". Ucapnya menerima payung itu. Kemudian haru pulang.
Hanabi menatap haru dr belakang, dia tdk menyangka kalau dia yg selama ini membantunya.
"Ternyata dia tdk terlalu menyebalkan". Gumam hanabi kemudian hanabi masuk k rumah dan pergi ke kamarnya.
*
Di kamar, hanabi mengganti pakaiannya menggunakan baju tidur dan di lapisi jaket tebal. hanabi belajar. Sesekali dia melihat foto keluarga yg dia simpan d meja belajarnya. Lalu air matanya menetes.
** * **