Vien Smith is Mrs Mafia

Vien Smith is Mrs Mafia
CHAPTER.8



Let's Reading Guyss πŸ˜‰πŸ˜‰


Vien belum bisa pulang ke L.A karena Joe masih menyelidiki siapa yang hampir menembak Vien waktu itu. Mereka cukup ahli, cukup pintar menyembunyikan diri. Tapi tidak lebih pintar dari Vien.


Dan Vien baru saja tertipu Jutaan U$D. Karena hasil penjualan obat terlarang nya adalah uang palsu. Siapa yang tidak marah jika sudah begini?


" Heh, apa kalian sudah bosan hidup?".


Vien berjalan mendekati ke arah lima anak buah nya yang sekarang sedang tertunduk ketakutan. Semakin takut lagi ketika mereka melihat Vien berjalan mendekat. Di antara mereka tidak ada yang berani menjawab.


" Hello... aku sedang bertanya di sini!"


Merasa tak ada jawaban membuat Vien semakin marah. Dia menampar satu persatu anak buahnya. Salah satu dari mereka yang berada paling ujung kiri diam-diam mengeluarkan pistol dari balik pinggangnya.


DOR!!!


Ternyata kalah cepat. Joe lebih dulu menembak tepat di kepala nya, dan orang itu langsung tumbang di tempat, Vien hanya melirik sekilas.


Empat sisa nya bergetar ketakutan, tak mudah menyusup seperti mereka. Dan mereka harus mengorbankan segala nya.


" Ma-af Ratu ka-"


" Apa maaf bisa mengembalikan semua nya hah?"


DOR!!!


Tanpa ragu Vien menembak pria yang tadi berbicara padanya, membuat tubuh nya ambruk di sebelah ketiga teman nya yang lain. Mereka semakin takut.


" Who is next?" Vien bertanya sambil menghisap rokok yang sudah ada di tangan nya.


Mereka diam, takut. Vien benar-benar mengerikan dalam situasi yang semacam ini. Vien menghembus kan asap rokoknya di udara kemudian beralih menatap mereka bertiga.


" 24 jam, ku beri kalian waktu 24 jam untuk mencari nya!"


Mereka mengdongak menatap satu sama lain. Bersyukur masih ada kesempatan hidup bagi mereka.


" Ba-baik Ratu" jawab pria yang memiliki badan paling besar di antara mereka bertiga.


Setelah itu mereka bergegas keluar secepatnya sebelum Ratu mereka berubah pikiran.


" Beres kan dia!" tak memperdulikan Joe. Vien malah menyuruh nya membereskan kekacauan yang di buat nya. Sedang kan dia malah pergi.


Vien tau, ini juga salah satu taktik dari Macks. Vien sangat hapal Alfred dan Macks berteman walaupun tidak begitu dekat.


* * * *


" Bagaimana? apa berhasil?"


" Ya, anda tenang saja tuan"


" Kerja bagus, kita harus lebih berhati-hati, karena dia akan mengincar kita sekarang"


" Baik tuan"


" Terus hilang kan jejak! jangan sampai dia dapat melacak keberadaan kita"


" Akan saya lakukan tuan"


Orang itu memutuskan panggilan secara sepihak. Lalu tersenyum miring di ruangan nya yang gelap gulita. Ia tidak akan pernah berhenti mengibarkan bendera perang sampai kemenangan berpihak pada nya


Macks Dallas tidak suka kata menyerah.


* * * *


John sedang sibuk dengan berkas nya ketika pintu ruangan nya tiba-tiba di buka dengan kasar hingga menimbulkan bunyi yang keras, membuat si pemilik ruangan menggeram marah.


" Shitt" bentak nya lalu mendongak kan kepala nya guna melihat siapa si pembuat ulah. Ingin mengutuk nya namun niat nya di urungkan saat melihat ternyata ayah nya yang masuk.


" What are you doing with my door?"


" Membuka nya tentu saja, lalu apa lagi?oh iya John. Bagaimana dengan calon mantu ku? apakah sudah ketemu?".


Ohh pertanyaan mistis itu lagi. Baru saja lima hari yang lalu dia menanyakan nya saat di Italia dan sekarang? apa ayah nya tak pernah lelah untuk bertanya.


#Jangan lupa like komen vote dan rate πŸ™πŸ™


Dan jadikan novel favorit Anda untuk dapat notifikasi up nya πŸ˜‰πŸ˜‰