
Jangan lupa untuk memberi like di setiap episode🤗 vote ny 10 juga gpp kok😚 komentar nya, serta rate 5 nya❤️
Mereka jelas kalah telak dengan orang-orang Macks yang hampir mencapai tiga puluh orang melawan orang-orang Vien yang hanya berjumlah lima belas. Black VS rusak total, mereka membakarnya habis saat sudah membantai semuanya. Vien datang sangat terlambat.
" Semuanya sudah siap Ratu"
Vien hanya mengangguk lalu berjalan dengan angkuhnya. Dia memasang wajahnya sedatar mungkin melewati anak buahnya. Suara ketukan hells nya menemani setiap langkah nya. Para anak buah yang berjejer di sepanjang lorong La Pante menunduk hormat saat Vien lewat. Vien memasuki mobil Lamborghini Aventador S berwarna hitam nya dan segera pergi menuju bandara. Tentu saja dia tidak sendiri ada Justin yang menemani nya sebagai supir.
Tak lama mereka sudah sampai di bandara. Di sana sudah ada pesawat jet yang menunggu nya. Vien keluar dari mobil membuat orang yang berjejer di sepanjang jalan menuju pesawat menunduk hormat. Vien mengangguk sekali lalu masuk ke dalam jet pribadinya. Hari sudah mulai memasuki malam saat Vien melakukan perjalanan nya. Dia sibuk dengan laptop nya hingga tak sadar bahwa Justin sedang berdiri di sebelahnya.
" Ada apa?" tanya Vien melirik sekilas ke arah Justin.
" Hati-hati dengan Mr. Zavier Ratu. Dia sangat licik"
Vien menghentikan aktivitas nya lalu menatap Justin tajam. Justin yang merasa di tatap oleh Vien menunduk kan kepalanya.
" Aku tahu" jawab Vien akhirnya lalu kembali melanjutkan kegiatannya.
" Saya akan menyuruh pramugari menyiapkan makan malam Anda Ratu" ucap Justin lagi Vien hanya mengangguk mengiyakan.
____________________________________________
John sedang berada di salah satu club ternama di kota itu. Ini juga akibat dari paksaan Hendry yang mengancamnya akan mendatangi kantor nya setiap hari jika dia tidak pergi malam ini. Sekarang ia pun di sini. John meneguk segelas minuman beralkohol yang ada di depannya. Dia menyandarkan tubuhnya kesandaran sofa. Begitu juga dengan dua temannya.
___________________________________________
" Masuk" serunya dari dalam dengan suara serak khas bangun tidur. Vien memang sengaja tidak mengunci pintu dan inilah alasannya. Dia terlalu malas bangun untuk membukakan pintu.
" Sarapan Anda Ratu" Justin meletakkan senampan sarapan yang di mintanya dari pihak hotel tadi.
" Letakkan di sana" ucap Vien dengan suara yang teredam selimut. Karena dia menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut.
" Saya letakkan di sini Ratu" Justin akhirnya meletakkan sarapan itu di meja yang ada di depan tv.
" Hmm"
" Pertemuan Anda dengan Mr. Zavier jam 12 siang ini Ratu" peringat Justin.
" Jam berapa sekarang?" tanya Vien masih dengan suara yang teredam selimut.
" Jam setengah 12 Ratu" Jawab Justin santai dengan nada geli. Spontan Vien membuka selimut nya dengan menatap tajam Justin.
" I want kill you now!" ucap Vien tapi tidak membuat Justin takut. Malah dia tersenyum melihat tingkah laku Ratunya.
Ayo like, komen, vote dan rate nya🤗 author sayang klean❤️💋