
Let's Reading!!!
Vien msh tertidur dgn nyaman di balik selimut tebal nya tnp memperduli kan sinar cahaya yg msk melalui celah jendela kamar nya.
"Hey Ratu Mafia! Apa kau tdx akn bangun? ank buah mu sdh menunggu mu di bawah!" teriak Anthony dr luar kamar Vien.
"Arrghhh!!Diam lh Thony aku sdh bangun!".
"Oh baiklah, dan cepatlah turun ke bawah Dady dan Momy sdh menunggu" ucap Anthony.
Vien menghembus kn nafas kesal lalu segera bangkit dr kasur nya lalu pergi ke kamar mandi. Setelah menghabis kn waktu sekitar 30 menit utk ritual mandi ny Vien segera bersiap-siap. Dgn cepat dia memilih baju,celana,sepatu dan jam tangan ny yg akn dia pakai hari ini. Dan ya semua harga barang milik Vien sgt lh fantastis.
"kau lama sekali Ratu Mafia" kesal Anthony.
"Ya Kk kau lma sekali, aku sdh lapar sejak td" tambah Althea seraya memegang perut nya.
"Msh untung aku turun" Jwb ny dingin lalu segera duduk.
"Thony berhenti lh memanggil ku Ratu Mafia" ucap Vien tiba2 saat Anthony baru saja ingin menggigit roti bakar nya.
"*Dan kau berhenti lh memanggil ku Thony! Itu sgt lh tdx cocok dgn wajah ku yg super tampan ini kau tau?".
"kau tau aku tdx segan membunuh mu*!".
Vien sengaja memotong roti bakar nya dgn tekanan. Dia jg terus menatap Anthony serius. Jika sdh begini Anthony hilang nyali. Walau pn Vien adik nya tetap sj dgn profesi nya itu dia tetap lh menyeramkan.
"Sdh cpt mkn sarapan kalian!" Ucap Edward memotong.
"Oiya mom, hr ini aku pulang terlambat karna ada jadwal operasi" Althea berkata pada Cordelia.
"Joe kau sdh dtg, kau sdh sarapan?" sapa Edward melihat Joe yg baru dtg.
"*Sdh Tuan".
"Dad, mom aku sdh selesai*".
Vien kemudian beranjak dr kursi, berjln mendahului Joe yg mengikuti belakang nya. Mereka menuju ruang rahasia milik Vien yg berada di bawah tangga. Ruangan nya sgt luas dan mewah. Pintu ruangan itu menyatu dgn tembok bahkan menyerupai tembok. Yg pasti nya keamanan nya sgt terjaga.
"Ada apa?" tny Vien saat mereka berdua sdh memasuki ruangan rahasia itu.
"Ank buah Macks sdh menyebar di sekitar kita. Bahkan sebagian dr mereka ad yg menyamar mjd org2 kita" Jls Joe.
Vien tersenyum devil πππ siapa pun yg melihat nya pasti akan bergidik ketakutan.
"Aku suka dtg sifat nya yg pantang menyerah itu" ucap Vien.
"Ini data diri mereka Ratu. Jumlah nya ad sekitar 15 org. Sdh di selidiki mereka adlh org2 Macks yg terbaik".
"*Terus awasi mereka Joe!".
"Baik Ratu".
"Siapkan penerbangan ku,30 menit lgi aku akan ke Italia".
"Baik Ratu. Ada lagi*?" tny Joe.
"Dan apakah kau tau Joe, Macks juga ad di Italia skrg?".
Joe mengangguk "*Ya Ratu".
"Bawa saja org2 Macks bersama".
"Apa tdx bahaya Ratu?".
"Just do it!".
"Baik Ratu sy akn siapkan skrg. Sy permisi Ratu*" Joe menunduk hormat kpd Vien yg di balas Vien dgn anggukan.
Vien membuka pintu dan Ia melihat sebuah kotak yg di bungkus menyerupai hadiah.
"Thony, Althea!" panggil Vien.
Yg di panggil pun segera keluar.
"Ada apa?" tny mereka bersamaan.
"It's yours?" tny Vien. Dan keduanya menggeleng dgn serempak.
Anthony maju dan menendang kotak itu. Seperti nya tidak ada bahaya. Anthony membuka nya perlahan. Kedua org tua mereka pun skrg ikut bergabung.
"WHAT THE ****!!" teriak Anthony.
**Kira-kira apa ya isi nya???
Penasaran?
Tggu Up yg berikut nya!!!
Jgn lupa like komen vote dan rate nya ππ
Dan jgn lupa jg mampir di karya novel author yg lain yaitu"Cinta sejati Shafira" dan "Tomboy Girl".
Slm Author πππ**