TIME TRAP

TIME TRAP
GROUND ZERO



10 Februari 2015


Wah... Aku langsung buru-buru menghampiri cermin. Inilah aku di usia 16 tahun ku! Masih seimut ini ya dulu aku! Hahaha.


Baiklah, tiap kali aku memundurkan waktu: berarti semua uang yang kuraih di masa datang tentulah lenyap juga.


Peraturan paling fundamental sebelum memulai segala sesuatu, bangun fondasi kokoh di atas segalanya, dengan sesuatu yang paling esensial dan hakiki: UANG! Ini benar-benar pivotal, tidak bisa ditawar. Jadi seperti biasa, aku mengumpulkan uang dulu dan seperti biasa pula, dengan sangat mudah menjadi milyarder lagi, dalam sekejap.


Setelah uang kudapatkan, kini waktunya aku meningkatkan level parasku, juga intelektual dan talentaku. Bisa dibilang aku seorang pragmatis. Aku ingin segalanya sempurna di hidupku. Karena harta berlimpah aja tidak cukup. Lagipula pada hakikatnya semua manusia tidak akan pernah merasa puas, kan?


Dan aku tidak ingin memundurkan waktu lebih jauh dari sekarang. Usia 16 tahun ini adalah usia emas, usia yang kutandai sebagai pagar batas kekuatanku, yang berarti aku tidak akan pernah kembali ke usia sebelum 16. Aku tidak tertarik pada masa SMP, SD, masa kanak-kanak yang tidak berguna bagiku.


Sempat terbesit di benakku: pasti seru jika aku sudah memiliki intelektual orang dewasa di usia balita, apalagi dengan finansial berlimpah. Bayangin saja ada anak SD yang super jenius dengan kekayaan ratusan milyar? Luar biasa bukan? Tapi aku tidak menjadi anak dengan tubuh yang masih kecil, lemah, dan kurang berguna. Aku akan kesulitan melakukan hal-hal dewasa pastinya, seperti bersenang-senang dengan wanita. Dengan berbagai pertimbangan itulah, aku tidak akan pernah mau menyentuh usia itu dengan kekuatanku.


Jadi, usia 16 ini sudah kupikirkan dengan sangat matang, aku pilih sebagai GROUND ZERO—usia permulaan dari segalanya, dimana aku akan memahat diriku dari awal, menuju kesempurnaan.


Waktunya menentukan skala prioritas. Dimulai dari penyempurnaan fisik. Aku pun mulai olahraga dan diet. Dengan kekayaan berlimpah seperti ini di usia muda, segalanya akan menjadi sangat mudah. Pertama aku akan memilih tempat fitness paling bagus di daerah ini. Lalu akan memakai jasa personal trainer yang paling bagus dan berpengalaman, berapapun harganya. Tak lupa memenuhi nutrisi ku dengan asupan gizi dan protein yang mahal!


Dan dengan bangga aku mempersembahkan maha karyaku: TIME TRAVEL DIET! Diet eksklusif yang hanya bisa dilakukan olehku! Aku akan selalu menjaga apapun yang masuk ke dalam tubuhku mulai sekarang. Eat clean—tidak makan gorengan, gula, dan makanan-makanan 'kotor' lainnya. Bahkan sebagian besar yang aku konsumsi adalah makanan organik


Simple, aku akan melahap apapun yang aku mau, sepuasnya! Aku pernah dalam sehari makan martabak manis spesial 1 kotak, ditambah es krim, ayam goreng cripsy, mie instant dan lainnya sampai benar-benar kenyang bahkan mual! Lalu aku tinggal mengulang waktu ke sebelum aku memakan semua itu, REVERSE! dan... BZZT! Aku kembali bersih dari makanan-makanan 'kotor' itu!


Di kulkas dua pintuku tersimpan penuh berbagai makanan mewah dan lezat, namun tak satupun yang benar-benar aku santap. Praktis banget kan bisa menikmati makananan apapun tanpa harus benar-benar memasukkannya dalam tubuh kita? Haha.


Bagaimana dengan fitness? Bagaimana bila aku suatu waktu sedang nggak mood berolahraga? Haruskah aku memaksakan diriku? Tentu saja tidak. Aku akan bersenang-senang seharian tanpa olahraga. Sehari kurang puas? Seminggu pun tidak masalah! Aku tinggal bersenang-senang dengan wanita, nonton, jalan-jalan, main game, dan melakukan hal sia-sia lainnya sampai bosan. Kemudian, aku tinggal kembali ke 'waktu semula'—hari dan jam dimana aku harus berolahraga.


Aku harus olahraga minimal sejam setiap harinya. Ditambah perawatan wajah dan tubuhku yang sangat mahal. Perawatan kulit dari harga jutaan hingga ratusan juta, hingga perawatan mewah seperti stem cell juga sering aku lakukan. Dalam setahun saja aku sudah menjadi sangat tampan, atletis, dan populer di sekolah. Sempurnalah semuanya!


Tak hanya melatih tubuh dan memperindah fisik. Tentu saja aku juga harus menambah wawasan ilmu pengetahuanku. Aku akan membaca puluhan bahkan ratusan buku. Hingga beberapa alat musik seperti piano dan gitar pun kupelajari, untuk meningkatkan kualitas diriku. Waktuku unlimited—tidak terbatas!


Aku juga perlu menambah skill yang berguna untuk proteksi diri. Aku akan mempelajari beberapa ilmu beladiri untuk melindungi diriku dari marabahaya. Beberapa ilmu diri yang kupilih: Taekwondo, Brazilian Jiu-Jitsu, Krav Maga, dan Boxing.


Terakhir, aku merasa wajib untuk mencatat seluruh kronologi waktuku, agar semua ingatanku tertata rapi. Apa yang sudah kuubah, waktu mana saja yang sudah kuulang. Apa saja yang sudah kulakukan dan yang akan kulakukan dengan kekuatan waktuku. Mulai saat ini aku akan menuliskan seluruh perjalanan hidupku, petualangan waktuku, seluruh ambisiku bahkan rencanaku dengan detail pada sebuah diari digital di ponselku.


Dan dalam beberapa saat kemudian, jadi individu pria sesempurna apakah diriku?