
(Bel masuk pun berbunyi)
Kini di pelajaran ke dua di ajar oleh guru Bahasa Indonesia, Alfin sangat semangat mengikuti pelajaran tersebut.
"semangat sekali kau Alfin" kata Anan
"iyalah, inikan pelajaran favorit ku" jawab Alfin
Revan hanya tersenyum menyimak pembicaraan mereka.
(Bel istirahat ke 2 berbunyi)
Anan pergi menemui teman basketnya sedangkan
Alfin sedang ke kantin dan Revan ia pergi ke mushola karena sebentar lagi masuk waktu dzuhur.
"eh ntar kumpul di kantin ya" kata Anan
"oke" jawab Alfin
Revan hanya menganggukkan kepala.
(Di posisi Anan)
ia sedang mengobrol dengan Aldo, seketika Chelsea menyapa anan.
"hei Anan, lagi apa disini?" tanya chelsea
"eh chelsea, gua lagi bicarain ekstrakurikuler basket nih, loh mau gabung gak?" kata Anan
"boleh" jawab chelsea
"pulang sekolah ya latihannya" kata Aldo
"oke" kata chelsea
(Di posisi Alfin)
Ia sedang memilih makanan dan minuman seketika ada yang memanggilnya yang ternyata dia Nisa dan Amira.
"lagi jajan fin?" tanya Nisa
"lagi melukis, yaialah lagi jajan" kata Alfin tertawa
"Revannya mana Alfin?" tanya Amira
"dia lagi ke mushola, katanya nunggu waktu dzuhur" jawab Alfin.
(Seketika Amira tersenyum entah kenapa)
"kenapa mir?" tanya Nisa heran
"gak ada" jawab Amira malu
(Revan sholeh banget ya, jadi makin suka aku sama Revan) batin Amira.
(Di posisi Revan)
ia sedang menunggu waktu masuk sholat dzuhur dan Revan selalu menjadi muadzin di mushola itu.
"Waalaikumsalam warohmatulohi wabarakatuh, iya ada apa ya" kata revan
"kamu lagi nunggu waktu dzuhur ya" kata Amel
"iya, maaf ini siapa ya?" kata revan
"Aku Amel teman sekelas, masa gak tau! dan juga kenapa kamu ngomong nya gak sambil liat mukanya" kata Amel menatap revan
"maaf permisi" kata revan yang masuk ke mushola
"ih di tinggalin mulu, masa revan gak terpesona sih melihat kecantikan aku!" batin Amel kesal
(Kini jam 12.05 sudah masuk waktu dzuhur)
Revan pun adzan di mushola tersebut, Adzan revan terdengar oleh Amira yang sedang melepaskan sepatu di depan mushola.
"merdu sekali adzan nya" batin Amira
(Setelah adzan dan iqamah)
beberapa murid dan Guru datang kemudian mereka sholat dzuhur di pimpin oleh ustadz Hilman, Anan dan Alfin juga ada di sana.
(Selesai sholat)
Revan duduk di depan mushola sedangkan Anan dan Alfin sudah kabur entah kemana.
"Assalamu'alaikum Revan" kata Amira yang ikut duduk di depan mushola.
"Waalaikumsalam ada apa ya Amira?" tanya Revan sambil mengikat tali sepatu.
"tadi yang adzan kamu ya, merdu banget" kata Amira tersenyum
"Terima kasih Amira" jawab Revan tersenyum menatap Amira.
(aduh ditatap pake senyuman lagi, kan jadi baper) batin Amira.
mereka mengobrol dengan jarak 1 meter karena gak baik kalo terlalu dekat.
"kamu imut deh kalo lagi malu" kata Revan yang sedang memakaikan kopeahnya dan berdiri.
seketika Amira merasa malu mendengar ucapan Revan.
"eh apa? tadi bilang apa?" kata Amira
"hah? bilang apa ya?" jawab Revan tersenyum dan berjalan meninggalkan Amira di mushola.
"Revaan!!" panggil Amira
"ya?" jawab revan menengok ke Amira
"kamu.. kamu tampan" kata Amira dengan suara kecil dan ragu mengatakannya.
"Terima kasih, cantik" kata revan dengan suara kecil yang ternyata terdengar oleh Amira.
(eh tadi gak salah denger kan? dia bilang aku cantik?) batin Amira berbunga-bunga.
Terima kasih banyak untuk kalian yang sudah membaca cerita ini๐โบ mohon maaf bila ada kata-kata yang salah๐ selamat membaca! ๐๐