
(Kini mereka sudah SMA kelas 2)
Di pagi hari yang sejuk, mereka sedang bersiap-siap untuk pergi kesekolah.
(di ke sekolah)
anan berjalan dengan penuh semangat sambil memegang bola basketnya, sedangkan alfin berjalan dengan membawa buku, sesekali ia membaca saat berjalan dan revan, dengan kopiah di kepalanya ia selalu tersenyum bila ada yang menyapanya.
"ganteng sekali mereka" kata siswi 1
"Aaaa!! aku suka cowok yang pegang buku" kata siswi 2
"lihat cowok basket itu, gagah sekali" kata siswi 3
sedangkan revan ia hanya menjawab salam dari orang yang menyapanya.
(Di kelas)
Di kelas 2 ini, mereka sekelas dengan chelsea dan kedua temannya, tempat duduk mereka pun tak jauh.
"van, kamu tau sekarang hari ulang tahun anan" kata alfin
"iya, terus?" kata revan
"kita rayain aja, nanti malam ya" kata alfin
"betul tuh mompong malam minggu" sambung chelsea
"iya aku setuju, kamu kasih apa buat anan, kamu kan pacarnya chelsea" kata nisa
"aku belum tau" kata chelsea
"Bagaimana kalo kita makan-makan, nanti aku ajak kak amir" amira
"boleh tuh" kata revan
"eh kalian ngomong apa sih!" kata anan
"eh anan, kita lagi ngomongin anak ayam yang jatuh dari pohon kelapa kemarin" kata alfin
"ouh" kata anan singkat
skip~-----~
(Pulang sekolah)
Anan dan chelsea ada latihan basket di sekolah.
Alfin, nisa dan revan pergi ke rumah amira untuk meminta bantuan amir kakaknya amira.
"gimana amira" kata nisa
"kak amir gak ada di rumah, dia ada di kantornya" kata amira
"kakak mu kerja" kata alfin
"walaupun kak amir pelukis ia juga pemimpin perusahaan kami, ayahku sudah tua jadi kakakku yang menggantikannya" kata amira
"terus bagaimana" kata nisa
"aku akan bilang nanti" kata amira
"aku pamit dulu ya" kata revan
"kemana van" kata alfin
"ke pesantren" jawab revan
Mereka bingung sejak kapan revan masuk pesantren.
"kamu masuk pesantren?" kata alfin
"hm.. ngga saya cuma mau ketemu arman dan pak kyai" kata revan
"apa hubungannya kamu sama pak kyai di pesantren itu" kata nisa
"beliau adalah paman ku, dia adik ayahku" jawab revan
"pantesan kamu deket banget sama pak kyai dan arman saudara kamu?" kata alfin
(Malam harinya)
mereka berkumpul di taman dekat kosannya anan, alfin dan revan.
"Assalamu'alaikum van" kata arman
"Waalaikumsalam, eh arman kamu boleh kesini sama pak kyai" kata revan
"iya, syukurlah ada kamu disana tadi" kata arman
"chelsea kemana nisa?" kata alfin
"dia lagi mengulur waktu agar kita bisa menyiapkan semua ini" kata nisa
(1 jam kemudian)
Semua perlengkapan sudah siap, panggangan dan arang pun sudah ada.
"lihat ada anan dan chelsea, yuk sembunyi" kata amir
"oke" kata mereka
anan pun heran kenapa chelsea membawanya ke taman, apalagi sepi sekali.
"jeddoooor!!" (mengagetkan anan)
"happy birthday anan" kata chelsea dan yang lainnya.
"selamat ultah yang ke 16 tahun" kata revan.
anan sangat senang, teman-temannya mengetahui bahwa hari ini anan ulang tahun.
mereka pun membakar ikan bersama-sama dan memakannya bersama.
Anan mengajak chelsea ke sebuah air mancur di taman tersebut, mereka menjauh dari yang lainnya.
(Di posisi revan dan teman-temannya)
"eh chelsea kemana?" tanya nisa
"eh iya, anan juga ilang kemana ya" kata alfin
"van" kata arman menatap revan
"ya aku mengerti maksud mu"jawab revan
(Di posisi anan)
mereka sedang menikmati bintang di langit dengan kunang-kunang di sana.
"kenapa kesini?" kata chelsea
"Aku ingin bersamamu di hari ulang tahun ku" kata anan.
"hee.. kau takut kehilanganku ngaku aja kamu" kata chelsea
"ya benar" jawab anan
(Di posisi amira)
"kemana sih mereka" kata amira
"arman dan alfin kalian cari ke sebelah kiri taman, rara dan nisa cari ke kanan taman, sisanya cari ke tengah taman" kata amir
"baik" kata mereka
semuanya sudah memulai pencarian, di sana tinggal revan dan amir.
"menurutmu apa yang di lakukan anan dan kemana ia pergi" kata amir
"kalo harus jujur ya, mereka sedang berduaan di tempat indah yang banyak kunang-kunang dan menatap bintang" kata revan
"kenapa kamu bisa tau" kata amir
"hanya firasat" jawab revan tertawa
(Bersambung)