
RUANGAN KEPALA SEKOLAH
Tok tok...
(terdengar suara ketuk pintu dari luar)
"Iya, masuk!"
krek...
suara pintu terbuka di iringi suara langkah kaki.
"Oh! masuk lah sini..."
iya pun menghadap kepala sekolah.
"Permisi pak, katanya bapak memanggil saya ya?" Arya
Bapak kepala sekolah " Duduk lah dulu! masak ngobrol sambil berdiri?" dengan ekspresi ya mencoba sok dekat.
Arya pun duduk, lalu...
"Bagus kamu dah datang, bapak menunggu dari tadi loh!"
"Maaf pak!" jawab Arya
"Tapi kalau boleh tahu sebenarnya kenapa bapak panggil saya ke sini? padahal sebentar lagi acara akan dimulai!" tanya balik
"Hah, itu yang ingin saya bahas dengan mu nak Arya"
"Dengan saya? apa pak!!" Arya dengan wajah penasaran.
*
Pak kepala sekolah pun mulai berbicara dengan Arya. Kedua wajah mereka tampak serius satu sama lain. entah apa yang Pak kelapa sekolah bincangkan dengan Arya, tapi tampak dari wajah Arya seperti orang yang kebingungan.
Karena bukan hanya mereka berdua saja yang ada di ruang itu...
*
14 Menit kemudian....
"Bapak berharap kau memutuskan hal yang benar!"
Arya menundukkan kepalanya dengan ekspresi bingung yang terlihat jelas. " Akan saya pikirkan dulu pak!" dengan suara pelan.
pak kepala sekolah yang melihat Arya seperti orang yang kebingungan berkata " Iya, di pikirkan lah baik-baik. Bapak berharap nak Arya bisa mengambil keputusan yang benar!
Arya tetap diam sambil menundukkan kepalanya. Lalu...
"Kalau sudah selesai apa saya boleh pergi pak!!" Ia berkata perlahan sambil mengangkat kepalanya, dengan hati bercampur aduk tapi juga tidak senang.
lagi-lagi bapak kepala sekolah melihat wajah kebingungan dari Arya. Lalu Pak kepala sekolah melirik kaki-laki paruh baya yang ada di ruang tersebut juga. Laki-laki itu pun memberi kode iya. Dan Bapak kepala sekolah pun hanya menganggukkan kepalanya dengan makna "IYA".
Arya pun langsung berdiri dari tempat duduknya dan berpamitan, sambil masih menundukkan kepalanya. Sembari meninggal kan ruangan kepala sekolah. "Arya!!" suara panggilan yang halus keluar dari mulut ibunya.
Tapi Arya tidak menghiraukan panggilan ibu nya itu. Dan pergi tanpa melihat kedua orang tua nya.
*
"Ya, bukan hanya mereka berdua saja yang ada di ruang tersebut. Ada juga ibu serta papa Arya yang ternyata sudah ada di ruang itu!"
*
Langkah kaki nya terdengar jelas karena kesunyian di lorong jalan itu. Ia berfikir sambil berjalan menunju tempat utama.
suara langkah kaki berhenti,...
BRUUKK...
tiba-tiba Arya terjatuh,..."Ay kau dimana?"
"Aku membutuhkan mu...Ayra-ku!!" bergumam sambil berlinang air mata yang keluar dari mata indahnya itu membasahi wajah tampan tersebut.
Sedangkan di sisi lain....Ayra dan Aydin🌹🦋
Aku menyukai mu... Ay..ayra! "
mendengar kata yang berbeda, tapi dengan makna satu. Terjadilah keheningan di antara mereka. Dengan Aluna music yang di mainkan di toko tersebut, menambah suasana menjadi tegang.
"What?" Ayra terkejut atas pernyataan cinta dari Aydin.
Seojun melihat ekspresi Ayra sangat kaget dan juga dirinya masih terpikirkan oleh saudaranya itu.
"Pufft...Puft...Hahaha..." Aydin
"Eh...?!" Ayra semakin bingung. lalu ia tersadar
"dasar kau ini! berani-beraninya kau menipu ku!!" sambil memukul-mukul Aydin dengan ekspresi marah di campur malu yang terlihat jelas di wajahnya.
"Hehehe.... sorry sorry! jangan pukul lagi dong ay? sakit tahu..." tutur nya Aydin.
"Apanya yang sakit! orang gak kuat juga ku pukul" jawabnya sambil masih memukuli Aydin.
"Aku salah salah! maaf ya?" Mohon Aydin.
Ayra pun berhenti memukulinya, dan membalikkan badan sambil berjalan meninggalkan Aydin.
"Ay?" seojun
Ayra pun berhenti dan berkata "Aku mau lihat-lihat barang, ikut gak? Ya terserah mu juga sih..." jawab nya dengan judes, dan berjalan kembali meninggalkan Aydin.
Aydin pun tersenyum kecil, dan mengikutinya dari belakang.
Akhirnya mereka selesai membeli yang mereka inginkan masing-masing. Dan pergi meninggalkan toko tersebut.
"Kau mau Nebeng gak?" unjar Aydin.
"Hah! kau gak lihat aku bawa mobil?" jawabnya
"Yah aku kan hanya menawarkan saja, Yah kalau gak mau ya sudah. DaahhDaah..! Sampai bertemu di sekolah" sambil melambaikan tangan dan masuk ke mobil.
Mobil Aydin pun mulai berjalan meninggalkan mobil Ayra yang di belakang nya. Ayra pun juga masuk dan meninggalkan tempat parkir, dan menuju ke sekolah.
Bersambung......
Assalamualaikum...
Hai semua ☺️ terimakasih untuk yang sudah membaca karya saya ini❤️ maaf jika ada kesalahan kata tolong di maklumi y 😁 juga anda bisa komen jika ada alur yang tidak sesuai, karena saya masih banyak kekurangan jadi berharap Anda semua mau membantu memberi tahu saya 🙏
...Karena saya jarang update jadi mohon di maklumi juga 😅& mohon selalu nantikan dan dukung karya saya y🤗...
...Serta jangan lupa like 👍komen 💬 vote 🎟️ serta tip y💰😅😁...
Sekali lagi terimakasih dan selamat menikmati😊
...Oh ya, jangan bosan menantikan karya-karya saya y😉❤️...
wassalamu'alaikum....