This Is My Story To The Afterlife

This Is My Story To The Afterlife
Plot 1^Pertemuan Pertama ku



Hai...namaku Ayra. Aku adalah anak kedua dari dua bersaudara, aku mempunyai seorang kakak perempuan. Tetapi saat ini ia sedang belajar di luar negeri. Sedangkan ibu dan ayah ku sama-sama sibuk bekerja, mereka jarang sekali berada di rumah. Di rumah, aku hanya berdua dengan pembantu rumah tangga ku yang sudah mengasuh ku sejak kecil.


Saat ini aku duduk di sekolah menengah SMA GARUDA murid kelas 2-1. Aku mempunyai 3 sahabat perempuan dan 2 sahabat laki-laki. Kami sudah mengenal satu sama lain cukup lama, kami juga sekolah di tempat yang sama. Kami hanya berbeda kelas saja. Selama kedua orang tua ku sibuk bekerja, merekalah yang selalu menemani ku dan selalu ada untuk ku. Sejak awal aku sudah terbiasa dengan kesepian yang aku alami, walau pun aku rindu dimana saat-saat keluarga ku berkumpul semua.


Kehangatan keluarga adalah yang selalu aku rindukan. sudah lebih dari dua setengah tahun aku tidak pernah kembali merasakan kehangatan sebuah keluarga. Setiap orang pasti sangat bahagia saat berkumpul bersama dengan keluarga mereka... "Mereka sungguh sangat beruntung, tapi sayang aku tak seberuntung dari kebanyakan orang". Untung saja aku mempunyai sahabat yang membuat hari-hari ku tidak membosankan, dan mengisi warna dalam hidup ku.


Awalnya hari-hari ku berjalan seperti biasanya, hingga ada satu warna lagi yang mengisi dunia putih ku ini. Warna yang sangat indah, warna yang sangat spesial, warna yang belum pernah aku lihat sebelumnya. Aku ingin warna itu selalu ada dalam dunia ku sampai dunia ku ini tertutup dan tak bisa menerima warna lagi.


Hidup itu singkat dan tak ada yang tahu kapan akan berakhir. karena itu aku tidak ingin menyia-nyiakan masa dalam hidupku kali ini. Aku ingin memenuhi hidup ini dengan penuh warna yang indah. Aku juga ingin menjadi salah satu warna yang akan ada di dunia orang-orang yang ku sayangi, warna yang tidak akan mereka lupakan. Warna yang akan mereka rindukan dan selalu menjaga setiap kenangan yang pernah warna itu berikan kepada mereka.


...*...


Pagi yang begitu indah..... hari ini juga seindah sebelum nya. Aku berangkat ke sekolah bersama ke-3 sahabat perempuan ku, Mereka menjemput ku ke rumah. Seperti biasa kedua orang tua ku juga belum kembali ke rumah, mereka selalu sibuk dengan pekerjaan mereka di kantor. Jika pulang pun aku jarang melihat mereka, karena mereka pulang nya larut malam dan berangkat kerja pagi-pagi sekali. Seperti itulah hari-hari yang ku jalani selama dua setengah tahun ini.


saat kami sudah hampir sampai di depan gerbang sekolah, aku dan ke-3 sahabatku melihat dari kejauhan bahwa sudah ada yang menunggu kami tepat di depan gerbang masuk sekolah. ternyata itu adalah seojun dan arya, mereka adalah sahabat laki-laki ku yang tadi di awal aku ceritakan. Kami pun bergegas menuju mereka berdua. Mereka menyambut kami dengan senyuman di wajah mereka, dengan tatapan seperti biasanya yaitu tatapan yang hangat.


Akhirnya aku, rara, Raisya, Dessy, arya dan seojun masuk ke dalam sekolah dan menuju kelas kami masing-masing. Aku, Raisya, dan seojun kami di kelas yang sama yaitu kelas 2-1.


Sedangkan Rara dan dessy dikelas 2-2. Dan arya di kelas special khusus untuk orang-orang yang mempunyai IQ tinggi. Kami saling berpisah saat sudah di depan kelas masing-masing. Tapi saat jam istirahat kami akan berkumpul lagi.


Tidak lama kemudian bel pertama sekolah berbunyi itu menandakan kelas akan segera di mulai.


... **...


tring tring tring....


Bel kedua pun sudah berbunyi, mempertandakan waktu untuk istirahat.


Ya.. ku akui, dia memang tampan, postur badan nya cukup bagus untuk anak laki-laki SMA. Gayanya juga keren. Tidak heran jika para wanita bisa langsung terpesona dalam sekejap dengan ketampanan nya itu. Ya.. termasuk aku juga πŸ˜‰.


Tampa sadar aku memerhatikan anak itu sampai masuk ke ruang kepala sekolah.


...***...


25 menit kemudian....


Bel pun berbunyi, itu tandanya bahwa pelajaran akan segera dimulai.


Kami pun kembali ke kelas kami masing-masing. Tidak lama kemudian wali kelas kami datang dan tidak terduga anak laki-laki yang tadi, datang bersama wali kelas ku. Dalam sekejap saja, dia bisa membuat teman-teman perempuan di kelas ku mengagumi dan terpesona dengan ketampanannya. hingga mungkin akan ada pembentukan "klub fans" baru πŸ˜‹.


Tapi kehadiran anak baru itu sedikit membuat kesal para laki-laki di kelas ku. Ya, mungkin mereka takut tersaingi πŸ˜‚.


Wali kelas kami pun menyuruh anak itu untuk memperkenalkan dirinya. Awalnya ia diam saja, tidak mengatakan sesuatu.


Lalu "hai... saya Aydin. saya murid pindahan dari SMA 011 Jakarta. Saya harap kalian semua menerima saya dan mau menjadi teman saya dengan senang hati. Senang berkenalan dengan kalian semua ". Aydin tersenyum dengan senyuman yang sangat mematikan...Eh maksudnya senyuman yang sangat indah di bibir tipis nya itu, senyuman yang meluluhkan hati para wanita termasuk aku siπŸ˜πŸ˜‹.


BERSAMBUNG......


Nantikan terus ceritanya ya... selamat menikmati.


Dan janga lupa di komen dan like ya... serta mohon dukungannyaπŸ™ terimakasih 😊