
krek...(suara pintu terbuka)
"Non, bangun sudah pagi?!"
"Ah.. bentar lagi bi. Masih ngantuk nih!" jawab ku.
"Non, bangun. entar Non telat lagi ke sekolahnya!"
"uhh.. iya iya" sambil berusaha menyadarkan diri.
"Dah, sekarang Non cepatan mandi abis itu serapan. Sekarang bibi mau suruh pak Ahmad untuk siapkan mobil dulu ya?"
"Eem..."
" ya udah cepat sekarang Non bakit,madi sana!" berkata sambil berjalan keluar kamar.
"Uh..Bibi bibi!" gumam ku, sambil memandang nya dengan setengah sadar. Serta mencoba bangkit dari kasur empuk ku ini ๐.
47 menit kemudian....
"Aduh mana sih Non Ayra ini" gumam.
"Non Non..cepat sudah telat nih?!!" Berkata sambil teriak.
talk talk talk.....(suara langkah kaki turun)
Tatap...
..."Bibi, namanya Anis. Aku sering menyebut nya dengan panggilan Bibi saja. yah dia ada pengurus rumah ini. Serta orang yang sudah merawat ku sejak kecil. Bisa di bilang ibu ke dua ku" batin....
saling menatap...lalu : "Aduh Non, ngapain pakek bengong segala di situ. Cepatan turun, dah jam berapa nih!! " ucap si bibi.
Ayra " iya, sebentar bi'..." sambil berjalan turun menghampiri bibi Anis.
Saat Ayra menghampiri bibi Anis, bibi anis langsung menarik tas Ayra. Dan memasukkan sesuatu.
"Heh, apa nih?" Ayra.
"Bibi masukkan kotak makan serta botol minum, nanti Non makan di kelas ya. Sebelum mulai pelajaran!" unjar bibi Anis.
Ayra " Tapi kan masih sempat bi'? lagian Ayra lapar nih!!!"
"hemp!"
Tiba-tiba bibi Anis memasukkan roti ke mulut ku. "Hah.. bibi!!"
Bibi " Sudah Non sekarang makan roti selai ini aja dulu, nanti sampai kelas langsung makan bekal yang udah bisa siapin y? kalau belum bel masuk tapi!"
"em, ya udah lah" dengan nada jawab ku sedikit kesal ke bibi.
Aku pun yang merasa sedikit bersalah juga berkata " iya bi', Ayra ngerti kok. Lagian kan Ayra sendiri yang sudah bangun nya. Padahal bibi dah bangunin Ayra" ku berkata sambil tersenyum.
"Wah, ternyata sekarang Non sudah pengertian y! sudah dewasa nih!!" goda bibi Anis.
Ayra "Ah, Mohon Maaf Aja Nih Bi'! berarti selama ini Ayra tu gak pengertian dan dewasa maksudnya bibi ya?!!"
Bibi Anis " hehehe...gak gak. Bibi cuman bercanda. Dah sana Non berangkat, nanti telat loh!"
Ayra "em, iya. kalau gitu Ayra berangkat dulu ya bibi!"
"Iya Non. Tapi Non hari ini berangkat di antara pak Ahmad ya? gak usah naik bus dulu hari ini,. Biar gak telat" unjar bibi.
Ayra "ya bi' , makasih. Kalau gitu Ayra berangkat sekolah dulu ya!" sambil tersenyum kecil di bibir ku.
"iya, hati-hati ya Non?". tutur bibi anis.
Ayra " Assalamualaikum..."
"Waalaikumsalam...Nonn" tutur nya kembali.
Aku pun berjalan keluar rumah menuju mobil.
" Assalamualaikum...pagi pak Ahmad" unjar ku sambil tersenyum.
Pak Ahmad "Waalaikumsalam...Non. Dah mau berangkat Non?!"
"Iya pak, sekarang" jawab ku.
Pak Ahmad "Siap Non." Sambil Pak Ahmad membukakan pintu mobil.
"Makasih Pak!" tutur ku.
Pak Ahmad "Sama-sama Non." Denga senyum yang di pancarkan pak ahmad.
Akhirnya mobil pun bergerak, dan aku menuju ke sekolah.
"Gak sabar pingin cepat-cepat ketemu Arya!" batin ku.
Sambil memandangi langit biru muda lewat sehelai kaca mobil.
@Untuk semuanya yang sudah membaca dan mendukung saya, saya sangat berterimakasih pada kalian semua โบ๏ธ nantikan terus karya baru saya ya?!!๐
...๐ฃJangan lupa baca, like, komen, tip, serta menunggu lanjuttan cerita nya ๐ tetap dukung saya dan karya-karya saya ya!!๐...
๐ Semoga kalian/Anda semua sehat selalu...Amin ๐คฒ Sekali lagi terimakasih banyak๐Bye bye....