
"Dring dring...." suara serta getaran dari HP yang ada di meja kamar. Tak ada yang mengangkat, cukup lama suara dari hp terdengar tapi masih tidak ada yang mengangkat.
" Kerk.... " terdengar bunyi pintu terbuka.
" Loh, Arya telpon? malam-malam!?" gumam Ayra.
"Apa terjadi sesuatu ya! Ah, ku telpon balik saja lagi." batin nya.
Disisi lain....
"Tengtrang tengtrang...."
Melihat sesaat "Ayra" gumam.
"Waalaikumsalam, ada apa!" tutur nya.
"Ehh...hah, Assalamualaikum" Ayra.
Arya "Waalaikumsalam salam, ada apa Ra !"
"Loh, bukan nya tadi kau telpon aku y? kok malah balik tanyak sih....ah...kenapa?!" bales nya.
" Kau sekarang lagi ngapain?" tanya arya.
jawab " lagi mau istirahat, ada apa emangnya !?"
"Gak ada" singkat Arya.
Ayra "Kau..kau sebenarnya kenapa Ar?!! akhir-akhir ini kau tu aneh!"
"Aneh gimana maksudnya!" jawab Arya.
"Kau ni gak sadar ya? beberapa hari ini kau tu aneh Ar. Aku sampai bingung harus gimana ngomong sama mu..." tutur ku.
"Iya, maksudnya aneh gimana. Coba jelaskan!" jawab Arya.
Ayra "iihhh....kau ini. Kau tu gak kayak biasa nya, kau sekarang seperti lagi menghindari ku tau!!!!".
Arya "Masak?!"
" iih....aku lagi ngomong serius ni!" bales ku.
"Sama aku juga" tutur Arya lagi.
"Nooo sana, kalau kau mau masak di dapur. Jangan tanya aku" jawab ku.
"Pfhfh..." Arya pun menahan tawanya.
"hee...kau lagi tertawa y?gak ada yang lucu Lo Ar!" tutur Ayra.
"Iya iya. Jadi sebenarnya kau lagi khawatir sama ku ya?" Arya.
"ih, kepedean lu. Orang aku cuman tanyak." jawab ku.
Arya "Oh, kalau gak khawatir berarti cemas ya!!?!" mencoba menggoda Ayra lagi.
"iih... Arya....dah lah males aku ngomong sama mu, Bye..!" Ayra.
...Arya terburu-buru bicara. Karena sepertinya Ayra sudah mau mematikan telpon....
"Tu kan, aku tahu kalau ada yang mau kau bicarakan ke aku. Bukan nya dari tadi!" Ayra.
Arya "Sorry sorry, Ay!"
Ayra "Cepatan, dah kesel ni aku sama mu."
...Kedua langkah kaki terhenti sejenak. Seketika melihat langit, dan berkata.......
"Ay, sekarang giliran ku yang bicara ya!kau cukup diam dan mendengarkan ku saja tanpa ada pertanyaan satu pun?" tutur nya.
Hening sesaat, lalu...
"Eem" bales ku.
"Bintang...malam ini bintang nya sangat indah ya!banyak lagi juga sangat cantik. Sekarang aku lagi berada di jalan nih, mau menuju pulang. Tapi aku berhenti sebentar untuk melihat bintang yang sangat indah ini." Arya.
disisi lain Ayra hanya diam mendengarkan ocehan dari Arya, tanpa bertanya satu pun atau mengeluh.
"Ay, Selamat malam!" Arya pun mengakhiri pembicaraan dan mematikan telpon nya.
Ayra yang sangat bingung dengan perilaku Arya akhir-akhir ini, semakin dibuat bingung dengan pembicaraan mereka tadi. Tapi ia pun tidak bisa berbuat apa-apa lagi.
Seketika hati nya merasa lega karena akhirnya bisa berbicara lagi dengan Arya. Tapi di sisi lain di juga cepas dengan anak itu.
" 'Cemas' cemas y! ternyata aku memang mencemaskan anak itu!! Uhf..."
Ayra kembali melihat ponsel nya, dan berkata "Selamat malam juga Ar! mimpi indah."
"Ah, ternyata memang indah ya..." Ayra.
Ia berkata sembaring melihat ke atas.
ternyata saat Arya mengatakan bintang, ia langsung menuju jendela kamar dan membukanya. Seperti yang di katakan Arya bintang nya memang indah dan bayak.
Sedangkan disisi lain...
Arya masih berdiam di jalanan itu, tanpa melangkah satu kali pun.
...Malam yang sangat indah. Di terangi oleh beribu bintang, bulan, lampu-lampu jalan, orang-orang yang lalu lalang melewati satu sama lain. Serta lampu merah yang bergantian setiap menit nya....
Tapi ia masih di situ, entah apa di pikirkan nya.
Setelah sekian lama berdiam diri di tempat yang sama, akhirnya ia pun melangkah meninggalkan jalan itu. sambil tersenyum menelusuri jalan pulang.
#Untuk semua yang sudah mampir membaca, juga yang sudah mendukung saya. Saya mengucapkan sangat sangat terimakasih kepada semuanya π serta maaf jika terdapat kesalahan kata di cerita saya selama ini.
π Dan untuk yang sudah setia membaca serta menunggu update cerita saya, λͺ¨λ μ§μμ μ§μ¬μΌλ‘ κ°μ¬λ립λλ€ππ
...π£ Mohon tolong dukungannya ya π juga dukung selalu cerita saya. Terimakasih banyak πποΈ*...
π» Jangan lupa like, komen, tip, dan tunggu terus ya kelanjutan ceritanya π Selama menikmati π