The Pierce'S

The Pierce'S
Chapter 4 ( Got Permission )



Chapter 4 ( Got Permission )


Hari ini, tepat dimana Josh akan menemui keluarga Julie dengan membawa kedua orang tuanya. Josh Pierce merupakan anak laki – laki pertama dari Peter Pierce dan Shelly Pierce. Josh juga memiliki adik perempuan yang bernama Keyna Pierce. Sedangkan Julie Parkle merupakan anak perempuan satu – satunya dari Dave Parkle dan Sidney Parkle.


Dikediaman Josh, mama, papa serta adik perempuannya tengah menunggu Josh yang nampaknya masih bersiap – siap didalam kamarnya. Ketiganya asik memperbincangkan bagaimana sosok perempuan yang akan menjadi isteri dari putranya tersebut sampai akhirnya, Josh Nampak tengah menuruni tangga dengan menggunakan kemeja putih serta blazer yang bertengger di lengan kirinya dan menghampiri keluarganya.


Jam dinding menunjukan bahwa waktu kini sudah menjelang siang. Tepat pukul 1 siang Josh dan keluarganya bergegas pergi menuju kediaman Julie. Sedangkan di kediaman Julie, mommynya, Sidney Parkle tengah membantu para pelayan dirumahnya untuk menyiapkan hidangan yang akan disantap bersama dengan keluarga Josh. Sedangkan daddynya tengah membaca Koran sembari menikmati kopi panas diruang tamunya. Dan yang paling dinantikan sosok Julie yang tengah mempersiapkan dirinya untuk menyambut kedatangan Josh dan keluarga. Dengan dress off shoulder dengan panjang menjuntai hingga mata kaki membuatnya sangat terlihat cantik dan menawan. Ditambah kulit putihnya yang mencolok serta tubuh rampingnya yang ideal. Bisa juga dibilang Body Goals.


Kini Julie tengah mendudukan dirinya dimeja riasnya sembari mengatur nafasnya yang mulai tidak teratur karena kegugupan yang melandanya. Sembari menambah polesan – polesan tipis diarea pipi dan bibirnya, Julie terdiam dan bergumam


“aku akan menikah dan orang yang menikahi ku adalah orang yang baru ku kenal selama 3 hari. Oh God! What the hell is this” gumamnya sembari meremas dress diarea pinggangnya. Kegugupannya bertambah saat ada pesan masuk kedalam handphonenya


Josh


Hai Jul, 2 menit lagi aku akan tiba di mansion mu.


Tunggu aku, see you(


Julie yang membaca pesan masuk dari Josh pun mulaimenggigit kuku jarinya dan mengetikan balasan untuk pesan yang dikirim Josh


Julie


Hi Josh!


Baiklah, aku menunggumu (


Setelah mengetahui bahwa Josh akan segera tiba dimansionnya, Julie bergegas turun untuk menghampiri mommy dan daddynya lalu memberitahu bahwa kedatangan Josh dan keluarganya sudah dekat.


Akhirnya, mereka sekeluarga bergegas menunggu di ruang tamu sampai terdengar bell berbunyi Julie pun bergegas menghampiri Josh dan keluarganya untuk memberi sambutan


“hi Josh, selamat datang” sapanya pada Josh yang berdiri tepat didepan pintu masuk mansionnya. Dibelakangnya terlihat Mr and Mrs Pierce dan adik perempuan Josh. Julie pun tak lupa menyapa mereka dengan ramah dan hangat


“selamat datang dimension kami Mr and Mrs Pierce. Perkenalkan, aku Julie Parkle” ujar Julie sembari mengulurkan tangannya kearah Peter dan Shelly lalu dilanjutkannya untuk berkenalan dengan keyna, adik Josh


Peter dan Shelly menyambut uluran tangan itu dengan hangat. Bahkan Shelly memberikannya pelukan “oh hai Julie, aku senang bisa bertemu dengan calon istri anakku dan oh ya, tadi kau bilang Julie Parkle, apakah kau anak dari Sid..” ucapan Shelly terputus ketika melihat sabutan dari kedua orang tua Julie


“Julie apakah itu Josh, OH MY GOD Shelly!!!! Apakah itu kau Shelly Parker?” ujar Sidney excited


Shelly pun yang ternyata mengenal Sidney langsung memeluk tubuh sahabta lamanya itu dengan erat “ya Sid, ini aku. Apa kabar, lama tak bertemu” ujar shelly


Sidney merangkul bahu sahabat lamanya dan menepuknya pelan “sangat baik. Apalagi kalau aku tau bahwa laki laki pendamping anakku adalah putra darimu dan Peter”


Merekapun bergegas masuk kedalam mansion keluarga Parkle. Dave duduk berdampingan dengan Sidney, disebrangnya terisi oleh Josh dan Julie disebelah kanannya sedangkan Keyna disebelah kiri Josh. Lalu dikursi tengah diisi oleh Peter dan Shelly.


“baiklah karena kita sudah berkumpul disini, jadi Josh apa yang ingin kau bicarakan” ujar Dave


Josh pun memberikan sneyumnya “baik, Mr. Parkle jadi kedatangan saya kemari dengan membawa keluarga saya, saya ingin meminta izin anda untuk menjadikan pputri anda, Julie Parkle sebagai pendamping hidup saya”ucap Josh lantang dan terdengar saying yakin dan mantap.


Dave pun mengubah posisi duduknya dengan menyilakan kakinya dan tangan kanannya menopang dagu sembari mengangkan sebeah alisnya “apakah ini karena untuk pekerjaan kalian berdua saja?” Tanya Dave pada Josh


“begini Mr. Parkle, kami tau pertemuan kami sangat amat singkat, bahkan kami belum mengenal jauh satu sama lain. Ditambah ini memang menyangkut tentang kedua agen tempat kami bekerja. Namun dibalik itu, niat saya benar – benar serius untuk menjadikan Julie sebagai istri saya. Dan saya janji tidak aka nada kata pisah dalam hubungan pernikahan kami” jelas Josh lantang


Peter pun menambahkan ucapan Josh “ya Mr. Parkle, awalnya saya berfikiran sama dengan anda. Namun saya yakin, ketika mereka berdua sudah terikat dalam hubungan pernikahan pasti dengan sendirinya mereka akan mulai merasa mengenal stau sama lain dan lama kelamaan rasa cinta itu akan hadir seiring berjalannya kehidupan pernikahan mereka”


Sidney pun mengangguk setuju “ya honey, lagipula Julie sudah cukup dewasa dalam membangun sebuah bahtera rumah tangga. Dan aku yakin baik Josh ataupun Julie pasti akan saling mencintai dan saling menjaga “ ujar Sidney pada suaminya Dave.


Dave pun memberi senyum tulusnya dan menatap kearah Josh dan Julie dengan intens “baiklah, aku memberi izin untuk kau menimang putri ku satu – satunya. Namun, jika kau menyakitinya bahkan seujung jari kukunya. Aku tak akan segan \= segan mengambilnya dari kau” ujar Dave tegas


“terima kasih Mr. Parkle, aku janji dan aku akan membuktikan bahwa aku tidak akan mengecewakan kepercayaan dan tanggung jawab yang kau beri padaku. Terima kasih sekali lagi” ucap Josh seraya bangkit berdiri menghampiri Dave dan Sidney lalu memberikan salam dan dibalas pelukan hangat oleh kedua orang tua Julie


Sidney tersenyum haru dengan ketangguhan dan ketulusan Josh “oh my Josh, how sweet you are. Aku yakin kau tak akan mengecewakan puteriku. Aku percaya padamu dan aku sudah mengenal watak kedua orang tuamu. Jadi aku yakin kau adalah pria satu – satunya yang pantas untuk mendampingi puteriku


Shelly menatap peter suaminya sembari tersenyum haru “aw Sidney, dari dulu kau sungguh pintar melontarkan kalimat pujian itu” ucap Shelly pada Sidney


Sidney pun mengedipkan satu matanya kepada Shelly


“thank you Mrs. Parkle”ujar Josh


Sidney pun menatap Josh tajam “hei Josh, berhentilah menyebut Mr atau Mrs Parkle. Panggil kami dengan sebutan mommy dan daddy seperti ynag Julie lakukan. Kamu sudah menjadi bagian dari keluarga Parkle” jelasnya


Josh pun terkekeh kecil “baiklah. Terimakasih mommy and daddy. Aku tidak akan mengecewakan kalian”ungkapnya


“hmm, kalau begitu ada baiknya Julie memanggil aku papa dan memanggil istriku dengan sebutan mama. Bukankah begitu Shelly?” ujar Peter meminta persetujuan istrinya


Shelly tersenyum senag “ya tentu saja. Sebentar lagi Julie akan menyamdang nama Pierce. Maka panggil aku mama dan panggil peter sebagai papa”


Julie tersenyum haru “ya, thank you mama, papa”ucap Julie menghabir kedalam pelukan Shelly dan Peter.


Setelah berbincang mengenai rencana pernikahan yang akan diadakan seminggu lagi, kedua keluarga itu bergegas untuk menkmati hidangan yang telah disediakan dnegan dipenuhi canda tawa. Dan bahkan, Keyna dan Julie sudah terlihat sangat akrab. Sepeti kawan lama saja.


Josh memberikan tatapan bahagianya kearah Julie, dialas dengan senyum tulus dari bibir perempuan cantik itu.