
setelah mereka selesai bertanding, Josh langsing menuruni kudanya dan menghampiri Julie. dan yap! pemenangnya adalah Josh. tentu saja.
kini mereka kembali ke mansion untuk makan siang bersama. setelah selesai makan siang, Josh mengajak Julie untuk mengunjungi salah satu rumah pohon ditaman belakang mansion itu. Josh membantu Julie menaiki tangga tangga untuk naik menuju rumpah pohon. saat keduanya sampai di depan pintu rumah pohon tersebut, Josh menutup kedua mata Julie sembari menaruh dagunya dipundak Julie.
"udah siap liat isinya cantik?" bisik Josh tepat ditelinga Julie
Julie tersenyum seraya mengangguk.
terdengar bunyi pintu dibuka, Julie dituntun pelan untuk melangkahkan kakinya maju masuk kedalam rumah pohon tersebut.
"aku hitung satu sampai tiga, nanti kamu buka matanya ya" ucap Josh
Julie mengangguk
"satuu... duaa... ti..gaaa"
Juliepun membuka matanya perlahan
"waw. ini seriusan kamu yang buat?" tanya Julie dengan mata yang berbinar binar.
Josh mengangguk, Juliepun langsung memeluk erat suaminya itu
"makasihhhh sayangg" bisik Julie lirih
Josh mengecup pucuk kepala isterinya itu dengan sayang "aku sengaja buat ini karna aku tau kalau kamu suka banget yang namanya baca novel. jadi aku bikin ini khusus buat kamu. dan ini, kamu simpan kunciinya karena sekarang ini punya kamu" ujar Josh sembari memberikan kunci ruangan itu pada Julie.
Yap, Josh memberikan rumah pohon itu pada Julie karena memang Josh sengaja membuat perpustakaan pribadi untuk Julie didalam rumah pohon itu. karen Josh tau, Julie merupakan salah satu pecinta novel. maka dari itu, Josh sengaja membuatnya untuk sang isteri agar Julie tidak merasa bosan ketika mereka disana
(nah kira kira seperti ini)
"makasihhh banyakkkk joshhhh. akuu senengg bangettttt"ucap Julie
"sama sama sayang. aku ikut seneng kalau kamu juga seneng" jawab Josh.
Julie memberikan kecupan di bibir suaminya itu "ohh yaaa, karna kamu yang menang tadi, jadi sekarang kamu mau minta apaa?"
"aku mau kita tidur disini tapi kamu bacain aku satu cerita. gimana? gampang kann?" ujar Josh
Julie memberikan anggukan pertanda setuju.
"okeyy bayi besar, kamu kekasur duluan. aku mau cari satu cerita yang bagus buat aku bacain untuk kamu" ucap Julie bergegas kearah buku buku didalam rak. baru selangkah berjalan, Josh menahan tangannya
"jangan lama lamaa. nanti aku kangen" ucap Josh merajuk dibalas tawa dari bibir Julie.
setelah Julie mendapat satu cerita untuk dibacakan ada Josh, Julie bergegas berbaring disamping Josh dengan duduk bersandar di kepala ranjang. Julie membacakan cerita sembari mengelus rambut Josh. sedangkan tangan josh, memeluk pinggang Julie posesif.
kedua asangan itu tidur tanpa jarak dengan badan yang menyatu saling mendekap erat bak tak ingin terpisahkan.
Jam menunjukan pukul 4 sore, Julie yang masih nyenyaj tertidur didalam dekapan Josh nyaman. sedangkan Josh, mulai menggeliat pertanda ia akan bangun dari tidurnya. Josh perlahan membuka kedua kelopak matanya. pemandangan yang pertama kali diliatnya adalah wajah cantik Julie yang masih nyaman dalam tidurnya. Josh mempererat pelukannya pada Julie. memberikan kecupan diseluruh bagian wajah julie dan mengecup leher isterinya itu. membiarkan wajahnya berada dalam cekukan leher Julie, menghirup harun vanila dari tubuh sang isteri yang membuat Josh nyaman didekat Julie.
Julie yang merasa ada deruan nafas di lehernya merasa geli seakan ada sesuatu yg menggelitik tubuhnya. perlahan, Julie membuka matanya dan menyadari bahwa itu adalah ulah suaminya. Juliepun mengecup cuping telinga Josh.
"kamu ngapain hm?" tanya Julie dengan suara serak khas bangub tidurnya
Josh semakin memperdalam wajahnya kecekukan leher Julie "kamu wangi" balas Josh. Julie terkekeh "tapi ini geli Josh"
"sebentarr ajaa. akuu suka, kamu wangi" kata Josh.
Julie membiarkan Josh mengendus endus leher Julie sembari mengusap punggung kekar Josh. setelah lama bermanja manja. akhirnya Josh mendudukan dirinya sembari menyandar dikepala ranjang, Julie memperhatikan gerak gerik suaminya itu.
"Jul" panggil Josh
"yaaa?"
"untuk permintaan kedua aku. aku mau kamu berhenti dari pekerjaan kamu seperti yg udah kita bahas. kalau kamu mau kerja, kamu bisa kerja ditempat aku dan jadi assistant pribadi aku. aku gak mau kamu terus terudan kerja sama mereka. itu akan membahayakan kamu. kamu mau kan nurutin ucapan aku?" tanya Josh
Julie yang merasa pembahasan ini terlalu dalam dan sangat serius akhirnya mengangkat tangannya, memainkan tangannya di dada bidang Josh "yaa, aku bakal ngundurin diri sepulang kita dari sini. seperti yang aku bilang sama kamu waktu itu. tapi aku masih mauu kerja, dan aku takut kalau tiba tiba aku langsung kerja jadi assistant kamu nanti bakal ada omongan karyawan lain yg gaenak tentang aku" jawab Julie.
Josh mengerti kekhawatiran Julie, Josh pengecup pucuk kepala Julie lama "kamu gausah musingin omongan mereka. nanti kau sendiri yg bakal kenalin kamu didepan mereka semua sebagai isteri aku. Jadi gausah khawatir."
Julie pun memberikan anggukan "oke, akuu mauu"
"hmm, tapi Jul. aku maunya kalau kamu udah ngandung anak aku. aku mau kamu diam dirumah dan jangan kerja berat. cukup jadi ibu rumah tangga yang selalu nganter aku tiap mau berangkat kerja dan nyambut aku dirumah waktu aku pulang dari kantor. apa kamu mau?"
Julie tersenyum dan mengelus pipi Josh "apapun yang kamu minta aku pasti turutin. kamu suami aku. udah seharusnya aku nurut sama kamu. lagipula aku yakin, kalau apa yg kamu minta ke aku itu pasti yang terbaik buat aku. jadi gak akan ada alasan buat aku nolak permintaan kamu Josh" jelas Julie tulus
Josh tersenyum hangat, membawa Julie kedalam dekapannya dan tersenyum haru "terima kasih sayang" ucap Josh
...
setelah perbincangan serius mereka, akhirnya Josh dan Julie kembali masuk kedalam mansion mereka. kini keduanya menghabiskan waktu untuk berolah raga diruang gym yang ada di dalam mansion itu.
Josh merupakan salah satu orang yang sangat cinta dengan olah raga. karena bagi Josh dengan berolah raga Josh dapat meningkatkan kekuatan tubuhnya serta olah raga membuat tubuhnya semakin merasa sehat bugar. apalagi, Josh sangat salah satu pria yg tidak suka mengunjungi club untuk
bersenang senang jadi lebih baik Josh menghabiskan waktunya diruangan gyn tersebut.
sedangkan Julie, dia tidak begitu menyukai olah raga. namun tetap, Julie harus berolah raga karena salah satu penambah kekuatan Julie adalah dengan melakukan olah raga.
keduanya berolahraga bersamaan, bahkan saat josh tengah sit up, Julie menahan kakinya sehingga ketika tubuh Josh naik, bibir Josh akan bertemu langsung dengan bibir Julie.
olah raga sambil modus, kapan lagi?