The Fairy And Human Princess

The Fairy And Human Princess
Putri dan Ratu Peri#2



Hari semakin siang dan Lia belum juga kembali.


Tubuhku yang lemah mungkin sudah tidak bisa bertahan lama. Aku hanya bisa berharap Lia bisa bahagia tanpaku. "Uhuk uhuk uhuk... Lia kenapa kau belum juga kembali" ucapku. Diriku melihat kupu-kupu yang hinggap di bunga yang di letakkan di meja samping kasurku. Kupu kupu itu tampak cantik dengan sayap yang di kepak kepakkan. "Kupu-kupu bolehkah aku memintamu untuk menjaga Lia setelah kepergian ku" kataku pada kupu kupu itu.


Setelah itu aku memejamkan mata, ku kira diriku akan memejamkan mata selamanya. Namun, anehnya diriku masih bisa terbangun. Saat terbangun diriku sudah berada di dalam sebuah taman yang sangat indah, dipenuhi buah, bunga, dan hewan hewan yang menakjubkan. "Dimana aku?, Kenapa ada di sini?" Kataku kebingungan.


"Mary, selamat datang di teman peri. Awalnya aku berniat mengajak mu kedalam istana namun, karena tubuhmu terluka jadi harus disembuhkan terlebih dahulu" kata orang itu.


Orang itu adalah gadis yang sangat cantik, rambutnya perak yang terurai panjang, mengenakan mahkota kristal putih yang bersinar, dan matanya yang berwarna biru seperti air laut yang menenangkan.


"Cantik sekali, taman ini juga sangat indah. Apa kau tidak takut jika diriku yang buruk dan lemah ini mengotori nya?" Tanyaku merasa khawatir.


"Kenapa kau berkata seperti itu, sudahlah kau tidak perlu mengkhawatirkan apapun. Kau juga tidak perlu mengkhawatirkan pelayanmu itu, nanti aku akan memanggilnya untuk menemani mu" katanya sambil tersenyum kearah ku.


Tak butuh waktu lama, lukaku sembuh. Aku juga merasa tubuhku menjadi lebih kuat. "Kau sudah sembuh ya, kalau begitu ayo ikut aku ke istana" dia mengajakku dengan tulus.


"Aku ingin bertanya padamu, apakah kau bersedia menjadi putri ku?" Sambungnya.


Dia mengatakan hal besar itu dengan tiba-tiba. Aku saja tidak tahu hubunganku dengannya, tapi dia malah ingin mengangkat ku menjadi putri nya. "Maaf sebelumnya, tapi kenapa kau tiba-tiba ingin aku menjadi putrimu? Siapa kau sebenarnya? Apa hubungan ku dengan mu?" Tanyaku padanya. "Aku ingin menjadikan mu putriku karena kau pernah menyelamatkan ku. Aku adalah burung kecil yang pernah kau tolong saat kau masih kecil. Hubunganku dengan mu adalah untuk membalas Budi karena sudah menyelamatkan ku serta untuk memenuhi semua keinginan mu" jawabnya dengan ramah.


Aku mengerutkan dahi dan berfikir kembali apakah aku pernah menyelamatkan seekor burung kecil?. "Oh!, Ternyata kau adalah burung merpati yang saat itu sayapnya patah kan dan aku menyelamatkan ku saat aku masih kecil" jawab ku. Aku tidak menyangka bahwa burung merpati itu adalah seorang peri yang cantik.


"Benar, jadi apakah kau mau menjadi putri ku?. Oh benar juga, namaku adalah Titania" katanya.


Aku tersenyum dan menjawab bahwa diriku bersedia menjadi putri nya.


"Terimakasih kau sudah mau bersedia, aku sangat senang. Mulai sekarang kau adalah putri ku" Dia tersenyum manis padaku.