
Sugar Daddy ©
Mobil berhenti didepan gedung yang sangat luas dan juga besar, mereka turun dari mobil dan semua orang langsung menatapnya. Taeyong dan Jaehyun lah yang selalu menjadi topik pembicaraan semua wanita yang ada di gedung tersebut.
Dari arah yang jauh ada seorang laki - laki dengan balutan jas berwarna hitam dan putih dan disampingnya ada gadis yang begitu cantik dengan tubuh yang indah.
"salam hormat saya tuan Rio" - Taeyong
Rio adalah pemilik perusahaan tersukses di Los Angeles dan juga memiliki banyak wanita simpanan di istana nya, selain itu Rio adalah orang yang akan bekerja sama dengan perusahaan milik Taeyong.
"tuan muda pertama dan tuan muda kedua, tidak perlu sesopan itu kita juga sama - sama pengusaha sukses" - Rio
"tuan muda, disamping saya ini adalah wanita saya dia Elisa. Elisa sayangku ini adalah tuan muda pertama Lee Taeyong dan ini tuan muda kedua Jung Jaehyun" - Rio
"mereka berdua sudah berteman lama, tapi banyak orang yang menganggap mereka berdua adalah adik kakak" - Rio
ibu?! kenapa ibu bisa bersama lelaki itu?! - Alice
Alice masih menatap wanita yang disamping Rio dengan tidak percaya, karena wanita tersebut adalah ibu kandungnya sendiri dan ternyata ibu nya berselingkuh dengan pemilik perusahaan tersebar di Los Angeles.
"halo nona Elisa salam kenal" - Taeyong
Elisa langsung menggapai tangan Taeyong dan mereka berjabat tangan, Elisa yang sangat ahli dalam menggoda lelaki yang baru dikenalnya, tapi Taeyong tidak pernah terpengaruh dengan godaan Elisa.
Taeyong dengan cepat melepas jabatan tangannya dari Elisa dan mengelap di celananya sendiri, Elisa sendiri melihat aksi Taeyong yang mengelap tangannya itu membuat Elisa kesal, tapi dia ingat kalau Taeyong adalah tuan muda pertama.
"maaf nona Elisa kita baru kenal sebaiknya kita jangan terlalu dekat, karena anda juga sudah memiliki pasangan yang sangat kaya" - Taeyong
"ah?,,maafkan saya tuan muda saya tidak tahu. Lalu gadis kecil ini siapa? dia begitu cantik" - Elisa
Awas saja kamu Alice!! aku tidak akan mengampuni mu! - Elisa
Alice melihat tatapan Elisa yang begitu menakutkan dengan cepat Alice berpindah posisi menjadi di belakang Jaehyun, Jaehyun melihat ke belakang dimana ada Alice yang sedang bersembunyi di belakangnya.
"Alice, ini nona Elisa dia adalah wanita tuan Rio. Ayo beri salam kepadanya" - Jaehyun
Alice mengintip dan menatap Elisa dengan tatapan takut, Elisa memberikan senyuman manis kepada Alice. Sebenarnya Alice tau senyuman itu di berikan kepadanya dengan terpaksa, tapi di depan tuan muda Elisa harus bisa menjaga image nya.
"ha..halo nona Elisa dan aku Alice, salam kenal" - Alice
Elisa hanya tersenyum manis di depan Alice, sebenarnya Alice tau kalau Elisa memberikan senyuman itu dengan terpaksa, tapi dia harus bisa menjaga image nya di depan Tuan muda.
"Rio, bisakah kamu tinggalkan kami berdua disini? kamu bisa mengajak tuan muda ke ruangan itu mengobrol" - Elisa
"baiklah" - Rio
Saat Jaehyun hendak bergerak jas nya tertarik begitu saja dan ternyata Alice menahan langkah Jaehyun, Jaehyun berbalik badan dan menatap Alice.
"kenapa anak daddy?" - Jaehyun
"aku boleh ikut daddy gak? aku gak mau disini!" - Alice
"daddy harus ngurus pekerjaan, jadi kamu disini sama nona Elisa aja ya? kamu harus nurut nanti daddy bisa marah loh" - Jaehyun
"baiklah, aku akan menunggu daddy" - Alice
"ini baru anak daddy yang pintar, jangan pergi kemana - mana tunggu disini bersama nona Elisa" - Jaehyun
·
·
·
kini mereka berdua berada di belakang gedung yang sangat sepi dan sunyi, Elisa mengambil kesempatan ini untuk bertanya kepada Alice.
"ibu.." - Alice
"hei dengar!! aku bukan ibumu ayahmu saja udah masuk penjara, untuk apa aku menganggapmu sebagai anakku lagi? lagi pula aku sudah menikah dengan Rio yang kaya itu" - Elisa
"selain itu, aku bisa mendekati tuan muda pertama jika ku lihat - lihat dia lebih tampan dari Rio. Mungkin aku akan mendapatkan kesempatan untuk menjadi istri tuan muda pertama" - Elisa
"ibu! sadarlah ayah masih mencintaimu!" - Alice
"apa kau bilang? lelaki tua bangka itu masih mencintai ku? gila saja! dia mencintai ku hanya karena hawa nafsunya!! dengar sebenernya aku tidak ingin memiliki anak seperti dirimu!" - Elisa
"ibu tap–" - Alice
Ucapan Alice terputus karena Elisa sang ibu menampar pipi Alice dengan keras sehingga membuat Alice jatuh. Alice terkejut baru kali ini Elisa menampar dirinya, sebelumnya Elisa tidak pernah menampar Alice dengan keras.
"jangan banyak bicara!! aku tidak ingin melihat dirimu disini lagi!!" - Elisa
"ibu, aku rindu ibu sudah lama kita tidak bertemu" - Alice
"tutup mulutmu!! lebih baik kamu pergi dari sini sebelum aku menyiram dirimu dengan anggur merah ini" - Elisa
Salahkan Alice yang tidak mau pergi dari hadapan Elisa dan membuat Elisa makin kesal, tapi Alice memiliki alasan lain kenapa dia tidak pergi dari hadapan Elisa.
"hei! kamu ingin aku siram dengan anggur merah ini?! baiklah aku akan menyiramnya!" - Elisa
Alice yang ingin coba bangkit, tapi malah kembali terjatuh karena ada sebuah cairan yang basah dari atas kepalanya dan ternyata itu adalah anggur merah milik Elisa.
"sudah ku bilang pergi dari hadapanku!" - Elisa
"sangat bagus sangat bagus nona Elisa" - Jaehyun
Elisa yang sadar ada orang yang memanggil namanya dia pun berbalik badan dan melihat siapa yang mengucapkan kalimat tadi, dia adalah Jaehyun dan disampingnya ada Taeyong.
"tuan muda?! bagaimana anda bisa disini?" - Elisa
"apa aku tidak boleh berada disini?" - Taeyong
"Alice, kamu tidak apa - apa? maafkan daddy" - Jaehyun
Jaehyun segera menggendong Alice ala bridal style, Jaehyun segera membawa Alice ke dalam gedung. Taeyong masih menatap Elisa dengan tatapan yang tajam dan menyeramkan.
"maaf kan saya tuan muda" - Elisa
"saya tidak bisa menerima maaf anda nona Elisa, mungkin saya akan melaporkan kejadian ini kepada tuan Rio. Dan seperti yang anda ketahui saya dan Jaehyun sudah mengetahui kalau anda adalah ibu kandung Alice" - Taeyong
"Alice rela menjadi anak angkat kami karena ingin mencari anda nona Elisa, tapi anda tidak menganggap Alice sebagai anak anda. Dan saya mendengar perkataan anda yang ingin menjadi istri saya, jangan pernah bermimpi anda nona Elisa. Saya tidak akan menikah dengan perempuan seperti anda, saya permisi" - Taeyong
Taeyong pergi dari hadapan Elisa dan meninggalkan Elisa sendirian di belakang gedung. Elisa melempar gelas yang ada di tangannya dan terdengar suara pecahan gelas.
Awas saja kau Alice - Elisa