Sugar Daddy ++ Jaeyong

Sugar Daddy ++ Jaeyong
Nightmare



Sugar Daddy ©


"TIDAK!!" - Alice


Apa sungguh tadi aku mimpi buruk!? baru kali ini aku mimpi seperti itu, rasanya mimpi itu seperti nyata.


"Akh!! sudah jam 04.35 AM, gara - gara mimpi buruk aku terbangun dan tidak bisa tidur lagi!!! Sial!!" - Alice


Aku mencari dimana handphone ku diletakkan dan juga headset, jika sudah seperti ini aku sangat sulit untuk tidur lebih baik mendengarkan lagu sambil mencari cemilan dibawah.


Setelah menemukan handphone dan headset aku segera menyalakan bluetooth yang ada di handphone milikku dan otomatis tersambung dengan headset. Aku memilih lagu yang akan ku putar, sepertinya lagu ini sangat cocok untuk di dengar.


❝We were both young when I first saw you


I close my eyes and the flashback starts


I'm standin' there


On a balcony in summer air❞


Sambil mendengarkan lagu kakiku perlahan menuruni satu persatu anak tangga yang cukup tinggi sambil menggenggam handphone. Aku masih menggunakan piyama berwarna hitamku.


❝See the lights, see the party, the ball gowns


See you make your way through the crowd And say, "Hello"


Little did I know❞


Suara kaki memenuhi ruangan yang sepi hanya ditemani lampu dari ruang tamu dan dapur. Aku membuka kulkas untuk mencari cemilan dan juga minuman bersoda, mungkin itu sangat nikmat sambil bermain game di sofa.


❝That you were Romeo, you were throwin' pebbles


And my daddy said, "Stay away from Juliet"


And I was cryin' on the staircase


Beggin' you, "Please don't go, " and I said❞


Lagu masih berputar ditelinga ku lagu milik Taylor Swift ini sangat aku sukai dari suaranya, dan juga backsound musik nya. Tangan kananku menuangkan segelas soda ke dalam cangkir kesayangan ku.


❝Romeo, take me somewhere we can be alone


I'll be waiting, all there's left to do is run


You'll be the prince and I'll be the princess


It's a love story, baby, just say, "Yes"❞


Aku merasakan ada tangan yang melingkar di pinggangku aku menoleh dan melihat siapa yang memelukku, ternyata daddy Jaehyun. Apa dia selalu bangun di jam - jam seperti ini?.


Aku mengambil ponsel dan bergegas mematikan lagu yang berputar ditelinga ku.


"Sedang apa?" - Jaehyun


"Aku mimpi buruk sampai aku tidak bisa tidur lagi, jadi aku berniat untuk nyemil sambil meminum soda" - Alice


"Kau tau sayang, soda tidak baik di konsumsi saat keadaan perut masih kosong, jadi kamu ti—" - Jaehyun


"Aku mohon daddy .. hanya sekali. Bolehkah?" - Alice


Aku mendengar suara desahan berat milik daddy Jaehyun, apa aku berhasil?.


"Baiklah sayang, tapi hanya sekali oke? lain kali jika kamu ingin minum soda isi terlebih dahulu perutmu dengan nasi baru kamu boleh minum soda" - Jaehyun


Aku hanya mengangguk dapat aku rasakan tangan daddy Jaehyun terlepas dari pinggang ku, dengan cepat aku berlari ke arah sofa dan mendaratkan tubuhku di atas sofa yang empuk dan nyaman.


Begitu pun dengan daddy Jaehyun yang ikut duduk disamping ku matanya fokus ke dalam handphone ku, sepertinya dia ingin melihat aku bermain game.


"Apa yang akan kamu main kan?" - Jaehyun


"Entahlah, mungkin aku akan mencoba bermain game mobile" - Alice


Aku merasakan tubuhku melayang begitu saja lalu aku kembali duduk, tapi bukan di atas sofa melainkan dipangkuan daddy Jaehyun. Sepertinya daddy Jaehyun benar - benar ingin melihatku bermain game.


"Tetap di pangkuan daddy" - Jaehyun


Aku memulai aksiku untuk bertempur dengan handphone, aku langsung memiringkan handphone dan jari - jari ku ini langsung berkutat menekan layar handphone.


·


·


·


"Jam berapa sekarang?" - Taeyong


Taeyong melihat alarm yang menunjukkan pukul 06.55 AM sebentar lagi pukul tujuh tepat. Taeyong beranjak dari kasur menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang penuh dengan keringat selama semalaman.


Selang selama 15 menit di dalam kamar mandi Taeyong keluar hanya menggunakan handuk yang terlilit dipanggang nya, tangannya membuka lemari dan mengambil pakaian formal yang sering dipake untuk pergi ke kantor. Tapi sekarang dia tidak akan pergi ke kantor.


tok .. tok .. tok ..


"Masuk saja, pintu tidak di kunci" - Taeyong


Pintu terbuka menampilkan paman Kim yang sudah rapih dengan pakaian berwarna hitam yang mencolok dengan dasi berwarna merah. Sementara itu Taeyong belum rapih sama sekali dia masih belum menggunakan pakaian.


"Ada apa paman Kim?" - Taeyong


"Keberangkatan ke China tersisa 35 Menit lagi tuan muda" - Paman Kim


"Bagaimana dengan teman Alice?" - Taeyong


"Saya sudah menyuruh supir lain menjemput mereka dan langsung diantar ke bandara" - Paman Kim


"Baiklah, untuk infonya terima kasih dan tolong bilang ke Alice dan Jaehyun agar cepat bersiap - siap" - Taeyong


"Baik tuan, kalau begitu saya permisi" - Paman Kim


Paman Kim keluar dari kamar Taeyong, lelaki tersebut bergegas memakai pakaian karena takut telat, padahal Taeyong ini orang kaya kenapa dia harus takut telat?.


Menghabiskan waktu selama 8 menit hanya untuk menggunakan pakaian, biasanya orang lain tidak sampai 8 menit jika menggunakan pakaian. Setelah selesai dengan pakaian Taeyong mengambil sepatu dengan desain khusus.


.. bunyi sepatu terdengar di atas tangga dengan jalan menurun Taeyong terlihat gagah dan tampan dia benar - benar mirip seperti seorang direktur bukan direktur lagi tapi seorang CEO yang mapan.


Sementara itu dibawah sudah ada Jaehyun dan Alice yang menunggu Taeyong, mereka berdua terlihat tampan dan cantik. Taeyong dan Jaehyun saling menatap tidak percaya kalau mereka ternyata menggunakan jas dengan warna yang sama dan juga sepatu yang sama.


"Wow! Sungguh ini ajaib bukan, Taeyong?" - Jaehyun


"Sungguh .. aku tidak percaya, ba-bagaimana kita bisa menggunakan pakaian dan sepatu yang sama? Padahal kita tidak janjian" - Taeyong


"Tidak usah di pikirkan, lebih baik kita berangkat" - Jaehyun


Taeyong menggenggam tangan Alice kemudian dibalas oleh Alice, mereka bertiga keluar dari rumah langsung menaiki mobil yang sudah ada didepan mata mereka.


Mobil yang mereka tumpangi kini perlahan berjalan ke luar halaman rumah yang luas tersebut. Alice melihat ke arah jendela dimana mobil tersebut sudah berada di jalan raya, dirinya teringat dengan mimpi yang semalam.


"Kenapa sayang?" - Taeyong


"Daddy .. Alice semalem mimpi buruk, tapi rasanya nyata, nyata banget" - Alice


"Mimpi buruk?" - Jaehyun


"Iya, jadi tuh setelah kita pulang dari China daddy Taeyong sama daddy Jaehyun tiba - tiba dapet telpon dari kantor. Dari situ Alice disuruh daddy buat naik taksi, tapi taksi itu nabrak truk yang ada di depannya. Alhasil Alice kecelakaan sampe - sampe Alice gak bisa inget siapa - siapa" - Alice


Jaehyun dan Taeyong yang mendengar tentang mimpi buruknya Alice merasa dirinya seperti disambar oleh petir yang sangat keras. Apa mungkin mimpi buruk itu akan terjadi?, tapi Jaehyun dan Taeyong membuang semua pikiran negatifnya.


"Itu hanya mimpi sayang, gak usah di pikirin lagi ya?. Sekarang Alice jangan ngelamun" - Taeyong


Taeyong mengelus surai rambut hitam Alice dengan lembut, gadis tersebut langsung menepis mimpi buruknya jauh - jauh dari pikirannya karena tidak baik jika terus terngiang dikepala nya itu akan membuat dirinya sakit kepala.


bener kata daddy,, itu cuman mimpi. tapi kenapa aku punya firasat buruk? - Alice


Sugar Daddy ©


Haii epribadehh


Aku kembali lagi, maaf yang udah nungguin lama


Soalnya kemaren lagi ada sedikit masalah jadi belum bisa update


Tapi sekarang udah update dehh


Jangan lupa tinggalkan jejak dan like


Setelah baca jangan lupa like karena satu like dari kalian itu artinya kalian telah memberiku semangat yang sangat besar.


salam dinosaurus~