
Sugar Daddy ©
"kenapa Alice bisa nangis?" - Jaehyun
Taeyong membungkam mulutnya dan menundukkan kepalanya dia tidak berani mengatakan semuanya ia takut Alice mendengar dan semakin benci dengan dirinya.
"Ayolah ... Kau harus menceritakan semuanya Taeyong" - Jaehyun
"Baiklah, jadi Alice menangis karena ku. Aku tau aku salah, tapi yang lebih salah adalah Angelina wanita gila itu" - Taeyong
"Teruskan" - Jaehyun
"saat itu aku baru turun dari mobil sementara Alice masih di dalam mobil karena dia ingin mengambil sendal yang ada di mobil, saat aku masuk ke dalam rumah di ruang tamu sudah ada Angelina dia mendekatiku dan mencium ku. Mungkin saat itu Alice melihat nya" - Taeyong
"Makanya kalau mau ciuman jangan siaran live bodoh!" - Jaehyun
"Aku tau disitu aku salah ... aku membiarkan wanita itu mencium ku. Aku sangat takut Alice membenciku" - Taeyong
Jaehyun bingung dia harus menolong temannya dengan cara seperti apa? dia juga tau kalau Angelina itu orangnya yang sangat susah di atur dan juga wanita itu sangat menyukai lelaki yang memiliki harta yang begitu banyak.
"Hmmm ..." - Alice
Saat mendengar lenguhan dari Alice Jaehyun segera kembali mengusap - usap punggung Alice dan beralih ke leher Alice, Jaehyun merasakan aneh pada tubuh Alice mengapa sangat hangat sekali tubuh Alice?.
Bukan, ini bukan karena baju yang Alice kenakan, tapi memang tubuh Alice hangat sekali dan juga Alice menggigil kedinginan padahal baju yang dia kenakan sangatlah tebal. Jaehyun menempelkan tangannya pada kening Alice dan benar saja Alice demam.
"Daddy ... dingin" - Alice
"Dingin? Pusing gak kepalanya?" - Jaehyun
Alice menggeleng kecil ia makin mempererat pelukannya kepada Jaehyun, Jaehyun kembali mengusap-usap kepala Alice.
"Kenapa dengan Alice?" - Taeyong
"Dia demam, dokter pernah bilang kalau tubuh dia terlalu lemah dan dia gampang demam jika syok" - Jaehyun
"Lebih baik bawa ke kamar aku akan membuatkan teh dan bubur untuk Alice, obatnya Alice ada di laci nomor 2" - Taeyong
·
·
·
Angelina mengetuk pintu rumah saat ketukan terkahir pintu rumah tersebut terbuka dan terlihat ada Luna yang sedang berdiri menatap Angelina.
"Bagaimana apa kau berhasil membuat Alice menangis?" - Luna
"Tentu saja dan satu lagi aku berhasil mencium Taeyong" - Angelina
"Kau sangat pintar Angel, jangan terlalu membuatnya menangis dia pasti Sekarang sedang demam" - Luna
"Sangat lemah!" - Angelina
Angelina melempar tas yang ia bawa dan ia langsung duduk di sofa, high heels yang ia kenakan pun dilepas dengan kasar. Luna membawakan minuman dan camilan untuk merayakan kemenangan mereka.
"Ayo kita bersulang hari ini adalah kemenangan kita, pasti nanti Alice akan pergi dari Taeyong lalu aku bisa dengan Taeyong selamanya" - Angelina
"Bersulang!" - Luna
Sugar Daddy ©
hai semuanya!!
maaf kalau bagian ini terlalu pendek dan sedikit because my otak is buntu teman:v
makasih yang udah mau like dan juga baca cerita iniಥ‿ಥ
jangan lupa tinggalkan jejak dan like
ayo teman - teman budidayakan like setelah baca^^
salam dinosaurus~