
Sugar Daddy
Taeyong sedari tadi tidak fokus dengan pekerjaannya, ia terus memiliki firasat buruk tentang dirinya. Ini sering terjadi oleh diri Taeyong bisa dibilang Taeyong orang yang begitu sensitif.
Pintu ruangan kerjanya terketuk dan terbuka menampakkan Alice yang sedang membawa secangkir teh dan cemilan untuk Taeyong.
"ada apa Alice?" - Taeyong
"aku membuat kan teh buat daddy, Seperti-nya daddy sibuk" - Alice
"tidak, daddy tidak sibuk kemari lah" - Taeyong
Alice berjalan ke arah meja kerja Taeyong lalu meletakkan secangkir teh dengan cemilan, Alice mengintip laptop milik Taeyong bisa dibilang dia ingin mengetahui apa yang sedang di kerjakan oleh Taeyong.
"apa yang daddy kerjakan?" - Alice
"kemari lah duduk di pangkuan daddy jika kamu ingin tau" - Taeyong
Alice duduk di pangkuan Taeyong kepalanya menatap ke arah laptop terlihat banyaknya angka dan kurva. Taeyong masih fokus dengan laptopnya.
"daddy" - Alice
"why?" - Taeyong
"mengapa daddy sangat tampan? huh..itu dapat membuat jantungku berdetak" - Alice
"lebih tampan daddy atau daddy Jaehyun?" - Taeyong
"kalian berdua sangat tampan" - Alice
Alice langsung menyembunyikan wajahnya yang memerah di dada Taeyong. Taeyong sendiri melihat Alice yang bersikap seperti ini merasa gemas rasanya ingin sekali mencubit pipi nya.
Tak lama bunyi notif yang berasal dari laptop milik Taeyong, ternyata semua e-mail. Taeyong membuka e-mail yang di kirim entah dari siapa, Alice dengan cepat kembali menatap laptop.
Xxx: hai Taeyong
Xxx: bisa kita bertemu besok? aku ingin sekali bertemu denganmu
Taeyong belum membalas e-mail nya seperti nya Taeyong kini di teror oleh seseorang. Tapi mengapa si peneror mengajak Taeyong untuk bertemu? mungkin ada motif lain.
"siapa daddy?" - Alice
"entahlah sayang, daddy juga tidak tau. Besok kamu libur?" - Taeyong
"iya daddy, kenapa?" - Alice
"besok ikut daddy ya?" - Taeyong
"baiklah!" - Alice
·
·
·
"Mingyu!" - Jaehyun
Mingyu menoleh ke Jaehyun lalu menatap dengan bingung.
"gara - gara kamu! Alice jadi nanya!" - Jaehyun
Jaehyun mengacak-acak rambutnya yang rapih kini menjadi berantakan. Wajah Jaehyun terlihat seperti frustasi, Mingyu menatap Jaehyun datar.
"dia nanya apa aku kenal sama Kim Mingyu?! aku bingung dong mau jawab apa, haish..aku harus apa?" - Jaehyun
"bilang saja kamu tidak mengenal ku, mudah bukan?" - Mingyu
Jaehyun menatap Mingyu dengan sinis bisa - bisanya dia mengatakan or dengan mudah tanpa harus di filter. Hanya Kim Mingyu lah yang selalu berbicara tanpa harus di pikirkan terlebih dahulu.
"aku sudah mengucapkan itu!" - Jaehyun
"ya sudah, mau apa lagi?" - Mingyu
Jaehyun mendekati Mingyu dengan cepat ia langsung menjewer telinga Mingyu sampai merah, yang di jewer hanya bisa meringis kesakitan.
"sakit woi!!" - Mingyu
"makanya kalau mau ngomong di pikir dulu jangan langsung ngomong!!" - Jaehyun
"dasar jomblo tua!" - Mingyu
"KIMING!! KAMU JUGA JOMBLO! UDAH DIEM!" - Jaehyun
Jaehyun melepaskan jeweran nya terlihat telinga Mingyu yang sangat merah. Mingyu mengusap telinga yang merah dan sakit akibat jeweran dari Jaehyun.
"kenapa gak nyari pacar aja sih?" - Mingyu
"susah, mana mau sama aku. Teman - teman kalian mau gak pacaran sama aku? atau sama Mingyu? atau sama Taeyong?. kalau mau komen ya" - Jaehyun
"eh bang! mau tau gak?" - Mingyu
Jaehyun mendekat kan tubuhnya dengan Mingyu, karena Seperti-nya Mingyu ingin memberi tau sebuah informasi.
"kemaren kamu ke restoran buat makan siang kan?" - Minggu
"iya, kenapa emangnya? kamu iri ya?" - Jaehyun
"itu Salah satunya, tapi kemaren aku liat ada perempuan yang ngintip terus ngikutin kalian gitu. Tapi perempuan itu ngincer bang Taeyong" - Mingyu
"tuhkan udah ketebak, jangan lupa ya temen - temen kalau mau pacaran sama aku jangan lupa komen" - Jaehyun
"tapi ini serius, ntu Perempuan ngikutin kalian mulu dan pasti sekarang bang Taeyong lagi di teror" - Mingyu
Jaehyun menggaruk - garuk kepalanya keadaan menjadi hening, Seperti-nya ada benarnya dari ucapan Mingyu tadi pasti Sekarang Taeyong sedang di teror.
"tapi kamu tau siapa wanita itu?" - Jaehyun
"aku tau dan juga kenal, dia adalah.." - Mingyu
Sugar Daddy ©
maaf kalau part yang ini terlalu sedikit
mungkin Sugar Daddy cuman bakal sampe part 20, karena aku mau bikin cerita baru
tetap dukung aku ya jangan lupa like!
salam jahe~