Sugar Daddy ++ Jaeyong

Sugar Daddy ++ Jaeyong
Taeyong marah



Sugar Daddy ©


Alice sekarang masih di bawah alam mimpi, dia kekurangan darah dengan golong AB untungnya saja golongan darah Amel sama dengan Alice. Tapi belum ada perkembangan dari Alice, Jaehyun yang setia menunggu Alice sadar tanpa diketahui sekarang sudah jam 19.00 PM.


Sementara Amel sudah pulang duluan saat dia sudah selesai transfusi darah untuk Alice, karena Amel juga butuh istirahat setelah transfusi.


pintu ruangan Alice terbuka dan menunjukkan wajah Taeyong yang frustasi akibat kejadian tadi, Taeyong berjalan mendekati Jaehyun yang sedang duduk di samping ranjang Alice sambil menggenggam tangan Alice. Taeyong menepuk pundak Jaehyun dengan cepat Jaehyun mendongak dan menatap Taeyong.


"gimana?" - Taeyong


"belum ada perkembangan, tadi juga Alice kekurangan darah dan untungnya teman Alice memiliki golongan darah yang sama, sayangnya sampe sekarang belum ada perkembangan" - Jaehyun


Taeyong mengelus wajah putih Alice dengan lembut, perlahan air mata Taeyong mengalir dia tidak kuat ketika melihat Alice harus seperti ini, cepat - cepat Taeyong menghapus air matanya yang sudah membasahi pipinya.


"tadi saya sudah bilang ke pemilik kampus dan besok dia akan datang ke sini" - Taeyong


"baiklah, lebih baik kita mencari makan di kantin rumah sakit ini" - Jaehyun


"kamu saja yang membeli makanan tersebut dan bawa ke sini, kita makan disini" - Taeyong


Jaehyun mengangguk dan bangkit dari kursi, Jaehyun keluar dari ruangan dan Taeyong duduk di kursi yang tadi Jaehyun duduki, Taeyong mengamati wajah Alice dan luka yang ada di tubuh Alice.


"Alice, daddy akan menuntut orang yang telah mencelakai kamu daddy berjanji" - Taeyong


·


·


·


Jaehyun masih mengunyah makanan yang ada di mulutnya, sementara Taeyong sudah menghabiskan makanannya lebih cepat dari Jaehyun. Jaehyun sengaja untuk melamakan waktu makannya, karena dia ingin merasakan rasa makanannya.


"apakah orang yang mencelakai Alice sudah diketahui?" - Jaehyun


"belum, rasanya aku ingin sekali menuntut kampus tersebut dan di tutup selamanya!!" - Taeyong


"Hei, jangan hanya karena masalah bully kamu langsung mau menuntut kampus tersebut" - Jaehyun


Yang dikatakan Jaehyun benar tidak seharusnya Taeyong mengambil tindakan secepat itu. Taeyong kembali berpikir.


"baiklah, saya tidak akan menuntut kampus tersebut" - Taeyong


"sudahlah, aku akan pergi tidur" - Jaehyun


Jaehyun segera membaringkan tubuhnya di sofa yang lebar dan empuk, sementara Taeyong masih setia menunggu Alice sadar dari pingsannya.


"...air.." - Alice


Taeyong tersadar dari lamunannya ketika mendengar suara Alice yang meminta segelas air.


"Alice.." - Taeyong


"daddy, air.." - Alice


Taeyong bangkit dari kursi dan mengambil gelas untuk mengisi air putih, Taeyong kembali dengan gelas berisi air dan memberikannya kepada Alice.


Alice meminum air putih tersebut hingga habis.


"ada yang sakit?" - Taeyong


"kepalaku dan juga tanganku ini terasa sakit, tapi siapa yang menolongku?" - Alice


"temanmu, dia memberitahu kepada daddy kalau kamu tidak masuk kelas" - Taeyong


"kenapa kamu gak pernah cerita ke daddy?!! kamu mau nanggung semua rasa sakit ini sendiri?!!" - Taeyong


Alice terkejut karena baru kali ini Taeyong membentak nya, Taeyong juga memiliki alasan lain kenapa dia membentak Alice seperti itu.


Perlahan air mata turun, Alice menangis dengan kencang dan itu membuat Jaehyun terbangun dari alam mimpinya, Jaehyun segera melihat siapa yang menangis.


"Alice!!" - Jaehyun


"Alice jelaskan kepada daddy, kenapa kamu tidak pernah bercerita tentang semua ini?" - Taeyong


"hiks.. maafin Alice daddy, bukannya Alice gak mau cerita ke daddy, tapi..hiks..Alice gak kuat buat ceritain semuanya!..hiks" - Alice


Taeyong luluh dengan semua kata - kata Alice, Taeyong memeluk tubuh Alice dengan lembut dan mengusap kepalanya Alice, mengecup pipi Alice yang gembul.


"maaf, daddy gak bermaksud buat Alice nangis kaya gini, Alice bisa ceritain semuanya kalau Alice udah siap" - Taeyong


"iya daddy, maafin Alice" - Alice


"Alice!! ada yang sakit gak?! daddy kangen banget huhu.." - Jaehyun


"daddy, jangan kaya anak kecil daddy udah besar, dan padahal baru ditinggal sehari mungkin belum sehari" - Alice


"belum sehari? Sekarang sudah mau pukul 23.58" - Jaehyun


Alice hanya tersenyum, Jaehyun yang melihat Alice tersenyum seperti itu membuat hati Jaehyun tenang. Tidak lama suara telpon bunyi yang berasal dari ponsel milik Taeyong.


"siapa?" - Jaehyun


"dari luar negeri, saya harus mengangkat nya" - Taeyong


Taeyong keluar dari ruangan Alice dan menyisakan Jaehyun dan Alice berdua di ruangan. Jaehyun melihat jam tangannya yang menunjukkan pukul 24.05 AM.


"daddy, apa daddy Taeyong sekarang sangat sibuk?" - Alice


"iya, sekarang Taeyong sangat sibuk tapi dia masih bisa memikirkan kita. Taeyong sering sekali mendapatkan telpon dari luar negeri karena perusahaan miliknya akan bekerja sama dengan perusahaan yang ada di luar negeri" - Jaehyun


"seperti itu, apakah nanti daddy Taeyong akan pergi ke luar negeri?" - Alice


"iya, karena Taeyong harus menandatangani kontrak atas kerja sama mereka" - Jaehyun


Pintu ruangan kembali terbuka dan menampilkan wajah Taeyong yang cerah, Jaehyun dan Alice saling menatap lalu kembali menatap Taeyong.


"Kita akan pergi ke los Angeles!! kalian berdua harus ikut!" - Taeyong


"Apa?! bagaimana dengan Perusahaanku?!" - Jaehyun


"kamu tidak usah panik, kamu juga di undang di acara tersebut. pukul 07.00 pagi nanti Brian akan datang ke sini untuk melihat kondisi Alice, setelah itu malamnya kita berangkat!!" - Taeyong


"BAGAIMANA DENGAN BAJUKU DADDY?!!" - Alice


"Tenang saja, sayang. paman Kim bakal bawain koper yang isinya baju kamu semua" - Taeyong


"emm..baiklah" - Alice


"sudah, lebih baik sekarang kamu tidur dulu Alice. Karena nanti pagi kamu akan mendapatkan sarapan" - Jaehyun


"tapi.., aku tidak suka sarapan dari rumah sakit daddy rasanya seperti hambar" - Alice


Jaehyun dan Taeyong saling menatap dan kembali menatap Alice, Jaehyun mengelus pelan kepala Alice lalu mengecup kening Alice.


"baiklah, sekarang tidur yang nyenyak ratuku" - Jaehyun


"aku akan tidur daddy Jaehyun, daddy Taeyong" - Alice


"baiklah" - Taeyong


"kami akan berada di luar" - Jaehyun


Alice menutup matanya dan pergi ke alam mimpi. sementara itu Jaehyun dan Taeyong keluar dari ruangan Alice dan menutup pintu dengan perlahan agar tidak membuat Alice terbangun lagi.


"bagaimana?" - Jaehyun


"kita tunggu saja nanti, besok Brian akan ke sini dan kita akan membicarakannya" - Taeyong


Sugar Daddy ©