
Sugar Daddy ©
beep ... beep
Suara alarm membuat Alice bangun dari tidurnya perlahan ia membuka matanya dan melihat ruangan berwarna biru tua, saat hendak duduk ia merasakan pusing, terus berusaha akhirnya ia dapat duduk. Alice menoleh dimana ada tangan yang menggenggam tangannya ternyata itu adalah tangan Taeyong terlihat Taeyong yang tertidur sambil menggenggam tangannya.
Taeyong tidur tidak di kasur melainkan dia tidur sambil duduk dengan kepala yang diletakkan di paha Alice dan tangan yang menggenggam sempurna di tangan Alice. Perlahan Alice mengelus rambut Taeyong yang lembut.
"Hmm .." - Taeyong
Terdengar suara lenguhan dari Taeyong dengan cepat Alice berhenti mengelus rambut Taeyong dan berpura - pura tidur agar Taeyong tidak menanyakan yang aneh - aneh. Dapat dilihat dari balik selimut dimana Taeyong sedang mengucek matanya.
"Belum bangun juga .. semoga cepet sembuh anak daddy dan daddy menyayangimu" - Taeyong
Suara Taeyong semakin jauh yang berarti tandanya Taeyong keluar dari kamar Alice ia langsung membuka selimut dan melihat ke arah meja belajarnya dimana ada teh hangat dan bubur sekaligus surat.
Mungkin pagi tadi Taeyong membuatkannya bubur lagi karena semalem pun Alice habis memakan bubur. Alice mengambil surat yang di lipat dan membukanya.
Alice daddy minta maaf buat semuanya daddy tau kamu pasti sakit banget pas ngeliat daddy sama tante Angelina, tapi kenapa Alice gak pernah marah sama daddy?! harusnya Alice marah sama daddy!!
Daddy gak suka liat Alice nangis ataupun sedih itu hal yang paling daddy benci. Lain kali kalau daddy salah Alice harus marah sama daddy jangan pernah di pendam rasa sakitnya. Daddy sayang Alice~♡
Alice meremas kertas tersebut sangat keras dan kertas tersebut basah akibat air mata yang Alice keluarkan. Mengapa dia memiliki daddy yang sangat bodoh seperti Taeyong? apa Taeyong tidak tau alasan mengapa Alice tidak pernah marah kepadanya?.
"Alice gak bisa .. gak hiks bisa marah sama daddy .. hiks hiks ... HARUSNYA DADDY TAU PERASAAN ALICE!! ALICE GAK SUKA NGEBENTAK ORANG YANG ALICE SAYANG!!" - Alice
Air mata semakin deras mengalir membasahi pipi, bibir, hidung dan juga dagu Alice terlihat matanya yang semakin memerah. Alice meremas surat yang ditinggalkan oleh Taeyong.
Apa aku harus pergi dari sini saja dan menyerah begitu saja? - Alice
·
·
·
Jaehyun berjalan mendekati Taeyong yang sedang duduk sambil melamun entah memikirkan apa.
"Bagaimana apa Alice sudah memaafkan mu?" - Jaehyun
Taeyong mendesah pelan seperti yang kita ketahui Taeyong belum mendapatkan permintaan maaf dari Alice. Jaehyun yang mengetahuinya ia langsung menepuk pundak temannya.
"Jangan menyerah!! semangat pasti nanti Alice mau maafin kamu" - Jaehyun
"Jaehyun dengar kita berbeda kamu adalah orang yang pantang menyerah, sangat menyukai anak kecil, sementara aku? aku adalah orang yang bodoh, sering menyerah dan juga terkadang khilaf. Ternyata aku bodoh" - Taeyong
"Ayolah Taeyong, jangan pernah bilang seperti itu kamu dulu selalu juara pertama di kelas sampai - sampai aku tidak bisa menandingi dirimu, sampai sekarang kamu bukanlah orang yang bodoh" - Jaehyun
"Aku takut Alice akan membenciku untuk selamanya" - Taeyong
"Tidak akan, dia adalah gadis yang baik kamu juga sudah memberikan apa yang dia mau. Saat dia ingin makanan yang kamu masak dengan cepat kamu langsung melaksanakannya" - Jaehyun
Benar apa yang dikatakan Jaehyun pasti Alice tidak akan membenci dirinya, mungkin Alice hanya kecewa dengan dirinya. Tiba - tiba suara ketukan pintu mengalihkan pandangan mereka menjadi ke arah pintu.
"Siapa?" - Taeyong
"Dia wanita dia bilang kalau dia memiliki urusan yang belum selesai dengan tuan muda" - Pengawal
"Baiklah, aku akan kesana terimakasih untuk infonya" - Taeyong
Pintu kembali tertutup kini Jaehyun sedang menatap Taeyong dengan lama.
"Siapa?" - Jaehyun
"Bisa jadi Angelina mari kita ke ruang tamu untuk melihat tamu spesial kita" - Taeyong
Kedua Lelaki tersebut keluar dari ruang kerja Taeyong— perlahan menuruni tangga terlihat jelas ada wanita yang sedang duduk dengan memakai pakaian yang sungguh sexy bisa dibilang seperti itu.
"Taeyong~" - Angelina
Angelina berjalan mendekati Taeyong— ia langsung memeluk Taeyong dengan erat, Taeyong tidak membalas pelukan itu. Perlahan pelukan tersebut longgar dan Angelina kembali duduk.
"Untuk apa kesini?" - Taeyong
"Apa aku tidak boleh bertemu denganmu? ayolah aku merindukanmu" - Angelina
"Aku tidak merindukan mu tolonglah pergi dari sini dan jangan kembali karena aku tidak pernah ingin membantu keluarga yang hanya cinta harta" - Taeyong
"Apa karena anak kecil itu kamu tidak ingin menolong ku?! Jawab Taeyong!!" - Angelina
"Bukan, dan kamu tau apa yang dirimu lakukan kemarin jika saja kamu tidak melakukan hal tersebut Alice tidak benci kepadaku!!" - Taeyong
"Aku melakukan itu agar kamu tau betapa aku menyayangimu Taeyong" - Angelina
"Aku tidak akan pernah menyayangimu aku hanya sayang dengan anakku, lebih baik kamu pergi" - Taeyong
Jaehyun hanya melihat pertengkaran yang begitu seru bagi dirinya, Jaehyun beruntung kalau dia tidak pernah memiliki mantan tunangan mungkin jika dia memiliki mantan tunangan Seperti Taeyong maka jadilah seperti ini.
Dari pada harus liat orang berantem mending ke kamar Alice - Jaehyun
Sugar Daddy ©
updated lagi akhirnya!!
mungkin awal Juni aku bakal Hiatus dulu karena mau ulangan:(
Mungkin aku gak bakal lama hiatus nya
jangan lupa tinggalkan jejak dan like
jangan lupa follow akun aku ya teman - teman><
salam dinosaurus~