
Seminggu kemudian..
Sakura pulang ke desa Sunagakure, tapi sebelum itu sakura mengucapkan selamat tinggal untuk Momo, " Wuah, akhirnya aku pulang? "kata sakura loncat kegirangan, " Apakah kau sesenang itu? "kata Momo sinis, " Hmmm, aku sangat senang , karena aku akan bertemu dengan shura dan yang lainnya! "kata sakura menatap Momo dengan tatapan bahagia nya, Momo pun menatap sakura dan " Apakah kau akan kesinii lagi? "kata Momo, sakura diam sesaat dan berbicara dengan nada tinggi " Aku akan kesini bersama teman-teman ku,,kalau boleh besok-besok aku akan kesini membawa teman-teman ku dari desa Konohagakure, khususnya peneliti tanaman obat!! "kata sakura, " Tapi kapan? "kata Momo melingkarkan ekornya dekat sakura, sakura hanya tersenyum, " Hmm, bagaimanapun kalau tahun depan? Jadi tunggu saja aku disini "kata sakura, tiba-tiba Momo menangis dia mengingat partner nya dulu yang sudah mati bertahun-tahun, " Momo kenapa kau menangis? "kata sakura penasaran " Maaf, pergilah aku akan selalu disini untuk mu sakura "kata Momo, " Momo sebelum pergi apakah kau bisa memenuhi permintaan ku? "kata sakura, " Apa? "kata Momo penasaran " Apakah kau mau membuat kontrak dengan ku? "kata sakura menatap Momo, seketika Momo terdiam dan berkata " Aku... Baiklah aku mau sakura "kata Momo, sakura terlihat senang dan langsung menggigit ibu jari nya sampai berdarah dan langsung membuat tanda di dahi Momo, " Nah sudah selesai, sekarang kita akan bertemu setiap hari "kata sakura pergi menuju ke desa suna, " Hmm, maaf partner, aku sudah memilih dia sebagai partner ku yang baru "kata Momo dengan wajah sedih bercampur dengan kebahagiaan.
Disisi lain...
" Apakah dia sudah pulang hari ini? "kata Sasuke menatap foto sakura yang dia bawa setiap hari nya, " Tuan Sasuke apa yang anda pikirkan sekarang ini? "kata Aoda penasaran, " Aku khawatir dengan gadisku, aku ingin sekali melihat nya sekarang "kata Sasuke tersenyum ke arah foto itu.
" Lihat!! "kata Temari menunjuk sakura, sakura langsung berlari memeluk Temari, " Sakura mengapa kau membuat ku khawatir!! "kata Temari sedih, " Maaf , maaf aku salah tolong jangan menangis "kata sakura menahan air matanya agar tidak jatuh, " Dimana Gaara? "kata sakura penasaran, " Gaara, sudah seminggu dia tidak makan maupun minum dia sangat tertekan karena kau menghilang, Gaara sempat meminta anbu nya untuk pergi mencari mu, tapi sebagian besar mereka mati karena dibunuh oleh ular-ular disana "kata temari menatap sakura, sakura langsung pergi menemui Gaara, saat sakura sampai di kamar Gaara..
Dengan wajah senang sakura membuka pintu kamar Gaara, saat membuka pintu itu sakura bertemu dengan sepupu yang sudah lama dia rindukan, sakura menatap Gaara dengan sedih dan air mata sakura pun jatuh, sakura sangat sedih melihat keadaan sepupunya itu dengan lirih sakura memanggil nama Gaara " Gaara, aku pulang "kata sakura lirih, tiba-tiba.. Grep , Gaara memeluk sakura " Mengapa kau baru sekarang muncul, dimana kau selama ini sakura! "kata Gaara sedih, " Maaf, maaf, aku salah karena aku kau menjadi seperti ini Gaara "kata sakura memeluk Gaara, mereka pun langsung menangis bersama (sangat iri dengan kebersamaan sakura ama si Gaara dan apakah harus diganti ni judul? Author nya bingung😕❓) . " Sakura chan!! "kata Naruto tiba-tiba nongol dari kamar sebelah, mendengar suara Naruto sakura langsung berdiri dan memeluk Naruto, Naruto sempat kaget dan langsung membalas pelukan sakura " Dari mana saja kau sakura chan, kau tahu betapa khwatir nya aku dan Momo mencari mu "kata Naruto, " Ngomong-ngomong dimana shura? "kata sakura, " Saat kau masih disana shura dijemput oleh Zetsu, dia pulang kembali ke tempat asalnya "kata Naruto, " Kurasa aku terlambat lagi "kata sakura menangis, " Siapa yang kau bilang terlambat, kak "kata shura yang sedari tadi berdiri di belakang sakura, sakura langsung memeluk shura dengan erat sampai shura merasakan sakit luar biasa, " Sakit kak! "kata shura, sakura hanya diam dan melonggarkan pelukannya, " Mengapa kau berbohong! "kata sakura memukuli shura, " Kapan aku berbohong, kakak jangan menuduh sembarangan! "kata shura , sakura pun menatap Naruto dengan tajam dan " Shanaroo!! "kata sakura memukul wajah Naruto, " Akhhh!! Gomen sakura chan!! "kata Naruto menangis berlutut meminta maaf, " Bagaimana keadaan mu disana? "kata shura penasaran, sakura hanya tersenyum dan langsung tidur di tempat tidur Gaara, " Besok saja tanyakan, aku lelah "kata sakura yang sudah ingin tidur, " Tapi mengapa kau tidur di kamar Gaara, bukankah sudah ada kamar lain!? "kata temari marah marah, sakura hanya menjawab dengan enteng " Karena kamar ini lebih nyaman daripada kamar sewaan, dan juga karena ini adalah kamar pertama yang aku tinggali saat aku kecil, kamar ini terasa berada di kamar ku! "kata sakura tersenyum memandangi tembok kamar yang terbuat dari pasir itu, " Biarkan saja dia disini "kata Gaara, " Baiklah, tapi awas kalian menyelinap kesini, aku akan menjaga sakura jadi pergi jauh-jauh "kata temari mendorong semua orang agar pergi dari sana