
Besoknya....
Tim 7 melakukan perjalanan menuju negeri ular ( sunekubirejji ), saat tim 7 sampai mereka di sambut oleh tetua ular disana , " Apa yang kalian mau? "kata tetua ular itu, " Kami mau bertemu dengan momo "kata sakura ( btw author nya gak bisa milih nama bagus jadi dipanggil momo aja wkwkwk) , " Kalian mau bertemu dengannya, apakah kalian sudah tidak ingin hidup lagi? "kata tetua ular itu sambil tertawa melihat itu sakura langsung kesal, " Kami jauh-jauh kesini hanya mau bertanya soal keberadaan Momo bukannya mendengarkan ocehanmu yang tidak jelas "kata sakura menatap tetua ular itu, " Wahh, kau ternyata punya nyali untuk menatapku, kau sangat sama dengan orang itu "kata tetua ular sambil menatap sakura dengan licik, tetua ular itu pun langsung memberikan petunjuk mengenai tempat Momo berada, ( btw,kakashi gak ikut karena kembali ke desa tiba-tiba) saat tim 7 sampai di goa mereka melihat tumpukan tulang-tulang yang sudah lama tidak dibersihkan dan mereka juga menemukan kulit ular dimana-mana, ditempat itu seperti neraka dan memiliki bau yang luar biasa, gelap gulita dan yang paling penting cakra mereka seperti di serap oleh sesuatu yang besar, saat mereka terus masuk ke dalam goa itu suasana nya semakin mencekam dan cakra mereka semakin diserap, " Sakura chan, tubuhku terasa lemas sekali, kurasa kita tidak bisa melanjutkannya, cakra kita hampir habis "kata Naruto sambil duduk di sebuah batu besar, " Kak, kurasa Naruto benar, cakra kita sudah hampir habis "kata shura , saat sakura menoleh ke arah Naruto dia merasakan ada sesuatu yang ganjal, dia pun terus melihat batu yang diduduki oleh Naruto, tiba-tiba batu it bergerak dan membuat semua orang terkejut, " Apa itu?! "kata Naruto yang sudah dari tadi sigap menyerang, " Kalian beraninya, sekarang kalian akan menjadi santapan ku!! "kata ular itu sambil menyerang sakura dkk, dengan sigap semuanya menghindar tapi tidak dengan sakura, sakura terlihat sangat kewalahan karena tiba-tiba dia ditarik oleh pasir yang ada di sana, " Cakra mu lumayan juga gadis kecil "kata Momo mendekati sakura, " Rasengan!! "kata Naruto menyerang Momo dari belakang , Momo pun langsung memukul Naruto menggunakan ekornya dan Naruto terpental sangat jauh sampai membuat reruntuhan yang cukup besar, " Naruto!!, bawa shura keluar dari sini!! "kata sakura mencoba menghadang Momo, " Tapi?! "kata Naruto agak ragu-ragu, sakura pun langsung melemparkan beberapa kunai yang sudah berisikan kertas peledak dan itu tepat mengenai dinding goa, melihat itu shura langsung berlari ke arah sakura tapi di hentikan oleh Naruto, " Kak!!, "kata shura, " Apa yang kau lakukan, seharusnya kau menyelamatkan kakaku bukannya aku!! "kata shura sambil meronta ronta, Naruto pun memukul kepala shura sampai shura pingsan, " Mungkin kakak mu punya rencana tersembunyi "batin Naruto sambil membawa shura keluar dari goa itu, di saat itu juga sakura hampir saja mati karena ledakan yang dia buat, namun sesuatu menghalangi sakura agar sakura tidak terluka, saat sakura menoleh ke atasnya, dia sangat terkejut melihat seekor ular berwarna ungu kebiruan muncul menyelamatkan nya, " Siapa kau? "kata sakura ragu-ragu, ular itu hanya diam dan mengangkat sakura menggunakan ekornya ke tempat yang lebih aman, sakura pun langsung lari tapi langkah nya berhenti saat ular itu memanggil namanya, " Sakura-sama , apakah kau yang bernama sakura? "kata ular itu memberikan salam yang terbilang cukup sopan, " Siapa kau sebenarnya? "kata sakura menatap ular itu, ular itupun memperkenalkan dirinya, " Namaku Aoda, aku adalah ular panggilan atau kuchiosai, tuanku ingin aku melindungmu dari ular pasir itu "kata Aoda sopan, sakura sangat terkejut dengan kesopanan yang dimiliki oleh Aoda, tapi sakura masih penasaran dengan tuan Aoda itu, " Kalian benar-benar membuat ku marah, sekarang kalian akan menemui ajal?!! "kata Momo marah, saat dia menoleh ke arah sakura, Aoda dengan sigap menyerang Momo, " Nona sakura, pergilah selagi dia tidak bisa menyakiti anda "kata Aoda yang masih menggigit ekor Momo, " Tapi kau! "teriak sakura ke arah Aoda, " Aku baik baik saja "kata Aoda, Momo pun langsung menggigit balik Aoda tepat di lehernya sampai terluka, melihat itu Aoda langsung pergi kearah sakura dan membawa sakura pergi dari tempat itu, " Aoda, kau baik baik saja? "kata sakura khawatir, disisi lain...
sakura agar dia tidak terlalu kedinginan, " Nona sakura, anda adalah orang pertama yang menghawatirkan ku , dan tuan sasuke kurasa anda tidak sia-sia memilih nona ini untuk di cintai "kata Aoda menatap sasuke yang sedaritadi duduk di samping sakura.