Saijaku Muhai no Bahamut

Saijaku Muhai no Bahamut
Episode 7 - Drag-Knight Terlemah - Part 6



Pertempuran ganas membentang dalam medan pertempuran tanah kosong.


30 logam menerbangkan tipe Abyss; serangan dahsyat Gargoyle.


Dan untuk suatu alasan, kepala regu pertahanan Velvet yang tidak diserang oleh Abyss, melihat pada neraka itu dari belakang seperti seorang bos.


Apa sebenarnya kemampuan seruling yang dia pengang di tangannya? Itu nampak seperti dia menguasai Abyss dan mengendalikan pergerakan mereka.


"Kuh...! Haah!"


Lisha terengah-engah dan menaruh kekuatan pada seluruh bagian tubuhnya.


Dia dibingungkan melawan dengan jumlah 16 , menghadang pergerakan mereka dengan Divine Raiment , Pengendali Gravitasi, dan pastinya menyerahkan mereka pada pelupaan (?) dengan ledakan maksimum di akhir.


Pertarungan keras yang penuh menggunakan tiga senjata utama Divine Drag-Ride .


Dia melakukan sebuah serangan dengan tenaga di luar batas dengan teratur dan anggota Knight Squadron yang melindunginya juga membuat upaya ketakukan, tapi mereka masih menang jumlah.


Meski begitu, tanpa berhenti menyerang, dia melanjutkan mengurangi jumlah musuh sedikit demi sedikit, tapi––,


"Kuh... Haa!"


Akhirnya, batas yang tidak bisa diperpanjang baru saja terasa mendekat.


Penglihatannya bertambah buram dan kedua tangan serta kakinya tidak mau melakukan apa yang dia inginkan.


"Haa..., Haa...!"


Terdapat sekitar lusinan Abyss tipe Gargoyle yang tersisa.


Tentu saja, meskipun hanya satu yang tersisa, itu bukanlah lawan yang bisa kau biarkan lengah, tapi akhirnya kesempatan untuk bisa melaksanakan rencana terakhir muncul.


"Sharis, tillfarr..., apa kalian selamat?"


Membatasi suara naga cuma pada anggota "Knight Squadron", Lisha memanggil mereka.


『…Aku minta maaf, tapi Putri, aku diselamatkan oleh kawan dan sudah mulai mundur.』


『Ya, sepertinya aku juga pada batasku... Persenjataanku telah hancur bersama dengan armor di kedua tanganku––』


Membalas dengan suara serak, Lisha tersenyum miring.


Dia lebih berterima kasih pada temannya yang bertarung dengannya di tengah kekuatan yang terlampau jauh.


『Kalian harus mundur. Dan, aku punya permintaan. Beritahu instruktur yang berada di Kota Pertahanan untuk datang menyerang. Jika tujuanku dari sekarang berhasil, begitulah.』


『Putri. Jangan katakan...?』


Sharis menebak maksud Lisha.


『Ya, aku –– akan menuju bos yang memiliki seruling itu.』


Catatan bahwa Abyss awalnya telah terbiasa menyerang makhluk hidup dengan tak pandang bulu.


Walaupun, kapten regu pertahanan Velvet yang berpihak dengan Kerajaan Lama, jauh dari terserang, tidak menunjukkan tanda-tanda kalau dia bisa terkena oleh serangan mereka.


Lalu, seruling emas yang dimiliki pria itu bukan sebuah senjata Drag-Ride.


Kemungkinan harta reruntuhan, dan dia mencuci otak Abyss menggunakannya.


Singkatnya, jika dia bisa melakukan sesuatu tentang seruling itu, atau jika dia mengalahkan Velvet, sepertinya bahwa Abyss akan kehilangan kendali.


Dia tidak bisa melakukannya sampai sekarang selagi jumlahnya terlalu banyak, tapi kesempatannya akhirnya datang.


"––Bagaimana tak enak dilihat, Lizsharte. Mulanya, sebuah kesalahan awal kalau menyukai gadis jalang sepertimu, yang harus hidup menunggu seorang laki-laki meskipun untuk sesaat, duduk di atas singgasana Putri."


Velvet yang masih berada di udara dari belakang Abyss memandang ke bawah pada Lisha dengan senyum penuh penghinaan––


"Hmm. Jadi begitu, Laki-laki sepertimu yang berlagak sombong dan mengulangi penyesalan setelah ini berakhir? Dan lagi, mereka cuma bisa mengatakan hal-hal ketika mereka dalam situasi yang pastinya menguntungkan, huh. Aku mengerti; lalu itu wajar kalau Kerajaan telah dihancurkan oleh kami, para perempuan."


"Kau berani juga. Tidak, aku akan memberikanmu hadiah untuk gertakan hebat itu. Meskipun kau kelelahan pada tingkat kalau Divine Drag-Ride yang kau kenakan sudah mulai mengamuk."


Sembari Velvet menyeringai padanya, dia meletakkan bibirnya pada seruling dan meniup.


Kegaduhan aneh yang keras bergema, dan Abyss muncul kembali dari belakang Velvet sekaligus.


"Seperti yang kau inginkan. Aku akan datang bertarung satu lawan satu kalau kau ingin. Aku akan memberikan kematian meriah di pertempuran melawanmu."


Menyiapkan pedang berukuran besar dengan posisi di atas. Velvet menyatakan begitu.


"Lelucon yang bagus. Itu hanya akan memalukan jika hidupku diambil oleh makhluk kecil sepertimu."


Sambil Lisha berbalik senyum pada itu, dia menggenggam pedang kecil dan terbang.


Divine Drag-Ride vs. Machine Dragon Tipe Terbang Terkuat .


Jika teknik pengguna, stamina dan perlengkapan sepadan, adalah kombinasi menguntungkan dengan perbedaan performa bingkai udara, tapi sekarang ini berbeda.


Lisha mengumpulkan kelelahan pada tingkat memuntahkan darah dan armornya juga rapuh.


Kemampuan spesialnya –– bukan hanya tidak adanya Divine Raiment , juga tidak ada kekuatan pada operasi ataupun energi cadangan untuk melakukan ledakan dengan .


Bahkan sulit untuk terbang lurus menuju di mana Velvet berada, yang menunggu di langit.


Jika ini pertarungan satu lawan satu, hasilnya bisa terlihat.


Musuh juga yakin tentang itu.


Dengan tepat karena alasan ini––, ada kesempatan menang.


"Kemarilah, kau harusnya menyia-nyiakan hidup itu! Putri palsu!"


Sesaat ketika energi dari Pusat Tenaga menurunkan pedang besar Velvet.


Lisha menariknya menyiapkan pedang di depan matanya.


"––!?"


Menghunuskan pedang kecil. Pada saat yang sama, yang naik mendadak berhenti.


Itu bukan batasan bagi Drag-Knight, jika kau kehilangan senjata di medan pertempuran, itu akan menuntun segera pada kematian.


Velvet membelah pedang yang terlempar dengan pedang besarnya yang mengayun ke bawah.


"Bodoh, apa kau pikir gerakan seperti itu akan mempan?"


Pertarungan telah ditentukan.


"Haha. Kau membuat kesalahan."


Tawa kecil Lisha mencapai telinga Velvet yang menghadapnya.


Tangannya memegang pedang kembar tipis.


Dua Sword Device yang cocok pada .


Sekali salah satunya mengenakan Machine Dragon, Sword Device hanya bisa digunakan sebagai alat kendali.


Disamping menggunakan cara itu, untuk pertahanan diri sebelum mengenakan Machine Dragon, itu tidak dapat digunakan sebagai senjata setelah mengenakan mesin.


Hingga awalnya, sebuah serangan yang tidak bisa diprediksi.


Jika itu sebuah Sword Device di mana Tenaga Inti digunakan di dalam bagian mata pedang, salah satunya juga bisa menembus pelindung Drag-Ride.


Velvet telah benar-benar tanpa perlindungan membuka langsung setelah menggoncangkan pedang besarnya.


(Terima ini!)


Sesaat ketika Lisha menggunakan pedang kembarnya dengan keyakinan,


"Sayang sekali, jalang."


"Ap––!?"


Perasaan Lisha memudar seolah waktu berhenti.


Seolah-olah berjalannya waktu yang dia rasakan terselip melewati pengakuannya.


dong*


Pedang besar Velvet mengayun pertama kali.


Pecahan armor berserakan di depan mata Lisha.


Di langit biru di mana naiknya matahari, satu-satunya yang berbunga merah.


"Ku, ah...!"


Pedang kembarnya terlempar, Lisha yang memiliki bagian armornya rusak tersungkur di atas tanah.


Seakan mencari sesuatu, dia mengulurkan tangannya ke langit dan tiba-tiba mengeluarkan energi seperti itu.


『Lisha-sama!』


Anggota "Knight Squadron" yang menyiapkan diri untuk mundur mulai berteriak.


Tapi –– tidak berguna.


Lusinan Abyss yang telah bersiaga dengan segera bergerak dan berdiri di jalan, sambil mereka membentuk dinding antara Lisha dan "Knight Squadron".


“Ha! Hahahahaha!”


Seringai Velvet bergema di tanah kosong dan langit.


"A-Apa... ini...?"


Mendengar rintihan Lisha, Velvet tersenyum dengan tanpa takut.


""Quick Draw"––. Semacam teknik rahasia sekaligus diwariskan pada pasukan Kerajaan. Setelah menjadi kepala Pengawal Knight Squadron Kerajaan, dan setelah lima tahun lebih berlatih –– Aku akhirnya menguasainya."


"Quick Draw"


Operasi pengendali pikiran terlebih pada operasi pengendalian tubuh.


Gerakan khusus yang memberikan serangan tak terlihat dengan hanya satu serangan, dengan segera, melewati serangkaian gerakan dari waktu bersamaan yang mengendalikan dua sistem berbeda.


Tiga teknik rahasia Drag-Knight telah terwariskan sebagai legenda setelah berdirinya Kerajaan Baru, dan orang yang menguasai salah satunya dipuji sebagai pengguna super kelas atas.


"Aku telah mempertajam sayapku untuk kali ini selama lima tahun setelah hari kudeta. Aku menahan penderitaan menjadi anjing penjagamu gadis sialan. Hahahahahaha! Rasanya luar biasa!"


"Menjijikkan...!"


Wajah Lisha masih berbohong dengan lengan dan kakinya yang terulur, menyinggungnya lebih rendah.


"Dengan ini, aku telah mencapai tujuanku. Sebagai penutup, aku akan menyanderamu dan hanya menggunakanmu sebagai perjanjian dengan Ratu."


Velvet memainkan seruling dan memanggil kembali Abyss di belakangnya.


Lisha sendiri tidak punya rencana lagi untuk bermain.


"Kuh..."


Dia menarik pelatuk dengan ujung jari dengan pantang menyerah, tapi tidak bisa bereaksi.


(Akhirnya, saat ini datang lagi...)


Selagi kesadarannya memudar karena kelelahan dan pendarahan, Lisha tiba-tiba mendengar suara.


『Lisha-sama!』


『––L-Lux…?』


Suara naga dibatasi hanya bisa didengar melalui yang tidak bisa bergerak.


Apa itu mimpi, atau hanya halusinasi?


Lisha memikirkan kalau salah seorang yang sangat baik jika dia bisa berbicara padanya di saat terakhir.


『Haa... maaf. Aku telah dikalahkan. Haha...』


『Hanya sedikit lagi. Tolong tetaplah sadar hanya sedikit lagi. Jika kau melakukan itu––』


『Lupakan tentangku, tinggalkan aku. Kau tidak perlu khawatir. Ini mungkin egois, tapi kau tidak perlu datang menolongku, jadi...』


Berterima kasih untuk itu, sejumlah kekuatan kecil mengalir di dalamnya.


『Sebagai gantinya, dengar; jaga rahasiaku sampai akhir––』