Re World

Re World
ujian babak kedua (bagian III)



"Selanjutnya Pertandingan Antara Yukki Melawan Zaier, Dimohon untuk kedua peserta masuki Arena segera" Ucap wasit


•••


"Aku maju yah, Mia, Yota" Ucap Yukki


"Semangat yuyu" Ucap Ryota


"Semangat Yu" Ucap Lumia


"Terima kasih Mia, Yota" ucap Yukki


•••


Tap Tap.......Kedua peserta melangkah menuju arena dengan kultivasi zaier Qi gathering 5, Banyak sorakan Yang tertuju Pada Yukki maupun Zaier


"Yo🤘 Saya disini menggantikan Wasit Yang sebelumnya yo🤘 karena dia mendapat misi, Yo🤘 jadi sekarang saya adalah Wasit disini Yo" Ucap wasit


"Dengan ini Yo🤘 Kunyatakan Pertandingan ini Dimulai Yo🤘" Ucap Wasit


•••


"Kau Boleh Mulai Duluan saudara Zaier" Ucap Yukki


"Heh, Baiklah Karena kau Yang Memaksaku Saudari Yukki" Ucap Zaier


Zaier mengeluarkan pedang dari sarung pedangnya dan mengarahkannya ke Yukki


"Akan Kutunjukkan Senjata Tingkat Elite, Pedang Juidon" Ucap Zaier


"Oh aja, Kalau begitu aku hanya pedang Biasa aja" Ucap Yukki


"Walau Kau Punya Jurus yang kuat Waktu itu, Aku Hanya perlu menghindarinya dengan begitu aku tak akan membeku" Ucap Zaier


"Terserahmu lah" Ucap Yukki


Zaier Berlari Menuju Yukki dengan Posisi tangan mengangkat pedang Untuk Bersiap menebas Yukki


Yukki Yang melihat Tindakan Bodoh Zaier Kebingungan kenapa Menyerang Secara terang terangan tanpa trik apapun


Ketika Sudah mendekat zaier menebaskan Pedangnya ke arah Yukki


Yukki Yang melihat Serangan Zaier Di depan Matanya Menghindar kesamping dengan santai


Karena serangannya Tak Mengenai Musuh, Zaier menebas dan menebas serta menambah kecepatan dan kekuatan hingga berada di batasnya, Kesal Karena Serangannya tak mengenai lawan Zaier Menyerang dengan membabi Buta


Yukki Yang menyadari perubahan pola serangan Zaier Menjadi Kacau Bersiap Untuk menyerang Menggunakan Pedangnya


Syut......Tebasan Mengenai Lengan Kanan Zaier walau tak Dalam tetapi tetap saja menyakitkan


"Bagaimana caranya kau bisa menghindari Seranganku yang cepat, Bahkan rasanya seranganmu lebih cepat dari ku hingga bisa membuat luka di Tubuhku" Ucap Zaier


"Karena Kau lemah" Ucap Yukki


"Kau Yakin, Kalau begitu Tahan ini, Jurus tingkat Elite : Pembelah Besi" Ucap Zaier


"Ini Tak layak dihentikan olehku" Ucap Yukki


Yukki Mengibaskan Tangannya dengan Pelan Tetapi Kuat, Hingga menyebabkan serangan Zaier Berbalik Ke arah dirinya sendiri


"Wo-Woah" ucap Zaier dengan panik


Syuu.......Zaier Terkena Serangan Di Tangannya Karena Jurus yang dia miliki, Karna Lukanya Dalam Wasit menghentikan Pertandingan Tersebut


"Baiklah Stop......Pemenangnya Yukki...Untuk Zaier Bisa Menuju Tempat pengobatan Untuk peserta" Ucap wasit


Mereka berdua hanya mengangguk Dan berjalan keuar arena


•••


"Kau Sungguh Sadis Yu" Ucap Lumia


"Hah Sadis gimana" Ucap Yukki


"Kau membiarkan Serangan Musuhmu Mengenai dirinya sendiri" Ucap Lumia


"Itu Tidak Sadis Kan Yo" Ucap Yukki


"Tidak Tau, Tapi menurutku Itu biasa saja" ucap Ryota


"Tuh Yota aja Bilang kagak sadis" Ucap Yukki


"Terserah Mu lah Yu" Ucap Lumia


"Dari awal memang serahku" Ucap Yukki


"Sudah Sudah Selanjutnya Pertandinganku, Aku penasaran Akan melawan siapa" Ucap Ryota


"Entahlah" Ucap Yukki


"Jangan Nanya Aku, Lebih baik tanya wasitnya saja" ucap Lumia


"Benar, Tapi aku ada 1 fakta Yang pasti terjadi ketika pertandinganku dimulai" Ucap Ryota


"Apa itu" Ucap mereka bersamaan


"Aku Akan menang" Ucap Ryota


"Sungguh Tak Lucu Yota" Ucap Lumia


"Mia benar itu sungguh tak lucu" Ucap Yukki


"Bagiku Itu Lucu" Ucap Ryota


Sementara semua orang sedang Berbicara mereka tidak menyadari Bahwa Banyak Kultivator aliran Hitam bergerak Menuju sekte elemental


"Tuan, Banyak Para Anggota Tidak punya semangat karena takut akan kalah karena mendengar rumor itu" Ucap ????


"Warda, Sudah kubilang Walau itu cuma rumor maupun asli Kita akan menang walau junlam korban Sangat banyak, Dan Jangan Sopan begitu, Kita ini teman panggil saja aku Targal, Ketika berdua" Ucap Targal


"Baik Gal, Tetapi knp Kau mengira Kita akan menang walau ada rumor itu Maupun beneran" Ucap Warda


"Aku akan mendatagi Para anggota Dan pengikut, Sepertinya waktunya memberi tau mereka sebuah kejutan" Ucap Targal


"Baik Ikuti Saya Tuan" Ucap Warda


Mereka Berdua berjalan menuju Lokasi dimana Ribuan Orang berdiam


Ketika Sampai ditempat itu Targal Menggunakan Qi Sebanyak mungkin dan suara sekeras mungkin untuk Membuat Ribuan orang tersebut Mendengar suaranya


"PARA ANGGOTAKU, DAN PENGIKUTKU AKU TAU KALIAN SEMUA TAK BERSEMANGAT KARENA MENDENGAR SEBUAH RUMOR BAHWA TERDAPAT SEORANG KULTIVATOR HOLY EMPEROR 3 DI SEKTE ELEMENTAL"


"TAPI JANGAN TAKUT, WALAU RUMOR ITU BENAR KITA TETAP AKAN MENANG, KARENA KITA SEMUA MEMILIKI SESEORANG YANG KUATNYA MELEBIHI SESEORANG DIRUMOR ITU"


"AKU ADALAH PEMIMPIN KALIAN SEMUA DAN TUAN KALIAN SEMUA, TETAPI BELIAU ADALAH TUAN BESAR KALIAN SAMBUTLAH DIA" ucap Targal Dengan Penuh semangat serta percaya diri


Tiba Tiba Angin berhembus, Petir petir Bermunculan Secara tiba tiba, Disertai tekanan Yang Melebihi Holy emperor Hanya dengan itu membuat seluruh orang Tertunduk


"sepertinya Targal Mengenalkan Ku dengan Benar Yah, AKU DISINI SEBAGAI TUAN DARI TARGAL YANG ARTINYA ADALAH TUAN BESAR KALIAN SEMUA DAN TAK PEDULI SIAPAPUN ITU BAHKAN KULTIVATOR HOLY EMPEROR 10 BISA KUTAKLUKKAN" Ucap Tuan Besar Dengan Eskpresi angkuh, Seperti Menjadi Yang terkuat


Hanya dengan Suaranya Membuat Anggota bersemangat, Mereka Semua yakin akan berhasil Menguasa Alam dewa


Tetapi mereka tak tau bahwa Ryota Hanya Holy emperor 3 karena mengaktifkan Salah Satu Garis darahnya, Dia Belum mengaktifkan 2 garis darah hingga mereka tak tau bahwa Berperang dengannya sama dengan cari mati


Dengan Muka Penuh Keringat serta pucat Targal berusaha bicara dengan tuan besar


"Tu-Tuan besar, Tolong hentikan Tekanan mu Aku tak bisa menjelaskan Pada mereka nantinya dan Kalau bisa mereka semua akan mati"


Dengan Muka Cuek Dan merendahkan Targal Dia menyahut perkataanya


"Baiklah Baiklah, Dasar lemah begitu saja Kesusahan"


Tuan besar pun menghilangkan Tekanan Dirinya Hingga membuat seluruh Pengikut, anggota nya Bisa bicara akan tetapi tidak ada satupun yang Mengangkat kepalanya karena merasa Tak Cukup Kuat melakukan itu


"Terima kasih Tuan besar kalau begitu Bisa Anda perintahkan Para pengikut dan anggota untuk untuk mengangkat kepala mereka, mungkin mereka merasa rendah dibanding dengan anda" Ucap Targal


"Baiklah Akan Kulakukan" Ucap Tuan besar dengan Raut Wajah Sombong Bahkan Lebih dari sebelumnya


"Hei Kalian Para Pengikutku Aku Memerintahkan Kalian Untuk Tidak menundukkan Kepala Kalian dihadapan Ku" Ucap Tuan Besar


Karena Mendengar perintah Seperti itu seluruh Pengikut Mengangkat kepala mereka


"Baguslah Kalau Begitu Targal akan menjelaskan sisanya" Ucap Tuan Besar dengan muka Sombong Hingga membuat setiap orang yang melihatnya ingin menampar wajahnya


Setelah Dia mengatakan itu, Tuan besar Terbang ke langit untuk menyembunyikan Dirinya


"Baiklah Karena tuan Besar Menyerahkan sisanya pada saya maka akan saya jelaskan sekarang" Ucap Targal


"Tujuan Tuan besar adalah........"


Bersambung


Like


Koment


Vote


Like