
Oni-San hanya akan Rilis Ch jika Like lebih dari 10
JANGAN LUPA LIKE
JANGAN LUPA VOTE
JANGAN LUPA RATE ⭐⭐⭐⭐⭐
"Baiklah Kuharap Kalian menggunakan Seni Tarung Ini disaat Kalian melawan seseorang yang kalian anggap sangat kuat hingga mengeluarkan seni tarung ini"
"Ini untuk Lumia Nama Seni Tarung ini adalah, Ice Sword Arts: 72 Freezing and Destructive Swords Tingkat Dewa, Untuk Yukki Nama Seni Tarung ini adalah Ice Sword Arts: 72 Freezing and Destructive Swords Tingkat Dewa , Benar seni Tarung Kalian Sama Karena dengan ini kuharap kalian bisa Bekerja sama, Hanya ini yang bisa ku berikan untuk kalian" Ucap Ryota
"Sayang sekali mereka tak bisa ku beri Poin pengetahuan, Kalau bisa mungkin Akan Mudah Bagi mereka, Vin ada solusi" Pikir Ryota
"Tuan Ryota Bisa memasukkan mereka Ke Dimensi waktu pribadi, dan Dipadukan Dengan Menu Latihan mereka bisa menguasai seni tarung ini, Dimensi waktu ini 1000 Tahun Didalam sana dan 1 menit didunia asli" Jawab Vin
"Kau benar Vin Terima kasih" Pikir Ryota
"Etto...Ryota kami boleh Mempelajari seni tarung ini sekarang" Tanya Lumia
"Benar kami penasaran dengan kekuatan seni tarung ini" Ucap Yukki
"Ya, kalian boleh mempelajarinya Di Dimensi Waktu milikku, Disana 1000 tahun sama 1 menit didunia sini dan tentu Disana Umur kalian tak bertambah cepat jadi kalian tenang saja" Ucap Ryota
"Hah Dimensi Waktu, Apa itu Tapi Aku yakin Kalau Itu perkataan Ryota pasti benar" Ucap Yukki
"Kau Hebat Ryota" Ucap Lumia
"Sudahlah Mulai Lah berlatih" Ucap Ryota
"Vin Buka Pintu ke dimensi Waktu itu" Ucap Ryota dalam pikirannya
Syuu....muncul Sebuah Lubang hitam didepan Ryota
"Baiklah Kalian Berdua bisa masuk aku akan menjemput kalian dalam 10 Menit didunia sini, Dan Didalam Tidak bisa berkultivasi, Disana tak ada Energi alam, Maupun Qi" Ucap Ryota
"Disana akan ada beberapa pelatih kalian" Ucap Ryota
"Vin Siapkan Pelatih Untuk Mereka" ucap Ryota dalam pikirannya
"Mengirim Pelatih, Selesai pelatih Sudah Terkirim Poin dikurang 100, sisa poin 500" Ucap Vin dalam kepala Ryota
"Hah, Poinku berkurang nanti akan kucari lagi" Pikir Ryota
"Baiklah Masuk saja" ucap Ryota
"Baik, Pastikan kau menunggu kami yah" Ucap Lumia
"Hahaha, Aku penasaran siapa pelatih ini hingga Ryota membiarkannya Melatih kita" Ucap Yukki
Tap Tap.....melangkah Menuju Pintu Menuju Dimensi Waktu dan memasukinya
°°°°
"Woah Jadi Ini yang dimaksud Oleh Ryota, Benar benar seperti Dunia lain" Ucap Lumia
"Ya, Dia Hebat tapi dimana pelatih kita?" Ucap Yukki
"Ya Kuharap Begitu" Ucap Yukki
Mereka mendatangi orang itu dan menyapany
"Permisi Tante" Ucap Lumia
"Siapa yang kau panggil Tante, bocah Dan sepertinya kalian mewarisi Teknik Ku Yang Terhebat yah" Ucap Wanita tersebut
"Kalau Boleh tau Siapa anda" Tanya Yukki
"Haish, Pencipta Seni Tarung yang kalian gunakan Dan Juga Seorang Dewi Hingga akhirnya aku mati" Ucap Dewi Es
"Dan Aku Tiba Disini dengan Tujuan Untuk melatih 2 bocah sungguh aneh" Ucap Dewi es
"Karena Aku Hanya melatih kalian hingga Seni Tarung Itu Kalian pahami seluruhnya aku akan kembali ke ?????" Ucap Dewi es
"Ah Perkataan dewi yang terakhir bisa diulangi" Ucap Lumia
"?????, Percuma Orang hidup tak akan bisa mendengarnya Jadi Sekarang aku akan mulai melatih kalian" Ucap Dewi
"Siap" Ucap Mereka Berdua
"Baguslah Aku suka murid yang bersemangat" Ucap Dewi Es
°°°°
10 Menit kemudian
"Vin Buka Pintu menuju Dimensi Waktu" ucap Ryota dalam pikirannya
"Baik....membuka Pintu Dimensi waktu.....selesai"
Syuuu.....muncul Pintu menuju dimenti waktu
"Woi Kalian Sudah Selesai latihannya kalian boleh Keluar" Ucap Ryota
"Itu Ryota" Pikir mereka berdua
Tanpa Menunggu waktu mereka berlari menuju Ryota dan memeluknya sambil menangis
"Hiks....Ryota bodoh Aku Merindukan mu Selama Di Dimensi itu" Ucap Lumia
"Hiks...Kejam Ryota Bodoh, Lain kali jangan kirim kami kesana tanpa dirimu lagi" Ucap Yukki
"Baik jadi bagaimana Seni Tarungnya" Tanya Ryota
"Kami sudah paham 100%" ucap mereka bersamaan
"Oh kalau begitu baguslah, Sekarang Sudah Malam, Tidur Tidur kalian Tak ingin terlambat bukan" Ucap Ryota
"Ah Ryota benar Aku Harus tidur Besok masih ada ujian Tahap 2" Ucap Lumia
"Hah, Sudahlah Ayo Lumia kita Tidur" Ucap Yukki
'Mereka menghabisi Waktu Dengan Tiduran seperti manusia biasa hingga pagi'