Re World

Re World
Ujian sekte elemental babak ke 2



Oni-San hanya akan Rilis Ch jika Like lebih dari 10


JANGAN LUPA LIKE


JANGAN LUPA VOTE


JANGAN LUPA RATE ⭐⭐⭐⭐⭐


"Baiklah Karena waktu Telah Tepat jam 08, semua penjaga tutup gerbang, Ujian sekte akan dimulai saat ini" Ucap Juri A


"Siap" Ucap seluruh penjaga gerbang


Krett.....Menutup Gerbang


"Baiklah Ujian sekte babak ke 2 adalah Ujian Kekuatan, Kecepatan, Pertahanan Para Peserta, Jika Ada yang dibawah ketentuan dianggap Gagal" ucap Juri A


"Ini Dia Alat yang akan kalian gunakan Untuk Mengukur Kemampuan kalian Nama Benda Ini adalah 'Batu Pengukur Kemampuan' Kalian hanya Harus Menyentuh batu ini dan angka Dari kemampuan kalian akan secara otomatis Tertulis Di batu ini" Ucap Juri B


"Oh Ini Mirip Menu Status Milik Vin" Pikir Ryota


"Lumia, Yukki Kalian Harus Mengendalikan Kemampuan kalian Hanya setara Nirvana 7, Itu sudah cukup terlalu tinggi akan menimbulkan Resiko, Kemungkinan Buruknya Lawan akan curang" Jelas Ryota


"Baiklah Akan Kuusahakan" Ucap Yukki


"Tanpa kau beri tau pun akan kulakukan" ucap Lumia


"Baguslah" Ucap Ryota


"Baiklah Yang lulus Dari Ujian ini Hanya 100 Orang Terkuat" Ucap Juri C


"Kami akan memilih Kemampuan Diatas 5000" Ucap Juri C


"Lumia, Yukki kita mendapat keberuntungan sepertinya" Ucap Ryota


"Hmm keberuntungan apa itu" Ucap Lumia


"Kita tidak mendapat keberuntungan hanya ada kesialan menjadi peserta terakhir" ucap Yukki


"Knp dengan yang terakhir itu justru Artinya kita beruntung, Kita Bisa Membuat kemampuan kita Lebih tinggi Dari pada asal asalan Memberi tahu kemampuan kita, Jadi Kita bisa tau Siapa yang paling banyak kemampuannya atau yang terkuat" Jelas Ryota


"Ryota benar, Kita bisa Memberi kemampuan Kita Untuk melewati yang terkuat di Ujian Tahap 2 ini" Ucap Lumia


"Walau ucapanmu tidak ku ngerti, Tetapi Kalo artinya aku mengerti" Ucap Yukki


"Baiklah Sekarang peserta ke 3567, Rani Dia adalah Calon Peserta Terkuat Dia sudah mencapai Heavenly Tribulation 2 Sedangkan Peserta terkuat no 2, Reigen Hanya Berada di Nirvana 10" Ucap Juri A


"Baiklah Nak Silahkan Di coba" Ucap Juri B


"aku hanya menempelkan Telapak tanganku bukan" Ucap Rani


"Ya Kau benar" Ucap Juri A


"Baiklah, 'menyentuh batu dengan telapak tangan' Ini sudah selesai" Ucap Rani


"Woah sungguh mengagumkan Seluruh kemampuan Dia 1150, Sungguh Seorang jenius" Ucap Juri A


"Baiklah selanjutnya" Ucap Juri B


"Namaku Reigan, Adik dari Reigen aku akan menjadi peserta terkuat no 3" ucap Reigan


'Menyentuh batu dengan telapak tangan'


"Woah Dia Mirip Kakaknya Walau Semua kemampuan Diatas 9500 Tetapi dia sudah pasti menjadi Peserta terkuat no.03" Ucap Juri A


#beberapa menit kemudian


"Baiklah peserta ke 3998 Yukki, Baiklah Silahkan Nak Yukki" Ucap Juri


"Baik 'menyentuh batu dengan telapak tangan' Selesai" Ucap Yukki


"Hmm Tidak buruk, Segala kemampuan berada diatas 8000 termasuk 10 peserta terkuat" Ucap Juri A


"Terima kasih" Ucap Yukki


"Entah kenapa aku merasa Bahwa meremahkan Dia Akan Membawa bencana Tapi ini hanya firasat dan buruknya Aku Selalu Mengikuti Firasatku" Pikir Juri A


"Peserta ke 3999 Lumia, Silahkan" Ucar Juri A


Tanpa Bicara apapun Lumia langsung Menyentuh batu itu


Tanpa Berbicara dan Hanya Diam Dan memasang muka dingin Lumia Langsung turun


"Astaga....Dia sangat lah Cuek, Dingin Bahkan aku merasa kan Firasat buruk juga terhadap dirinya" Pikir Juri A


"Peserta terakhir Ryota, Disilahkan Maju" Ucap Juri A


"Baik" Ucap Ryota Dengan dingin tapi Berteman


(Biasanya Pasti Novel Lain Atau Komik Alat ukurannya rusak Atau mendapat.nilai tinggi atau Sebagainya disini Aku tidak)


'Menyentuh batu'


"emm Kemampuan diatas 7000 Anda adalah Peserta Terlemah" Ucap Juri A


"Tapi anda lolos" Ucap Juri A


Terdengar bisikan bisikan Serta cacian makian orang yang hadir disitu menghina Lemahnya Ryota


"Heh Lemah sekali, Knp Dia bisa masuk, Pasti pakai cara curang, hehehe ada calon Budakku ini, Dasar Hina Mati sana, Pergi Lah" Ucapan ucapan Yang terdengar


Sementara itu Sang Patriach sekte sedang melihat kejadian ini Dengan keringat dingin Dia berkata


"Habis Lah sudah Murid Murid ini Ah Tidak maksudku Calon Murid ini" Ucap Patriach


"Menyebalkan Lihat saja Ryota Akan memusnahkan Kalian hingga ke akar akarnya" Pikir Lumia


"Jika aku tak diberi kode Untuk diam mungkin aku sudah membunuh kalian semua" Pikir Yukki


Tentu tidak semua Orang mencaci maki serta menghina Ryota ada beberapa orang Yang Iba termasuk Rani


"Ini Aneh walau dia Dihina seperti ini Mentalnya tak Hancur, Dan Buruknya aku merasa bahwa semua yang mengejek Dirinya akan hancur" Pikir Rana


Kembali ke Ryota


"Baiklah Peserta terakhir sudah ditentukan, Hasil ujian Tahap 2 akan diumumkan Jam 7 Malam Serta Sekte akan mengadakan pesta penyambutan untuk Peserta peserta Yang telah mendaftar" Ucap Juri A


"Akan kuingat hal ini wahai orang yang telah mati" pikir Ryota


"Baiklah Silahkan Bubar segera" Ucap Juri B


#dipenginapan jam 06:30


"Uh Apa apaan mereka Itu Bikin kesal saja" Ucap Lumia


"Benar Rasanya aku ingin Membuat mereka Mati mengenaskan" Ucap Yukki


"Sudahlah Anggap saja tidak terjadi, Nanti mereka akan mati juga" Ucap Ryota


"lebih baik kalian bersiap untuk pesta Kalian dibolehkan memilih Pakaian Yang ingin kalian pakai" Ucap Ryota


"Benar kah Kalau begitu Aku akan memakai Salah satu pakaian terbaikku" Ucap Lumia


"Terima kasih Ryota" Ucap Yukki


"Ya"


#30 menit kemudian


"Ryota bagaimana Kami berdua apakah cantik dan cocok memakai baju ini" Tanya Lumia


"Hmm Kami Butuh Pendapatmu Ryota" Ucap Yukki


"Ya kalian berdua sangat cantik, Dan cocok memakai pakaian itu" Ucap Ryota


"Hmph, Terima kasih" ucap Mereka Berdua


"Ya ayo Berangkat menuju Pesta Sekte" Ucap Ryota


"Boleh Berpegangan tangan" Bisik Lumia


"Boleh" Ucap Ryota


"Eh curang, Aku Juga Ryota Ingin Berpegangan Tangan" Ucap Yukki


"iya Iya Kita bertiga akan bergandengan Tangan" Jawab Ryota


#menuju Pesta dan sampai Di Tempat Tersebut