Re World

Re World
Perbandingan waktu, Menggunakan item yang didapat, Perasaan Ryota.



Perumahan Hijau, Jalan Inti No.03


"Seseorang Bangun Dari Gamenya siapa kah itu?"


"Hmm Eh Kenapa Kamarku Tidak Berdebu ataupun aku tidak kerumah sakit, aku kan didalam dungeon selama 5 bulan sedangkan disini seolah baru 5 jam saja ini sungguh membingungkan" ucap Ryota


Dan Ryota menemukan Jawabannya yaitu


"Perbandingan Waktu, cuma itu jawabnnya artinya didalam dungeon 1 bulan sama dengan 1 jam, sungguh hebat perusahaan Re World ini"


:Ini masih Jam 2 siang, waktunya makan siang tapi aku sangat malas membuat Makanan untuk ku Makan" ucap Ryota


"Aha, Aku tahu aku akan ke Rumah Paman Lorem Saja Sekalian Bertamu" ucap Ryota


"Astra pun berjalan Ke rumah pak Lorem/Ayahnya Lumia"


"Permisi Pak Lorem, Lumia Boleh Aku Masuk" ucap Ryota


"Masuk Saja Nak Ryota pintu dan pagar tak dikunci" ucap Pak lorem


Baik, ucap Ryota


Di Ruang Tamu


"Halo Pak loren, Saya datang Ingin Meminta Tolong kalo boleh" ucap Ryota


"Hmm minta tolong apa Nak Ryota" ucap pak lorem


"Itu, saya ingin Menumpang Makan siang Disini, Saya Lagi malas masak jadi apakah boleh" ucap Ryota


"tentu kalo cuma makan siang kau boleh datang kapan saja kesini" ucap Pak Lorem


"Terima kasih pak" ucap Ryot


"Tentu, Sebentar Lumia Ayah Minta Tambahkan lagi Yah Makanannya kita ada Tamu" ucap Pak Lorem


Lumia menjawab


"Iya ayah, akan kutambahkan makanannya" ucap lumia


Waktu Makan Siang


Ayah, Ini Nasi Gor - ucapannya terhenti ketika melihat seseorang duduk di Depan ayahnya


11


"Oh Lumia sudah dat - ahhh lumia Supnya akan akan jatuh" ucap Pak lorem/ayah lumia


Eh, Ucap Lumia


"Kyaaa, panas panas" ucap Lumia


"aduh gimana ini apa yang harus kulakukan kalau putri ku terluka bagaimana, apa yang akan kulakukan" panik Ayah Lumia


"Aduh Merepotkan, Terpaksa deh aku membantu Lumia hanya karena kecerobohannya" ucap Ryota


Ryota pun berlari kearah Lumia Dan Menggendongnya Seperti Tuan Putri Dan Sebelum memasuki Kamar Lumia Untuk mengobati Luka bakar, Ryota berkata "Percayalah padaku Pak"


"Tentu" ucap Ayah Lumia


Didalam Kamar lumia


"ah ini Buruk, Dia Op**nya Terkena sup sepertinya aku harus bertahan kali ini" ucap Ryota


"Pak Lorem Apakah kau mempunyai Es" teriak Ryota


Ayah lumia membalas


"Esnya Sudah Habis, Kalau Kau mau membeli sekarang ini hujan"


"Baiklah Aku akan membeli Es Paman Lorem Jaga Saja Lumia" ucap Ryota


Ryota Pun Berlari Menuju warung terdekat dengan cepat, Selesai Dia Membeli Es hujan bertambah Lebat tetapi tetap Berjalan Ke Rumah paman Lorem


"BRRRR, Paman Maaf lantainya Basah Nanti akan saya Lap" ucap Ryota


Ryota Pun Membuat Kompres Es


"Aduh Panas, sakit sekali" ucap Lumia


"Halo Nona Ceroboh Bagaimana Rasanya Panas, Sakit" ucap Ryota


"Hiks, Dasar Ryota kejam Aku Lagi kesakitan kau malah mengejekku, Hiks" Tangis Lumia


"Iya iya aku akan menyembuhkan mu Dan Kau Ingat Ini Aku melakukan Ini demi Paman Lorem dan kau Jangan Banyak Berbicara ok" ucap Ryota


"Sekarang Buka Bajumu" ucap Ryota


"Tidak, Mesum, Echi, sudah kuduga semua laki laki begini pasti" ucap Lumia


"Nona Kamu Ketumpahan Air panas Di Tubuhmu Jadi wajar kau harus membuka. Baju kau tak mau kulit mu ini melepuh bukan" ucap astra


"Baiklah Akan Kubuka Bajuku" ucap lumia


Membuka Baju


"Hmm Baiklah Kau tahan ya ini akan sedikit sakit" ucap Ryota


Baik, ucap Lumia


Ryota pun Mengoleskan Obat Ke Bagian Tubuh Yang Terkena Air panas


"Kau Jangan Membuat Suara yang membuat orang salah paham, Sekarang Bramu Buka" ucap Ryota


Kau Hen -


"Kulit Di Payudaramu terkena Air panas paling banyak ini perlu banyak Salep" ucap Ryota


Baiklah, akan aku buka, ucap lumia


"Woah, Rambut Berwarna Hitam Dan Kulis seputih salju sungguh mencuci mataku" ucap Ryota dalam pikiran


Mengoleskan Salep ke telapak Tangan


"Baiklah Kali Ini Aku benar Benar Meminta Untuk tak meminta mengeluarkan Suara aneh aneh ok" ucap Ryota


Baik ucap Lumia dengan Muka Semerah Tomat


"Baik Aku Mulai" Ucap Ryota


mengoleskan Telapak tangan ke Payudara dan menggerak gerakkannya dengan lembut


Kyaa, Ah ah ah Pelan pelan ini Sangat Enak, ah ah ini juga sakit tapi rasa nikmat menutupi Kesakitannya, Ah Ah Ah, Desah Lumia


"Uh, sialan Desahannya membut adik kecil bangun" ucap Ryota


"Baiklah Selesai" Ucap Ryota


"Hah hah hah, Sungguh Menyakitkan Dan Juga Nikmat Hah Hah hah", Ucap Lumia


"tck tck tck benar benar membuat kesabaranku di ambang batas tadi" ucap Ryota


"Sekarang Kau Jangan buat luka itu terkena air selama 4 hari dan Jangan memakai Bra di Payudaramu karena itu melambat Penyembuhannya, jika kau tak memakai Bra dalam 4 hari sembuh begitu juga dengan Luka yg lain" ucap Ryota


"Dan Kau Ganti Leging/Celana Dalammu Itu Sudah Sangat Basah" ucap Ryota


"KYAA, Kau bagaimana Kau tau, padahal aku tak memperlihatkannya" ucap Lumia Dengan Wajah merah Tomat hingga keluar asap


Mudah saja, Setiap Wanita Yang terangsang pasti Akan Begitu, dan dari Beberapa Desahanmun tadi Kau ada 1 kali Ke - ucapannya terpotong karena Suara Lumia


KAU DASAR MESUM, HIDUNG BELANG, HENTAI, ECHI, PERGI KAU JANGAN TUNJUKKAN MUKA MU DIHADAPANKU ATAU MEMBERI KABAR TENTANG DIRIMU LAGI TERIAK LUMIA


"sudah kuduga akhirnya akan begini Tapi aku sudah bersiap juga toh, jadi tak apa apa" ucap Ryota


Keluar Dari kamar lumia


"paman, Aku Tau paman melihat semua kejadiannya kan, Hachi jadi Paman Aku Akan Pergi Dari Perumahan Hijau Sementara dan ketika Lumia Mencari ku katakan padanya Hachi "Aku mengabulkan Permintaanmu, aku tidak akan menunjukkan muka maupun kabar tentang diriku lagi, Hachi"


"Baiklah akan kusampaikan" ucap Paman Lorem


"Dah Aku Pergi", Ucap Ryota


Ryota pun Kembali Ke Kos kosan tempat dia tinggal setelah di usir dari Rumah dia hanya membawa Kunci rumah, VRMMORPG RE WORLD, UANG, komputer, Hp, Cast Hp, Dan Kasur Gulung Serta selimut.


Keesokan Harinya


Dikamar lumia


"Hoam, sudah pagi kah tubuhku lebih baik dari kemaren, UHH jadi teringat dengan Hal Kemaren sudahlah lupakan saja tentang kemaren" ucap Lumia


"Pagi ayah, Dimana Si Brengsek itu apakah dia menginap" , Ucap Lumia


Ayahnya menjawab


"Nak Ryota berkata ketika Kamu bertanya Tentang diriku maka katakan padanya "Aku mengabulkan Permintaanmu, aku tidak akan menunjukkan muka maupun kabar tentang diriku lagi, Hachi"


:Dan Buruknya dia Mengalami flu karena mencari Es untuk Mengobati dirimu, Mungkin Dia sekarang sedang kesepiaan, kesakitan karena dia saat ini pasti Hanya Menanggung Semua kesakitannya sendirian" ucap Ayah Lumia


"Hah, Apakah Dia tidak pulang ke rumah orangtuanya saja dari pada sendiri aneh" ucap Lumia


Ayahnya menjawab dengan serius


"Dulu Nak Ryota pernah Berkata padaku tentang masa kecil dan orang tuanya, Biar kuceritakan Dari Tk Sampai Smp Mungkin Dia jarang merasa bahagia karena Orang tuanya, dia setiap hari berkata bahwa Setiap Di Sekolah dan Rumah dia selalu diejek, dihina, Dicaci maki, bahkan Guru guru tidak peduli dengan dirinya bahkan orang tuanya, Walaupun ada orang kasihan denganku mereka tak berani membantuku hanya bisa membantu mendoakan saja, Dan Saat lulus dari Smp dia diusir dari keluarga dan menjadi mandiri, mencari uang dengan bermain Game hingga menjadi Seperti sekarang, Menurutku Yang berubah Hanya Sedikit kehidupannya, tetapi dia selalu menanggung Semua rasa sakit sendirian dan selesai" ucap Ayah lumia


"Hiks Hiks, Kenapa Dia tak menceritakan itu padaku" ucap Lumia dengan Mata berair


"Dia Berkata ingin memberi tahumu tapi kau malah mengusirnya dan membuatnya tidak memberi kabar maupun wajahnya kepadamu lagi" ucap Ayah lumia


"Aku Salah, Aku tidak tau apapun tentang dirinya" ucap lumia


"Sudahlah jangan menangis Dia akan kembali karena dia berkata hanya sementara saja keluar dari perumahan hijau" ucap ayah lumia


"baik ayah" ucap Lumia


Sementara Di kos kosan


"Hah aku ini Memang sampah, bahkan bukannya dapat terima kasih karena menolong yang kudapat malah dibenci, aku memang Salah, Salah, Sampah, Tak berguna, HIKS, HIKS, kalo bersikap begini aku dibenci akan kuubah sikapmu Menjadi Seperti Es yang berisi kegelapan" ucap Ryota


seminggu kemudian


Seminggu Sudah Dan Ryota telah berhasil merubah sedikit sikapnya dan dia tidak ada bermain Game Selama itu


"Waktunya kembali" ucap Ryota


Ryota pun pulang kek rumahnya yang Asli


"Hmm Sudah lama Yah" ucap Ryota


bersambung


(Jujur gw membaca ni awalnya terangsang pada akhirnya sedih sedih)