
"Aku Tak Tau Menjadi Undead itu Seenak ini Rasanya Staminaku Tak terbatas, Regenerasi tubuhku melebihi kultivasi ku sendiri, Aku rasanya ingin menjadi undead saja selamanya" Pikir Ryota
"Itu Bisa dilakukan Jika Ryota memakai Topeng itu selama 1 Bulan Itu akan menjadi monster sesungguhnya" ucap Vin
"Oh benarkah Aku sangat ingin melakukannya tapi Aku lebih memilih menjadi Diriku sendiri saja" Ucap Ryota
Jika Ada yang melihat Ryota saat ini mungkin Mereka mengira Ryota sudah Gila Karena Terlalu lama Sendirian, Bahkan Ryota sempat tertawa Serta Berteriak Keras Karena Vin
"Baiklah Aku akan Merasakan apakah masih ada Pemimpin mereka Yang kuktivasi kehidupan Kalau tidak ada aku akan Mengamuk disini hehehe" Pikir Ryota
'Menyebarkan Indra spiritual'
"Ini Sangat Bagus, Pemimpin mereka tidak ada dikota Bahkan Hanya ada 270 Monster kultivasi kematian 1 - 6, Masing Masih membentuk kelompok per daerah, Daerah 1 paling lemah karena hanya berisi 45 monster kultivasi 1 Entah kenapa mereka membentuk Kelompok Begini Mereka terlalu bodoh karena hanya Mengisi Monster dengan kultivasi yang sama" Pikir Ryota
Tap Tap Tap........Ryota menuju Daerah 1 Karena Di situ Paling lemah Kekuatannya
"Woah, Tempat Yang sangat kecil Wajar karena hanya berisi 45 monster sih" Pikir Ryota
"Waktunya Merusuh" Pikir Ryota
"Tebasan pembunuh Berantai : Tebasan Pertama"
Hanya dalam tebasan Pertama 22 Monster Mati
"HAHAHHAAH LEMAH LEMAH AYO AYO AYO BERI AKU KESENANGAN HAAHAHAHAH" ucap Ryota seperti penggila Pertarungan
"GRRRRRRR ROARRRR (Semua Serang)"
"ROARRRR (Serang)"
23 Monster yang tersisa Mencoba Menyerang Ryota dengan Kekuatan penuh tetapi Tak bisa Melukai Ryota bahkan Menyentuhnya Tidak ada Karena Hal itu Para monster Mulai Kehilangan Semangat Tempur mereka
"Hah Kenapa Kalian berhenti Ayolah Kalian bahkan belum menyentuhku" Ejek Ryota
"GRRRRR GRRRRR GRRRR (tolong Ampuni Kami)"
"GRRRR GRRRRR GRRRR GRRRRR (tolong ampuni kami semua)
"aku tak paham yang kalian katakan Tapi 1 Hal yang ku tau Adalah Kalian mati Hari ini" Ucap Ryota
"Tebasan pembunuh Berantai : Tebasan kedua" ucap Ryota
Dan 23 Monster tersebut telah mati tanpa perlawanan yang Berarti
"Ini sangat mudah Seperti merebut permen Dari Bayi yang baru lahir" Ucap Ryota
"Membunuh 45 makhluk hidup Kultivasi Kematian 1"
"Memperoleh 450,000,000 Poin, 45,000,000 Koin, 4,500,000,000 poin pengalaman"
"Kultivasi meningkat Hingga Kematian 6
"Karena mempelajari Teknik kultivasi dewa kegelapan Pondasi Secara otomatis distabilkan" ucap Vin
"Hehehe Dengan Menaklukkan 1 Daerah saja aku mengalami Kenaikan Kultivasi sebanyak 2 Tingkatan" Pikir Ryota
"Sekarang Wilayah Kedua Ryota Datang" Ucap Ryota
Tap Tap
"hihihihi Sungguh Lemah 45 monster kultivasi kematian 2 Akan Kuakhiri Kalian semua Satu tebasan" Ucap Ryota
"ROARRR (serang)"
"Tebasan pembunuh Berantai : Tebasan Kedua"
Slash Slash......suara Tebasan
Tuk Tuk......Suara Benda Jatuh
"Heh Dasar Lemah Hahahaha Bahkan Wilayah ke 6 akan mudah kutaklukkan" Ucap Ryota
"Membunuh 45 makhluk hidup Kultivasi Kematian 1"
"Memperoleh 5,000,000,000 Poin, 500,000,000 Koin, 50,000,000,000 poin pengalaman"
"Kultivasi meningkat Hingga Kematian 7
"Karena mempelajari Teknik kultivasi dewa kegelapan Pondasi Secara otomatis distabilkan" ucap Vin
"Hahahahahaha Sungguh Vin Kau adalah Yang terbaik Daerah ketiga belum kutaklukkan Aku Akan Tiduran Buka Pintu Menuju Lumia dan Yukki" Ucap Ryota
"Baiklah" Ucap Vin
syuuu.....muncul sebuah Portal menuju Tempat Lumia dan yukki
"Baiklah Aku akan Masuk" Pikir Ryota
Tap Tap Tap......Ryota melangkah Kedalam Untuk rebahan dahulu Ketika masuk dia terkejut karena Disana terdapat 4 buah kasur dan Beratap kan Sebuah Pelindung Transparan dan Sekeliling Alam Hijau, Serta Bunga Bunga
"Baiklah Aku Tidur Disini Yah Vin" Ucap Ryota
Tiba Tiba muncul Seorang Gadis kecil
"Silahkan Kasur Itu memang Untukmu Ryota" Ucap Vin
"Kau Vin astaga Kau benar benar seperti Bocah ya" Ucap Ryota
"Hmph Ini karena Kau tak mengupgrade diriku, Makanya aku memiliki Badan Kecil Ini dan bahkan aku hanya bisa muncul diruang pribadimu saja karena Versi Ku Masih tak cukup untuk keluar dari Sini" Ucap Vin
"Ryota Apa kau dengar" Ucap Vin
karena tak ada jawaban sama sekali Vin menoleh ke arah Ryota dan mendapati Ryota sedang tertidur
"Dasar bahkan ketika seorang gadis kecil Yang imut dan cantik berbicara padanya dia masih saja Ngantuk" Ucap Vin
"Ya sudahlah Aku akan Tidur Di kasur Sebelah Ryota saja" ucap Vin
Mereka Berempat Lumia, Yukki, Vin, Ryota sedang tidur Dengan santai Tetapi siapa tau bahwa mereka Berempat Akan menjadi Yang ditakuti oleh seluruh Makhluk Hidup, the emperor of the universe beserta The three empress empresses of the universe Tetapi Ini Hanyalah awal mereka Bagaimana Kah ceritanya saksikan Chapter selanjutnya
Like
koment
vote
rate
sayonara \= Sampai Jumpa